DKP Kobar Giatkan Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat

Jum'at, 10 Mei 2019 - 11:22 WIB
DKP Kobar Giatkan Pengembangan...
DKP Kobar Giatkan Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) saat ini sedang menggiatkan sektor hilir di wilayah sentra pangan Kobar melalui Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM). PUPM merupakan kegiatan pemberdayaan Lembaga Usaha Pangan Masyarakat (LUPM) untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan.

LUPM ini sendiri bisa berupa Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Kelompok Tani (Poktan), lembaga usaha masyarakat yang bergerak di bidang pangan, berorientasi bisnis, memiliki legalitas dan struktur organisasi yang jelas.

Pada tahap penumbuhan, penerima manfaat akan memperoleh dana bantuan pemerintah yang bersumber dari dana APBN berupa barang dan dana operasional sebesar Rp60 juta. Kobar sendiri termasuk lima kabupaten yang memperoleh bantuan ini selain Kabupaten Pulang Pisau, Seruyan, Kotawaringin Timur dan Kapuas.

DKP Kobar melalui tugas pembantuan dari DKP Provinsi Kalimantan Tengah akan menyalurkan bantuan ini kepada 2 LUPM yaitu Gapoktan Suka Maju Desa Marga Mulya dan Gapoktan Sido Makmur Desa Barambai Makmur, Kecamatan Pangkalan Banteng.

Bantuan berupa dana operasional telah diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati, Ahmadi Riansyah pada (25/4/2019) lalu. Sementara dana berupa barang/alat yaitu Rice Polisher atau mesin pemoles beras akan menyusul dalam waktu dekat.

PUPM merupakan strategi penguatan jaringan pasar produk pertanian yang dilaksanakan Kementerian Pertanian melalui Badan Ketahanan Pangan.

Kebijakan ini diarahkan untuk mendukung upaya petani memperoleh harga penjualan yang lebih baik, meningkatkan kemampuan petani memperoleh nilai tambah dari hasil produksi untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Selain itu untuk membantu petani dalam hal jaminan pemasaran produk hasil pangan dan membantu konsumen memperoleh komoditas pangan dengan harga terjangkau dan kualitas yang baik.

Adrian Nor, selaku Kepala Seksi Distribusi Pangan menyatakan, saat ini DKP Kobar memang sedang berupaya membantu petani dalam pengolahan paska panen sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

“Kita harapkan dengan adanya bantuan mesin pemoles beras ini, nantinya kualitas beras mereka meningkat. Kan nanti menjadi lebih putih setelah dipoles mesin ya, ditambah dengan pengemasan yang bagus, pasti lebih layak jual,” ujarnya.

Dalam kesempatan lain, Poncoatmi Kastiyaningrum selaku Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan mengatakan, sebelumnya dua desa ini dikenal sebagai sentra padi yang bisa panen dua kali setahun.

“Nah, dengan adanya bantuan alat dan biaya operasional ini diharapkan ada peningkatan mutu dan kemasan sehingga makin dikenal masyarakat sebagai sentra pangan yang digiatkan oleh Gapoktan,” timpalnya.

Selain itu, dirinya juga menekankan pentingnya menjaga kontinyuitas kegiatan PUPM ini. “Setelah tahap penumbuhan, nantinya akan ada tahap pengembangan dan kemandirian. Kita harapkan dua gapoktan penerima manfaat PUPM tahun 2019 ini pada akhirnya bisa mencapai kemandirian pangan sehingga bukan hanya mampu memenuhi pasokan pangan di daerah mereka. Namun juga bisa dipasarkan keluar daerah,” tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Kodim 1014 Pangkalan...
Kodim 1014 Pangkalan Bun Bantu APD ke Pemkab Kotawaringin Barat
Jadi Tersangka Korupsi...
Jadi Tersangka Korupsi Dana Pemkab Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar Langsung Ditahan
DPRD Kotawaringin Barat...
DPRD Kotawaringin Barat Apresiasi Pemkab Atas Raihan Opini WTP ke-9 Kali
Ratusan Anak Didik LPP...
Ratusan Anak Didik LPP Enter Pangkalan Bun Ikuti Ujian Sertifikasi Profesi BNSP
Idul Adha, PT KPC Salurkan...
Idul Adha, PT KPC Salurkan 9 Sapi dan 7 Kambing di Kobar dan Lamandau
Mandi di Sungai Arut...
Mandi di Sungai Arut Habis Lebaran, Karyawan Tenggelam dan Belum Ditemukan
Berita Terkini
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
32 menit yang lalu
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
41 menit yang lalu
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
46 menit yang lalu
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
1 jam yang lalu
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
1 jam yang lalu
Tokoh Masyarakat Merauke:...
Tokoh Masyarakat Merauke: PSN Wanam Harus Jamin Masa Depan Pendidikan Anak
1 jam yang lalu
Infografis
Kemenkes Imbau Masyarakat...
Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada, Virus HMPV Merebak di China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved