Hujan Deras, Satu Balita Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Tangsel

Minggu, 28 April 2019 - 00:01 WIB
Hujan Deras, Satu Balita...
Hujan Deras, Satu Balita Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Tangsel
A A A
TANGERANG SELATAN - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengakibatkan bencana banjir dan longsor di pemukiman warga.

Sedikitnya 1.000 warga Tangsel dilaporkan terkena dampak langsung dari banjir ini, dan sejumlah orang terkena longsor. Nahas dialami Namira (3), warga Ciputat, yang ditemukan tewas tertimbun tanah.

Petugas sekuriti perumahan Bukit Nusa Indah, RT07/13, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, mengaku longsor menimpa rumah satu keluarga pada pukul 17.30 WIB, saat hujan sedang turun deras.

"Memang saat itu hujan turun deras, dan tiba-tiba warga dikejutkan dengan suara gemuruh. Banyak yang dengar, suaranya keras. Saya sedang jaga saat itu, dan langsung melakukan pengecekan," jelasnya, Sabtu (27/4/2019).

Dari dalam lokasi longsor, dia mendengar suara teriakan minta tolong dari dalam rumah. Ternyata ada dua orang warga yang tertimbun, anak pemilik rumah dan ART.

"Setelah berhasil memecahkan jendela, dua orang yang merupakan asisten rumah tangga dan anak dari pemilk rumah berhasil diselamatkan. Tapi satu balita bernama Namira (3) tewas," bebernya.

Longsor menimpa pinggiran bangunan rumah. Tepat di bagian depan dengan atap carport yang hancur, serta bagian depan ruang rumah yang tertimbun material tanah.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tangsel Muhammad Hasyim mengatakan, sedikitnya terdapat delapan titik banjir di Kota Tangsel dengan korban terdampak 1.000 jiwa.

"Ada delapan titik lokasi banjir, di Pesona Serpong, Citra Prima Serpong, dan Bukit Pamulang Indah. Paling parah di Pesona Serpong. Air sampai 3 meter," kata Hasyim.

Titik banjir lainnya berada di Puri Bintaro Indah, Kampu Koceak Sengkol, Kampung Bulak, Lembah Pinus, dan di Jalan Raya Jombang. Di tempat ini ketinggian air bervariasi, mulai 50 cm hingga 4 meter.

"Warga ada yang pergi mengungsi. Banyak aktivitas warga lumpuh. Pasokan air bersih dan logistik makanan pun sudah diberikan kepada warga terdampak banjir," paparnya.

Kawasan pemukiman tersebut berada di jalur Sungai Cisadane yang airnya meluap akibat adanya kiriman dari Bogor. Banjir di kawasan dekat sungai itu bahkan mulai terjadi sejak Kamis 25 April tengah malam.

Meski sempat mengalami surut, banjir akibat hujan deras yang melanda Tangsel kembali terjadi. Di Pondok Aren, banjir terjadi di Pondok Maharta, depan Gang Jaman, dan Jalan Raya Ceger arah Bintaro.

Tidak hanya itu, Tol Serpong-Jakarta KM 8 800 juga terendam banjir sejak Jumat malam kemarin, sebagai dampak genangan air yang ada di Perumahan Puri Bintaro.

Yudi, warga sekitar tol, mengatakan, banjir di Tol Serpong-Jakarta dikarenakan hilangnya dua anak Kali Pinggir dan Kali Bakti yang diuruk untuk dijadikan perumahan. Sehingga, air yang meluap mencari jalannya sendiri.

"Dulu ada tiga kali, yakni Kali Pinggir, Kali Tengah, dan Kali Bakti. Sekarang tinggal Kali Tengah saja, karena sudah jadi perumahan,” sebut Mansur, di Jombang.
(thm)
Berita Terkait
Dampak Banjir dan Tanah...
Dampak Banjir dan Tanah Longsor di Sorong: 745 Rumah Rusak dan 7 Orang Tewas
Dua Warga Sorong Tewas...
Dua Warga Sorong Tewas Tertimbun Tanah Longsor, Satu Rumah Rusak
Banjir dan Tanah Longsor...
Banjir dan Tanah Longsor Terjang Kota Bogor
Diguyur Hujan Deras,...
Diguyur Hujan Deras, 10 Rumah di Tangerang Terdampak Longsor
Longsor dan Banjir Ciganjur,...
Longsor dan Banjir Ciganjur, Seorang Ibu Rumah Tangga Tewas Terseret Arus
Tim Gabungan Berjibaku...
Tim Gabungan Berjibaku Evakuasi Korban Banjir dan Longsor di Jeneponto
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
4 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
4 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
5 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
5 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
6 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved