Banjir Tinggi di Kota Tangerang Akibat Proyek Turap yang Mangkrak

Sabtu, 27 April 2019 - 08:40 WIB
Banjir Tinggi di Kota...
Banjir Tinggi di Kota Tangerang Akibat Proyek Turap yang Mangkrak
A A A
TANGERANG - Luapan air Sungai Cisadane yang membanjiri ratusan rumah warga, di Kota Tangerang, Banten, diduga juga akibat proyek turap yang belum rampung dikerjakan.

Banjir paling parah yang terjadi akibar air Sungai Cisadane yang meluap itu, berada di wilayah pinggir sungai Kelurahan Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas.

Di sini, air mencapai sekira 1,7 meter, dan memasuki sekitar 83 rumah warga yang dihuni oleh sebanyak 405 jiwa. Tidak hanya rumah, banjir juga merendam kendaraan milik warga yang tidak sempat dievakuasi. (Baca: Cisadane Meluap, Sebagian Jalan di Kota Tangerang Terendam Banjir )

Belum dihitung berapa jumlah kerugian yang dialami warga, dan pemerintah. Karena, banjir di wilayah ini juga merendam kantor kelurahan, dan sekolah dasar.

Arsip penting di kelurahan dan sekolahan diduga rusak akibat dan hancur akibat terendam banjir. Meski demikian, pemkot belum menghitung kerugian yang dialami.

Riski, warga sekitar mengatakan, banjir di perkampungannya akibat proyek turap yang mangkrak. Proyek itu, sudah dikerjakan sejak dua tahun lalu. Namun, beberapa bulan terakhir, pekerjaannya malah berhenti.

"Orang tidak ada penghalangnya, jadi air langsung masuk ke pemukiman warga. Turapnya memang lagi dibangun," kata Riski, saat ditemui SINDO, Sabtu (27/4/2019).

Dijelaskan dia, proyek turap yang belum selesai itu memiliki panjang lebih dari 15 meter. Tanpa turap itu, permukaan sungai dengan tanah pemukiman warga sejajar.

"Jadi kalau sungai meluap, pemukiman warga juga langsung kebanjiran. Sebaliknya, kalau air surut, kelihatan dan air langsung surut. Saya sih berharap, proyek turap tersebut segera dilanjutkan," sambungnya. (Baca juga: Banjir Kiriman Bogor Juga Rendam Ratusan Rumah di Tangsel )

Sementara itu, hingga kini belum ada keterangan dari dinas PUPR di lingkungan Pemkot Tangerang. Saat dihubungi oleh wartawan pun, tidak ada jawaban.

Pihak Dinas Kominfo Pemkot Tangerang pun berdalih, proyek tersebut kewenangan Kementerian PU. Sehingga, pertanggung jawaban proyek mangkrak penyebab banjir itu diserahkan kepada pihak kementerian.

"Belum kelar, tanggulnya belum jadi. Tanya ke Kementerian PU coba. Punya pusat itu. Iya, coba aja tanya ke pihak kementerian PU," jelas Mualim, salah seorang pejabat Kominfo Kota Tangerang.
(ysw)
Berita Terkait
BNPB: Kerugian Akibat...
BNPB: Kerugian Akibat Banjir Jabodetabek Capai Rp1,6 Triliun
Sejumlah Perumahan di...
Sejumlah Perumahan di Tangsel Terendam Banjir hingga 2 Meter
Banjir di Karang Tengah...
Banjir di Karang Tengah Tangerang, 9.092 Jiwa Terdampak
Banjir Priuk Tangerang...
Banjir Priuk Tangerang Masih Setinggi Atap Rumah, Warga Bertahan di Tempat Pengungsian
12 RW di Kota Tangerang...
12 RW di Kota Tangerang Terendam Banjir, Tempat Pengungsian dan Dapur Umum Didirikan
Jalan Ciledug Indah...
Jalan Ciledug Indah I Terputus Akibat Banjir, Pemkot Tangerang Buat Jembatan Apung
Berita Terkini
Kejar Target Jadi Ibu...
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
24 menit yang lalu
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
36 menit yang lalu
Fundamental Solid, Perbanas...
Fundamental Solid, Perbanas Tegaskan Kesiapan Perbankan Dukung Ekonomi RI
42 menit yang lalu
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
2 jam yang lalu
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
2 jam yang lalu
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
2 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved