Bacakan Eksepsi, Dirut KTN Minta Keadilan di PN Bekasi

Kamis, 25 April 2019 - 15:23 WIB
Bacakan Eksepsi, Dirut...
Bacakan Eksepsi, Dirut KTN Minta Keadilan di PN Bekasi
A A A
BEKASI - Merasa sudah beritikad baik dalam proses hukum yang sedang dijalaninya, terdakwa kasus dugaan pemalsuan akta R Azhari meminta keadilan dari hakim. Hal itu diungkapkan Azhari dalam agenda pembacaan eksepsi di Pengadilan Negeri Bekasi, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

"Saya merasa sudah beritikad baik, saya berharap putusan yang seadil-adilnya," kata Azhari kepada SINDOnews, Kamis (25/4/2019).

Direktur PT Karya Telindo Nusantara (PT KTN) ini menegaskan, kembali bagaimana kasus yang sedang menjeratnya tidak ada kaitannya sama sekali dengan wilayah Bekasi.

Apalagi, kata dia, pihaknya masih menjadi tanda tanya besar hubungan majelis hakim ini dengan PT Nexcom Indonesia yang menjadi dalang kriminalisasi terhadap dirinya selaku Direktur PT KTN. Dimana PT KTN menagih piutang yang menagih piutang kepada PT Nexcom Indonesia.

"Mengapa oknum penyidik di Polda Metro Jaya bersikeras membawa kasus ini ke PN Bekasi walau Biro Pengawaan Penyidikan Mabes Polri telah meminta untuk tidak melanjutkan penyidikan perkara ini," jelasnya.

Namun, yang terjadi kasus ini tetap dilanjutkan oleh penyidik. Dalam agenda sidang pembacaan eksepsi ini, terdakwa menyampaikan tambahan alat bukti berupa surat dan saksi-saksi untuk mendukung Eksepsi Kompetensi Relatif yang diajukan.

Azhari mengatakan, dari seluruh bukti yang disampaikan menjadikan jelas bahwa perkara yang didakwakan padanya tidak ada yang terjadi di Bekasi.

Bahkan, dia juga telah melayangkan surat kepada Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung agar melakukan pantauan dan pengawasan terhadap proses persidangan. "Saya ingin agar pada persidangan berikutnya dihadirkan utusan dari Komisi Yudisial atau Mahkamah Agung," harapnya.

Sidang akan dilanjutkan pekan depan atau Senin tanggal 6 Mei 2019 dengan agenda putusan sela.
(mhd)
Berita Terkait
Peredaran Oli Palsu...
Peredaran Oli Palsu Merajalela, EMLI Buka Store Online
International Trademark...
International Trademark Association Gelorakan Kempanye Anti Pemalsuan di Indonesia
Merasa Tidak Menjual...
Merasa Tidak Menjual Tanahnya, Fatmawati Laporkan Pembuat Kwitansi Palsu
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku Pemalsuan SIM hingga Ijazah di Setiabudi
LPPOM MUI Desak Kasus...
LPPOM MUI Desak Kasus Pemalsuan Daging Diusut dan Ditindak Tegas
Polisi Ringkus 2 Sindikat...
Polisi Ringkus 2 Sindikat Penjual Surat Bebas COVID-19 Palsu di Bali
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
7 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
7 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
8 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
8 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
10 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
11 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved