Besok, Ratusan Ribu Buruh di Tangerang Akan Mencoblos

Selasa, 16 April 2019 - 17:35 WIB
Besok, Ratusan Ribu...
Besok, Ratusan Ribu Buruh di Tangerang Akan Mencoblos
A A A
TANGERANG - Ribuan buruh pabrik di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan (Tangsel), akan memberikan suaranya, pada Pemilu Serentak 2019 yang digelar pada Rabu 17 April besok.

Sekretaris Dinas (Sekdis) Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangsel Yantie Sari mengatakan, sedikitnya ada 205.910 buruh yang bekerja di 2.827 perusahaan akan mencoblos besok.

"Data Agustus 2018, berdasarkan data dari wajib lapor perusahaan. Ada sekitar 2.827 perusahaan, dengan 205.910 orang buruh," kata Yantie kepada SINDOnews, Selasa (16/4/2019).

Para buruh tersebut, besok diliburkan dari aktivitas bekerjanya. Namun, penerapan hari libur ini tidak kaku diterapkan. Jika ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggal, dan buruh tetap bekerja, maka dihitung lembur.

"Pekerja yang bekerja pada hari dan tanggal pemungutan suara, berhak atas upah kerja lembur, dan hak-hak lainnya yang biasa diterima pekerja atau buruh," ungkap Yantie.

Begitupun dengan para pengusaha. Sesuai dengan surat edaran Disnaker tentang hari libur bagi pekerja atau buruh, pada pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2019, diharap tidak bersikap terlalu kaku.

"Pengusaha harus memberikan kesempatan ke pekerja dan buruh untuk melaksanakan hak pilihnya. Apalagi bisa pada hari itu pekerja dan buruhnya masuk, maka harus diberi kesempatan untuk memilih," jelasnya.

Sementara itu, Kabid Hubungan Industrial (HI) Disnaker Kota Tangerang Prapti menambahkan, sedikitnya ada sekitar 300 ribu buruh yang akan ikut memilih besok.

"Kalau karyawan yang bekerja di Kota Tangerang kurang lebih ada sekitar 300 ribu, dan jumlah perusahaan yang ada sekitar 2.300. Dan untuk besok seluruh perusahaan diliburkan," sambung Prapti.

Sesuai Keputusan Presiden (Pilpres) No 10 tahun 2019 tentang Pemungutan Suara Pemilu 2019 sebagai Hari Libur Nasional, seluruh perusahaan dan pabrik harus libur.

"Seluruh perusahaan harus libur. Kalau masih ada yang masuk, harus dikasih kesempatan milih dulu. Harus libur, jadi gak ada uang kerja. Sanksinya ada, itu di pengawas, bukan di kita," pungkas Prapti.
(mhd)
Berita Terkait
Polisi Buru Pelaku Pemerkosaan...
Polisi Buru Pelaku Pemerkosaan di Bintaro 2019
4 Pasar Paling Bersih...
4 Pasar Paling Bersih di Jakarta dan Tangsel, Nomor 2 Raih Adipura 2019
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
14 TPS di Tangerang...
14 TPS di Tangerang Selatan Gelar Pemilu Lanjutan
Fakta Kebakaran Lapas...
Fakta Kebakaran Lapas di Indonesia sejak 2019
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
5 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
5 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
6 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
7 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
7 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
10 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved