Simulasi Persiapan Pemilu, Ratusan Massa Geruduk Kantor KPU Karimun

Kamis, 11 April 2019 - 13:40 WIB
Simulasi Persiapan Pemilu,...
Simulasi Persiapan Pemilu, Ratusan Massa Geruduk Kantor KPU Karimun
A A A
KARIMUN - Ratusan massa simpatisan salah satu partai politik mengeruduk Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun, Kepuauan Riau , Kamis (11/4/2019) pagi.

Kedatangan mereka untuk menuntut KPU Karimun melakukan perhitungan suara ulang karena diduga adanya kecurangan dalam perhitungan suara disalah satu TPS di Karimun. (Baca Juga: KPU Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pileg dan Pilpres 2019)
Simulasi Persiapan Pemilu, Ratusan Massa Geruduk Kantor KPU Karimun

Unjuk rasa itu bermula ketika enam saksi salah satu parpol meminta Ketua KPU Karimun untuk melakukan perhitungan suara ulang. Petugas pengamanan dari pihak kepolisian meminta kelompok masa tersebut untuk menyampaikan protes sesuai aturan yang berlaku.

Massa yang datang terus memaksa untuk bertemu ketua KPU Karimun. Bahkan, mereka mengancam keamanan kantor KPU Karimun sampai pihak kepolisian harus menurunkan tim negosiasi untuk meredam kondisi itu.

Keadaan semakin tidak terkontrol ketika ratusan massa lainnya mendatangi Kantor KPU. Mereka memaksa untuk masuk dan meminta laporannya dapat cepat ditanggapi.

Melihat kondisi mulai memanas, pasukan dalmas awal disiagakan untuk mengamankan aksi para demonstran. Situasi yang memasuki tahap merah memaksa pasukan dalmas lanjutan diterjunkan ke lokasi aksi.
Simulasi Persiapan Pemilu, Ratusan Massa Geruduk Kantor KPU Karimun

Disebabkan keadaan semakin memanas, Polisi terpaksa menurunkan personel Hura Hara untuk membubarkan kelompok massa, bahkan petugas keamanan sampai menurunkan mobil water canon untuk memukul mundur massa.

Masa akhirnya membubarkan diri setelah pasukan huru hara kompi brimob bersenjata lengkap mengamankan jalan nya aksi. Petugas sempat menyemburkan air dari water canon dan menembakan gas air mata untuk mendesak mundur para demonstran yang semakin anarkis.

Kegiatan itu merupakan skenario dalam Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi Situasi Kontijensi tahun 2019 di Polres Karimun.

Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya mengatakan, kegiatan tersebut guna melatih kesiapan para personil dalam menghadapi konflik yang bisa terjadi saat pelaksanaan pemilu 2019 nanti.

"Baik itu Kontijensi sosial, Bencana alam dan terotisme. Tentu agar para anggota dapat mengambil tindakan jika permasalahan dalam pemilu 2019 terjadi," ujar Hengky usai pelaksanaan Simulasi di Costal Area Karimun, Kamis (11/4) pagi.

"Kita bersama TNI juga akan melaksanakan pengamanan objek-objek vital. Tentu dibantu dengan 172 personel dari Polda Kepri khusus untuk membantu pengamanan di Kabupaten Karimun," tambahnya.

Hengky mengatakan, TNI-Polri telah melakukan pemetaan terhadap potensi kerawanan konflik. Dimana dalam pemetaan didapatkan sebanyak 76 TPS dinilai sangat rawan, 126 kategori rawan dan 177 kategori kurang rawan.
(rhs)
Berita Terkait
KPU Simulasi Bongkar...
KPU Simulasi Bongkar Muat Logistik Pemilu 2024 di Bogor, Kenapa?
Ngotot Ingin Gelar Pilkada...
Ngotot Ingin Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Diingatkan Tragedi Pemilu 2019
Luncurkan Tahapan Pemilu...
Luncurkan Tahapan Pemilu 2024, KPU Minta Semua Pihak Bantu Sukseskan Pemilu
KPU: Honor Anggota KPPS...
KPU: Honor Anggota KPPS Pemilu 2024 Naik Dua Kali Lipat
Simulasi Pemilu 2024,...
Simulasi Pemilu 2024, KPU Harap Penyederhanaan Surat Suara Minimalkan Suara Tak Sah
Calon Anggota KPU Ini...
Calon Anggota KPU Ini Dicecar DPR soal Ratusan Petugas KPPS Meninggal
Berita Terkini
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
29 menit yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
1 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
4 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
8 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
8 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
8 jam yang lalu
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved