Longsor, Pemkot Bekasi Tutup Sementara TPA Sumur Batu

Selasa, 09 April 2019 - 17:16 WIB
Longsor, Pemkot Bekasi...
Longsor, Pemkot Bekasi Tutup Sementara TPA Sumur Batu
A A A
BEKASI - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu di Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi kembali mengalami longsor, Senin (8/4/2019) malam. Akibat kejadian itu, aliran Kali Asem meluap ke badan jalan dan menutup akses operasional Tempat Penampungan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang milik DKI Jakarta.

Dalam peristiwa ini bahkan satu unit truk pengangkut sampah milik DKI Jakarta terguling saat hendak menurunkan muatan. Selain itu, IPAS 2 TPST Bantar Gebang mengalami kerusakan yang menyebabkan air Kali Asem meluap ke permukiman warga dan menutup aliran Kali asem sehingga meluap ke jalan dan merobohkan pagar pembatas.

Alhasil, kejadian itu membuat Zona III Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu, Kota Bekasi terpaksa ditutup sementara. Sebab zona tersebut mengalami longsor dan sampahnya menyumbat aliran Kali Asem sehingga airnya meluap ke lintasan truk sampah yang sedang menurunkan sampah ke TPA tersebut.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) TPA Sumur Batu, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Masropah mengatakan, pemerintah menutup sementara layanan di zona III dialihkan ke zona V.”Karena insiden itu terpaksa zona III tidak dioperasikan, dan semua pembuangan sampah ke zona V,” kata Masropah pada Selasa (9/4/2019).

Untuk diketahui total luas TPA Sumur Batu mencapai 21,5 hektare yang terdiri dari enam zona. Keenam zona itu adalah zona I, II, III, IV, Va, Vb, Vc, Vd dan VIa. Dari enam zona itu pihaknya hanya membuka zona III untuk menampung sampah masyarakat Kota Bekasi yang masuk sebanyak 700-800 ton per hari.

Sedangkan zona I dan II telah dinyatakan penuh, sehingga tidak dimungkinkan untuk dibuka. Kemudian zona IV, V dan VI telah ditutup menggunakan pelapis geomembran. Dari tiga zona yang telah ditutup geomembran, kata dia, hanya zona V yang dimungkinan untuk dibuka untuk menampung sampah warga Kota Bekasi.

Masropah memastikan genangan air setinggi 5-15 sentimeter di sekitar zona III tidak berdampak pada proses bongkar muatan sampah. Selain titik pembuangan sampah dialihkan ke zona V, lintasan yang digenangi air juga bukan satu-satunya akses untuk membongkar muatan sampah ke TPA Sumurbatu.

”Proses bongkar muatan sampah tetap berjalan, tidak ada kendala. Selain genangannya rendah, titik genangan juga bukan satu-satunya akses truk untuk bongkar muatan,” ungkapnya. Bahkan, dia mengklaim Instalasi Pengolahan Air Sampah (IPAS) di setiap zona juga masih berfungsi dan saluran di zona III memang belum ada.

Masropah berjanji akan membuat saluran air di zona III di wilayah setempat. Selain karena longsor, ketiadaan saluran air di zona III dituding menjadi salah satu penyebab genangan air di lintasan truk sampah di TPA Sumurbatu hingga TPST Bantargebang.”Dalam waktu dekat kita buat saluran dan merapihkan tumpukan sampah di zona III,” jelasnya.

Masropah mengungkapkan, sebetulnya longsor di zona III TPA Sumur Batu juga disebabkan oleh cuaca. Pada Senin, April petang hingga malam hari, kata dia, intensitas hujan saat itu di wilayah setempat sangat tinggi sehingga tumpukan sampah berangsur longsor ke bawah. Sehingga, ada faktor alam yang melongsorkan tumpukan sampah itu.

Saat ini, kata dia, pihaknya telah menyediakan enam ekskavator untuk merapihkan kembali ceceran sampah. Kata dia, perlu waktu selama beberapa hari untuk merapihkan kembali tumpukan sampah itu menjadi gunungan sampah.”Penanganan dilokasi sudah dilakukan sejak Senin pagi, sudah bisa dilintasi truk sampah,” tegasnya.

Sementara warga bernama Wandi, 49, mengatakan, sampah menyumbat Kali Asem karena zona III di TPA Sumur Batu mengalami longsor. Tumpukan sampah setinggi 15 meter lebih itu longsor akibat diguyur hujan yang sangat lebat dari Senin petang hingga malam hari.

”Genangan sudah terjadi sejak malam hari, dan sampai pagi ini lintasan truk di TPA maupun TPST Bantargebang masih tergenang,” kata warga Kampung Cikiwul RT 05/04, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi ini. Apalagi, posisi TPA Sumur Batu milik Kota Bekasi memang bersebelahan dengan TPST Bantar Gebang milik DKI Jakarta.
(whb)
Berita Terkait
Viral, Sayembara Berhadiah...
Viral, Sayembara Berhadiah Rp1 Juta untuk Warga yang Tunjukkan Pembuang Sampah Sembarangan
Produksi Sampah di Kota...
Produksi Sampah di Kota Bekasi Naik 10% Selama Lebaran
Persoalan Gunung Sampah...
Persoalan Gunung Sampah di Bintara, Pemilik Lahan: Pemkot Bekasi Enggak Tanggap
Banjir Sejak Jumat,...
Banjir Sejak Jumat, Sampah di Kota Bekasi Capai 2 Ribu Ton
Sumbat Saluran Irigasi,...
Sumbat Saluran Irigasi, Puluhan Ton Sampah Diangkut ke TPA Burangkeng
Tiru Bogor, Pemkab Bekasi...
Tiru Bogor, Pemkab Bekasi Adopsi Teknik Olah Sampah Organik Spensa
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
3 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
3 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
3 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
4 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
4 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
4 jam yang lalu
Infografis
Delcy Rodriguez, Presiden...
Delcy Rodriguez, Presiden Sementara Venezuela yang Dijuluki Harimau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved