KNKT: Penyebab KRL Anjlok di Kebon Pedes karena Rel Turun

Kamis, 04 April 2019 - 21:16 WIB
KNKT: Penyebab KRL Anjlok...
KNKT: Penyebab KRL Anjlok di Kebon Pedes karena Rel Turun
A A A
BOGOR - Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan salah satu penyebab anjloknya KRL Commuterline (relasi Jatinegara-Bogor) di perlintasan Kebon Pedes, Tanah Sereal, Kota Bogor, karena adanya penurunan rel di lokasi tersebut.

Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono mengatakan, pihaknya tak bisa menemukan penyebab pasti dari anjloknya KRL Commuter Line di perlintasan Kebon Pedes yang menyebabkan belasan orang terluka. Menurutnya, kecelakaan transportasi itu tak ada yang single factor.

"Dari hasil investigasi KNKT, salah satu faktor penyebab kecelakan KRL Commuterline (relasi Jatinegara-Bogor) di Kebon Pedes rel itu menurun, disitu ketika hujan, air itu masuk ke tubuh rel, itu terlihat adanya gejrotan, diperbaiki dua bulan jebol lagi, dua bulan jebol lagi," kata Soerjianto pada wartawan di Stasiun Bogor pada Kamis (4/4/2019).

Soerjianto menuturkan, harus ada kordinasi antara Kementerian Pekerjaan Umum, Kemenhub dan PT KAI agar di lokasi perlintasan sebidang Kebon Pedes itu tidak terjadi penurunan rel.( Baca: 17 Korban Kereta Anjlok Dipulangkan, Tersisa 2 Orang Dirawat di RS )

"Nah ini sebetulnya banyak yang terlibat, kita pelan-pelan mencari siapa penanggung jawab tunggalnya. Kalau tanggung jawab bersama, jika ada masalah seperti ini pasti saling lempar, sehingga tak akan terselesaikan. Kalau tidak akan banyak di tempat lain juga seperti itu," ujarnya.

Terkait pernyataan Menhub mengenai hasil evaluasi ternyata banyak peralatan yang sudah tua, menurutnya tak masalah. Sepanjang itu dipergunakan memang masih laik dan sesuai standar, menurutnya tak berpengaruh.

"Dalam pandangan kita sepanjang itu peralatan memenuhi standar dan laik, saya kira itu tak ada masalah meskipun sudah berusia tua," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Perbedaan Kondisi KRL...
Perbedaan Kondisi KRL Dulu dan Sekarang
Besok Malam, 70 Perjalanan...
Besok Malam, 70 Perjalanan KRL Commuter Line Dibatalkan
Pembatasan Layanan,...
Pembatasan Layanan, KRL Hanya Beroperasi Sampai Pukul 20.00 WIB
Mulai Besok PT KAI Tambah...
Mulai Besok PT KAI Tambah Perjalanan KRL Commuter Line Jabodetabek di Jam Sibuk
Jadwal KRL Commuter...
Jadwal KRL Commuter Line Bakal Terganggu Selama 4 Hari, KAI Ungkap Sebabnya
Hari Pertama Februari...
Hari Pertama Februari Pengguna KRL Bertambah 4% Dibanding Pekan Lalu
Berita Terkini
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Ekraf Lokal Siap Naik Kelas
39 menit yang lalu
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
2 jam yang lalu
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
11 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
12 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
13 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
13 jam yang lalu
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved