Ditinggal Mobil BTNT, 4 Wartawan Terlantar di Lereng Gunung Tambora

Selasa, 02 April 2019 - 20:24 WIB
Ditinggal Mobil BTNT,...
Ditinggal Mobil BTNT, 4 Wartawan Terlantar di Lereng Gunung Tambora
A A A
BIMA - Empat wartawan di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) terlantar di tengah hutan lereng Gunung Tambora setelah ditinggal pulang oleh mobil Taman Nasional Tambora, Selasa (2/4/2019).

Keempat wartawan, di antaranya 2 jurnalis televisi yakni Edy Irawan (MNC Group), Azhar (Net TV) dan 2 lainnya dari media lokal yakni Hermansyah (Bimeks), Agus Gunawan (Metromini.com). (Baca Juga: 2018, IJTI Ingin Jurnalis Indonesia Profesional dan Berintegritas)

Menurut Agus, kejadian itu berawal dari dirinya dan tiga rekan lainnya hendak meliput panen raya madu di Desa Piong, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima.

"Kami berangkat dari Kantor Balai Taman Nasional Tambora dengan menggunakan tiga mobil dinas bersama perwakilan BTNT dan Bumdes Mekar Sari Piong. Sesampai di lokasi, kami ditinggal pulang saat melihat sarang madu yang rencananya hendak dipanen dan kami pun pergi tidak lama hanya sekitar 15 menit," kata Agus.

Agus menyesalkan pihak Balai Taman Nasional Tambora karena meninggalkan empat wartawan yang semula berangkat bersama menuju lereng tambora.

Terlebih, lokasi yang begitu jauh dengan perjalanan hingga 4 jam menuju sarang lebah atau rumah madu yang akan dipanen. Beruntung, ada warga petani yang mengantarkan empat jurnalis itu pulang menuju ke perkampungan warga.

"Saya menyesalkan tingkah Kepala Balai Taman Nasional Tambora yang juga ikut dalam rombongan tersebut. Mereka pulang dari lereng tambora tanpa koordinasi. Hampir kami putus asa jika memikirkan perjalanan pulang yang begitu jauh. Namun beruntung ada warga yang membantu kami berempat mengantarkan pulang menggunakan sepeda motor,” kesalnya.

Tiba di perkampungan warga, keempat wartawan beristirahat sejenak melepas letih setelah perjalanan jauh dari tengah hutan lereng tambora.

Hingga saat ini, Kepala Balai Taman Nasional Tambora belum dapat dihubungi guna menanyakan kejadian tersebut. Rencananya, keempat wartawan akan mengadukan kejadian ini ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Langkah yang akan kami tempuh dengan meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, agar mencopot Kepala Balai Taman Nasional Tambora segera dari jabatannya," tegas Agus.
(rhs)
Berita Terkait
Gempa Berkekuatan M7,5...
Gempa Berkekuatan M7,5 Guncang Larantuka, Nusa Tenggara Timur
Gempa M5,8 Guncang Bima...
Gempa M5,8 Guncang Bima Nusa Tenggara Barat
Gubernur Nusa Tenggara...
Gubernur Nusa Tenggara Barat dari Masa ke Masa
Gempa Magnitudo 4,4...
Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Dompu Nusa Tenggara Barat
Rangkul Forkompinda,...
Rangkul Forkompinda, M Iqbal Berjanji Ikut Majukan Pembangunan NTB
Bupati Jayapura Melakukan...
Bupati Jayapura Melakukan Kunjungan Kerja ke Nusa Tenggara Barat
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
1 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
4 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
5 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
5 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
7 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved