Paska Kebakaran, Jalan Tol Dalam Kota Aman Dilintasi
Minggu, 31 Maret 2019 - 10:34 WIB
Paska Kebakaran, Jalan Tol Dalam Kota Aman Dilintasi
A
A
A
JAKARTA - PT Citra Marga Nusaphala Persada, pengelolah jalan tol dalam kota memastikan kontruksi bangunan dan tiang penyangga Tol Pluit masih cukup aman dilalui. Hal itu menyusul setelah kebakaran terjadi di kawasan itu.
Corporate Secretary PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk, Indah Dahlia Lavie menegaskan, sekalipun sekitar 100 meter kawasan bawah tol terbakar. Namun kondisi KM 25 Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara masih dalam kategori aman. Bahkan usai kebakaran kemarin, pihaknya telah melakukan penambahan pengaman struktur jalan yang terkena dampak terbakar.
"Perseroan akan melakukan pemeriksaan struktur jalan lebih lanjut untuk keperluan perbaikan pada beberapa elemen struktur yang terkena dampak kebakaran," kata Indah dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/3/2019).
Sebelumnya, kebakaran hebat melanda kawasan itu, Sabtu 30 Maret 2019 pagi. Sejumlah bangunan liar milik warga ludes dilahap si jago merah. Untuk memadamkan api, 12 unit mobil pemadam sempat di turunkan sebelum menjelang siang hari api berhasil dijinakan.
Indah melanjutkan, meski saat kejadian pihaknya sempat menutup jalan itu. Dan membatasi kendaraan paska kejadian. Namun hingga kini kondisi jalanan telah berangsur normal. Beberapa kendaraan bisa melintas dari arah ancol maupun sebaliknya.
"Kemarin sempat menutup jalur tiga. Tapi saat ini normal kembali," tuturnya. (Baca juga: Kebakaran Padam, Jalan Tol Pluit Kembali Dibuka Lalin Padat )
Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Rachmat Sumekar menduga kebakaran disebabkan oleh kompor yang meledak yang berasal dari salah satu rumah warga. Kala itu api dengan cepat membesar dan menyambar bangunan itu.
Lantaran di lokasi banyak material yang mudah terbakar dan disusul angin yang begitu besar membuat api sulit di jinakan. Proses pemadaman membutuhkan waktu lama sebelum akhirnya api bisa dipadamkan.
Sejak kemarin Rachmat mengakui pihaknya telah mengintograsi tiga orang warga mencari penyebab kebakaran. Untuk membuktikan itu, polisi sendiri saat ini tengah menunggu hasil labfor.
"Dugaannya masih karena kompor. Tapi nanti kami buktikan melalui labfor," tutupnya.
Corporate Secretary PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk, Indah Dahlia Lavie menegaskan, sekalipun sekitar 100 meter kawasan bawah tol terbakar. Namun kondisi KM 25 Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara masih dalam kategori aman. Bahkan usai kebakaran kemarin, pihaknya telah melakukan penambahan pengaman struktur jalan yang terkena dampak terbakar.
"Perseroan akan melakukan pemeriksaan struktur jalan lebih lanjut untuk keperluan perbaikan pada beberapa elemen struktur yang terkena dampak kebakaran," kata Indah dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/3/2019).
Sebelumnya, kebakaran hebat melanda kawasan itu, Sabtu 30 Maret 2019 pagi. Sejumlah bangunan liar milik warga ludes dilahap si jago merah. Untuk memadamkan api, 12 unit mobil pemadam sempat di turunkan sebelum menjelang siang hari api berhasil dijinakan.
Indah melanjutkan, meski saat kejadian pihaknya sempat menutup jalan itu. Dan membatasi kendaraan paska kejadian. Namun hingga kini kondisi jalanan telah berangsur normal. Beberapa kendaraan bisa melintas dari arah ancol maupun sebaliknya.
"Kemarin sempat menutup jalur tiga. Tapi saat ini normal kembali," tuturnya. (Baca juga: Kebakaran Padam, Jalan Tol Pluit Kembali Dibuka Lalin Padat )
Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Rachmat Sumekar menduga kebakaran disebabkan oleh kompor yang meledak yang berasal dari salah satu rumah warga. Kala itu api dengan cepat membesar dan menyambar bangunan itu.
Lantaran di lokasi banyak material yang mudah terbakar dan disusul angin yang begitu besar membuat api sulit di jinakan. Proses pemadaman membutuhkan waktu lama sebelum akhirnya api bisa dipadamkan.
Sejak kemarin Rachmat mengakui pihaknya telah mengintograsi tiga orang warga mencari penyebab kebakaran. Untuk membuktikan itu, polisi sendiri saat ini tengah menunggu hasil labfor.
"Dugaannya masih karena kompor. Tapi nanti kami buktikan melalui labfor," tutupnya.
(mhd)