Koperasi Bersama Jaya Siap Menjadi Penyalur KUR

Jum'at, 29 Maret 2019 - 09:58 WIB
Koperasi Bersama Jaya...
Koperasi Bersama Jaya Siap Menjadi Penyalur KUR
A A A
BANTEN - Apa pun yang diusahakan rakyat untuk memenuhi kehidupannya agar lebih sejahtera memang sudah seharusnya didukung dan dibantu oleh pemerintah.

Misalnya yang dilakukan pemerintah, untuk mendukung dan meningkatkan usaha rakyat dengan menaikkan sumber pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Rp123 triliun, menjadi Rp140 triliun di tahun 2019 ini.

Seperti diketahui, KUR merupakan layanan kredit, atau pembiayaan yang diberikan oleh pemerintah melalui perbankan kepada UMKM koperasi.

Menanggapi hal ini, Ketua Koperasi Bersama Jaya, Yusuf Nababan mengapresiasi pemerintah yang menaikkan anggaran KUR menjadi Rp140 Triliun.

Menurutnya, pemerintah telah menyadari bahwa UMKM koperasi dapat menanggulangi kemiskinan di berbagai daerah.

"Dengan penambahan anggaran KUR maka para pelaku UMKM koperasi bisa mendapat dana segar untuk mengembangkan usahanya dan menciptakan lapangan pekerjaan serta mengentaskan kemiskinan," kata Yusuf dalam siaran pers yang dikirim Jumat (29/3/2019).

Yusuf pun berharap, Dana KUR sebesar Rp140 triliun tersebut bisa disalurkan ke UMKM Koperasi atau koperasi-koperasi, khususnya di koperasi yang dipimpinnya yakni Koperasi Bersama Jaya.

Menurutnya, saat ini Koperasi Berdsama Jaya memiliki sekitar 300 anggota yang masih membutuhkan permodalan dari KUR untuk mengembangkan usahanya.

Yusuf pun mengatakan, Koperasi Berama Jaya siap jika ditunjuk pemerintah dalam menyalurkan dana Kur kepada seluruh anggotanya.

"Kami memiliki sekitar 300 anggota. Mereka semua mengharapkan bantuan permodalan. Kami harap pemerintah bisa menyalurkan dana KUR untuk mereka semua. Kita bersedia untuk mensukseskan penyalur dana KUR pemerintah," kata Yusuf.

Tak hanya itu, Yusuf bersama Koperasi Bersama Jaya juga siap menjadi lembaga pemantau penyaluran dana KUR agar dapat tepat sasaran. "Kita juga siap jika menjadi lembaga pengontrol agar dana KUR tepat sasaran dan tidak ada penyelewengan," katanya.
(vhs)
Berita Terkait
Tranformasi Koperasi...
Tranformasi Koperasi untuk Generasi Muda
Anggota KSP Sejahtera...
Anggota KSP Sejahtera Bersama Minta Kemenkop Bantu Selesaikan Masalah
HUT ke-77 Harkopnas,...
HUT ke-77 Harkopnas, Momentum Persatuan Gerakan Koperasi
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
Transformasi Koperasi...
Transformasi Koperasi Digital 4.0 ala MMSI Fokus Sejahterakan Anggotanya
DDI Galbar Gagas Koperasi...
DDI Galbar Gagas Koperasi Berbasis Manajemen Madrasah
Berita Terkini
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
11 menit yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
46 menit yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
1 jam yang lalu
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
1 jam yang lalu
Bantargebang Hanya Terima...
Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu, 146 Pasar Dilengkapi Tempat Sampah Pilah
2 jam yang lalu
Abidin Fikri: Evaluasi...
Abidin Fikri: Evaluasi Haji 2026, Bekal Perbaikan Layanan Tahun Depan
3 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved