Motor Ditabrak Kereta, Bocah Tewas, Ibu dan Anak Kritis

Jum'at, 08 Maret 2019 - 22:06 WIB
Motor Ditabrak Kereta,...
Motor Ditabrak Kereta, Bocah Tewas, Ibu dan Anak Kritis
A A A
PALEMBANG - Kecelakaan maut kembali terjadi di perlintasan kereta api (KA) tanpa palang di Jatirahayu Timur, Martapura, OKU Timur, Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (7/3/2019) sekitar 17.00 WIB. Seorang bocah tewas dan dua penumpang sepeda motor kritis.

Ketiga korban merupakan ibu dan kedua anaknya. Sang ibu bersama satu anaknya kritis dan telah dirujuk ke RSUD Baturaja, OKU. Korban meninggal bernama Afgani Ahmad Santana, sedangkan korban kritis Analia (28) warga Jalan Manunggal I RT/RW 004/006 Kelurahan Sungai Tuha Jaya, Kecamatan Martapura, OKU Timur dan anaknya yang lain Altra Juju Permana (11). (Baca Juga: KA Joglosemarkerto Seruduk Pikap, Dua Tewas Seketika)

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya melalui Kanit Laka Iptu Kahar mengatakan, peritiwa kereta api menabrak pengendara dan penumpang sepeda motor ini terjadi di Jalan perlintasan kereta api Kelurahan Jatirahayu Timur-Tebat Sari, Kecamatan Martapura OKU Timur.

Ketika motor Yamaha Mio Soul warna Biru Nolol BG 3640 YF yang dikendarai Analia dengan penumpang Altra Juju Permana dan Afgani Ahmad Santana melaju dari Desa Tebat Sari menuju Jatirahayu Timur. Kemudian setibanya di TKP perlintasan yang tidak dijaga dan tanpa palang pengaman itu pengendara sepeda motor berhenti dan menoleh ke kanan dan melihat adanya kereta api babaranjang yang melaju dari arah Sungai Tuha menuju Pasar Martapura pada jalur perlintasan dua.

Tanpa diketahui pada perlintasan satu atau rel lainnya, Kereta Api Kuala Stabas yang dimasinisi Saiful Anwar dan asisten Masisnis Adithio Bayu Anggara datang dari arah Pasar Martapura menuju Sungai Tuha. (Baca Juga: Puluhan Tahun Perlintasan KA di Medan Tak Punya Palang Pintu)

"Dikarenakan jarak yang sudah dekat terjadi benturan pada bagian depan sepeda motor motor Yamaha Mio yang dikendarai Analia. Akibatnya sepeda motor beserta pengendara dan penumpang terpental beberapa meter," katanya.

Akibatnya, Analia mengalami luka robek pada bagian kepala, robek pada siku tangan kanan, luka lecet pada betis kiri kemudian dibawa menuju RSUD Martapura di Lengot. Selanjutnya dirujuk menuju RS DKT Baturaja.

Sedangkan kedua anaknya Afgani Ahmaf Santana mengalami luka robek pada bagian kepala, luka robek pada kaki kiri dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. Dan Altra Juju Permana mengalami luka lecet pada kaki dan tangan.

Untuk kendaraan korban telah diamankan di Mapolres OKU Timur di bagian unit laka lantas. "Korban ini ibu dan dua orang anaknya satu korban meninggal, satu luka ringan dan ibunya luka berat," katanya.
(rhs)
Berita Terkait
Terobos Palang Pintu,...
Terobos Palang Pintu, Truk Molen Semen Tertabrak Kereta Taksaka di Bantul
Kecelakaan di Jalur...
Kecelakaan di Jalur Kereta Bekasi, 1 Wanita Tewas Tertabrak
Begini Kondisi Taksi...
Begini Kondisi Taksi Hijau yang Tertabrak Kereta di Bekasi Timur
Tragis, Warga Deliserdang...
Tragis, Warga Deliserdang Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta Api
Ditemukan Tewas di Jalur...
Ditemukan Tewas di Jalur Kereta, Pria di Bandarlampung Diduga Tertabrak Kereta Api
Pemotor Tewas Tertabrak...
Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Api di Kemayoran
Berita Terkini
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
24 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
2 jam yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
4 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
4 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
7 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
8 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved