Ribuan Warga Kota Bekasi Terserang ISPA dan Diare

Kamis, 07 Maret 2019 - 14:59 WIB
Ribuan Warga Kota Bekasi...
Ribuan Warga Kota Bekasi Terserang ISPA dan Diare
A A A
BEKASI - Dinas Kesehatan Kota Bekasi mulai mewaspadai penyakit diare dan inspeksi saluran pernapasan (ISPA) di wilayahnya. Sebab dua jenis penyakit itu sepanjang tahun 2018 menjadi yang tertinggi. Penyebabnya banyak faktornya ada yang berasal dari penyebaran kuman, dan juga akibat pencemaran udara yang tidak sehat.

Kabid Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dezi Syukrawati, mengatakan, hingga bulan ini dua jenis penyakit ini sangat tinggi penderitanya. Padahal, ada delapan jenis penyakit yang kerap menyerang masyarakat. "Tapi yang paling tinggi dua jenis penyakit itu, kita sedang waspadai," ujarnya.

Sepanjang 2018 teridentifikasi jenis penyakit yang paling banyak menyerang masyarakat, di antaranya, ISPA, diare, dermatitis, gastritis, myalgia, cepalgia, hypertensi, dan luka akibat terjatuh atau terkena benda keras. Namun, untuk pendataan angka itu hanya dua penyakit yang menonjol yakni ISPA dan diare.

Untuk penyakit ISPA jumlahnya mencapai 3.362 kasus. Lalu penyakit diare sebanyak 22.530 kasus. Misalkan, penyebab penyakit diare karena serangan virus yang biasanya didapat saat mengkonsumsi makanan. Kondisi lingkungan yang kurang bersih, menjadi faktor utama penyebaran kuman tersebut.

"Kuman itu masuk ke dalam tubuh melalui makanan yang kita konsumsi," ungkapnya. Sedangkan, penyebaran ISPA akan terjadi di sepanjang tahun. Biasanya kasus penderitanya akan terus meningkat saat musim pancaroba tiba, yakni pergantian musim dari hujan ke panas. Sehingga, penyakit ini tetap ada setiap tahunnya.

Kebanyakan pasien ISPA, tidak sampai harus dirawat. Kecuali bila penderita ISPA dengan adanya inspeksi pada paru, maka perlu adanya penanganan rawat inap. Hanya saja, pihak Puskesmas akan memberi rujukan ke rumah sakit. "Kalau sudah ada pasien yang akan dirawat, Puskesmas segera memberi layanan rujukan ke RSUD," ujarnya.

Selain itu, kata dia, penyakit ISPA bisa menyerang siapa saja namun biasanya terjadi kepada anak-anak di bawah umur usia sekolah dasar. Oleh karena itu, terkait dengan jajanan yang mereka beli juga harus diperhatikan oleh orang tua. Jumlah penderita ISPA di Kota Bekasi pada periode Juli sampai September di tahun 2017 mencapai 508 kasus dan diare 2.087 kasus.

Direktur Utama RSUD Kota Bekasi, Kusnanto Saidi mengatakan, penyebaran ISPA sering terjadi setiap tahun. Penyakit itu tak memandang usia, mulai dari anak-anak sampai dewasa bisa terjangkit penyakit tersebut. "Biasanya disebabkan karena pergantian musim di setiap tahun, tapi sudah kita lakukan antisipasi setiap tahunya," katanya.

Meski begitu, kata dia, untuk angka pasti berapa jumlah pengunjung yang menderita ISPA dan diare dia tidak bisa mendatanya. Sebab, setiap kunjungan yang tercatat di poliklinik jumlahnya sudah mencapai 1.500 pengunjung. "Itu untuk jumlah pengunjung untuk seluruh pasien," tandasnya.
(thm)
Berita Terkait
Cegah Stunting di Bekasi,...
Cegah Stunting di Bekasi, Bunda Duta Gizi Dihadirkan dalam Rumah Bunda Sehat
Event Comet Land 2024...
Event Comet Land 2024 Selebrasi Bidang Kesehatan di Kota Bekasi
Camat Bekasi Selatan:...
Camat Bekasi Selatan: ICHC Berikan Layanan Kesehatan Terbaik untuk Masyarakat
Dekranasda Ajak Masyarakat...
Dekranasda Ajak Masyarakat Bekasi Bangga dengan Hasil Produk Lokal
APBD Pemkot Pekanbaru...
APBD Pemkot Pekanbaru Difokuskan untuk Kesehatan Masyarakat
Pemkot Bekasi Minta...
Pemkot Bekasi Minta Tempat Ibadah Terapkan Protokol Kesehatan
Berita Terkini
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
28 menit yang lalu
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
1 jam yang lalu
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
1 jam yang lalu
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
1 jam yang lalu
Truk Crane Tabrak JPO...
Truk Crane Tabrak JPO di Tendean, Lalu Lintas Menuju Blok M Macet Parah
2 jam yang lalu
Gunung Semeru Kembali...
Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini, PVMBG: Waspadai Awan Panas dan Guguran Lava
3 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved