DPRD Ngotot, Fahira Ingatkan Akan Ada Gelombang Besar Tolak Saham Bir

Kamis, 07 Maret 2019 - 10:52 WIB
DPRD Ngotot, Fahira...
DPRD Ngotot, Fahira Ingatkan Akan Ada Gelombang Besar Tolak Saham Bir
A A A
JAKARTA - Proses pelepasan atau penjulan saham bir milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terhalang oleh pernyataan Ketua DPRD Prasetio Edy Marsudi . Padahal, melepaskan saham bir itu bukan hanya kehendak Gubernur Anies Baswedan tetapi warga DKI Jakarta.

Anggota DPD asal DKI Jakarta Fahira Idris mengatakan, jika aspirasi dan kehendak warga ini dihalang-halangi justru oleh sebuah lembaga yang harusnya merealisasikan aspirasi rakyat, maka tinggal menunggu waktu saja terjadi gelombang besar penolakan saham bir.

"Kalau DPRD ngotot, saya khawatir bakal ada gelombang besar warga menolak saham bir. Saya tidak bermaksud memperkeruh suasana, tetapi sebagai senator, saya hanya menyampaikan geliat yang saat ini terjadi di tengah masyarakat terkait saham bir ini," kata Fahira melalui Twitter-nya @fahiraidris yang ditulis di blog pribadinya, Rabu 6 Maret 2019.
Menurut dia, saat ini masyarakat tengah memantau berita perkembangan saham bir itu. Apalagi, kata dia, pernyataan Prasetyo tidak mewakili anggotanya di DPRD DKI.

"Isu penolakan DPRD melepas saham bir ini sudah menjadi isu hangat dan percakapan warga. Mereka memantau isu ini. Saya harap, anggota DPRD bisa lebih bijak menyikapi aspirasi warga yang tidak ingin pemdanya punya saham di pabrik bir," kata Fahira.

Ketua Umum Gerakan Nasional Antimiras ini juga mengatakan, janji kampanye Anies-Sandi menjual kepemilikan saham Pemprov DKI di perusahan produsen bir, bukan untuk gagah-gagahan. Tetapi murni hasil menyerap aspirasi dan keinginan warga Jakarta selama kampanye.

"Saya yakin semua Anggota DPRD pasti tahulah banyak aspirasi warga agar saham bir dijual saja. Jadi jangan tutup telinga dan mata Anda. Ini kehendak sebagian besar warga. Jangan disumbat," ujar Fahira.

Kekhawatiran bahwa pemasukan Pemprov DKI Jakarta akan berkurang akibat penjualan saham bir ini, sangat tidak mendasar dan mengada-ngada. Fakta memperlihatkan bahwa sejak 1970 pendapatan emiten bir tidak mengalami peningkatan signifikan dari tahun ke tahun. Selain itu, dilihat dari sisi manapun, tidak pantas sebuah organisasi pemerintahan punya saham di perusahaan minuman beralkohol.

"Jika dibanding dengan APBD DKI saat ini, sumbangan dana dari saham bir itu tidak berarti apa-apa. Jadi buat apa ngotot dipertahankan. Makanya, dana itu jauh lebih berguna bila dipakai untuk pembangunan Jakarta sehingga langsung dirasakan manfaatnya oleh warga. Bagi Anggota DPRD yang setuju saham bir dijual, saya berharap Anda bersuara, agar warga tahu posisi Anda di mana," pungkas Fahira.
(mhd)
Berita Terkait
Fraksi Golkar DPRD DKI...
Fraksi Golkar DPRD DKI Dukung Anies Baswedan Jual Saham Bir
Polemik Pelegalan Miras...
Polemik Pelegalan Miras Sindir Janji Anies Soal Bir
DKI Kantongi Rp800 Miliar,...
DKI Kantongi Rp800 Miliar, Jika Saham Bir Laku Dijual
Pemprov DKI Diingatkan...
Pemprov DKI Diingatkan Hati-hati Jual Saham Bir
Alasan Pemprov DKI Ingin...
Alasan Pemprov DKI Ingin Jual Saham Bir untuk Lindungi Kesehatan Warga Negara
Polemik Pelegalan Miras...
Polemik Pelegalan Miras Sindir Janji Anies Soal Bir, Apa si Masalahnya?  
Berita Terkini
Gunung Merapi Semburkan...
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Guguran hingga 2 Km Pagi Ini
39 menit yang lalu
Tangis Pecah di Indramayu,...
Tangis Pecah di Indramayu, 12 Korban Kecelakaan Maut Pantura Dimakamkan, 6 Kritis Dirawat
1 jam yang lalu
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
11 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
12 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
12 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
18 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved