Wisata Syariah Berpotensi Dikembangkan di Kabupaten Serang

Jum'at, 01 Maret 2019 - 18:47 WIB
Wisata Syariah Berpotensi...
Wisata Syariah Berpotensi Dikembangkan di Kabupaten Serang
A A A
SERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan pemerintah pusat untuk maksimal melakukan penataan ulang wisata Pantai Anyer-Cinangka pasca-tsunami Selat Sunda. Bahkan Pemkab Serang ingin agar wisata pantai di Kabupaten Serang tersebut bisa berkonsep wisata syariah.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, Kabupaten Serang dan Provinsi Banten pada umumnya memiliki banyak potensi wisata religi, mulai dari kawasan Syech Nawawi Albantani Tanara, Situs Sultan Ageng Tirtayasa, hingga Makam Brigjen KH Syam’un.

“Mayoritas penduduknya beragama Islam. Sudah cukup lama wacana wisata syariah ini berkembang, karena tidak hanya di Kabupaten Serang melainkan Banten. Kita termasuk daerah yang berpotensi dikembangkan kawasan wisata syariah,” kata Tatu kepada wartawan, Jumat (1/3/2019).

Menurut Tatu, kawasan strategis wisata religi yang sudah ada, perlu disesuaikan dengan wilayah Pantai Anyer-Cinangka. Menurutnya, Bali sudah tidak bisa diubah sebagai kawasan wisata syariah karena kental dengan kawasan wisata wisata turis-turit negara barat.

“Bila di Bali kan pengunjung atau turis bebas mau melakukan apa, seperti menggunakan bikini. Namun di Kabupaten Serang tidak boleh karena lingkungan muslim dan sudah ditetapkan daerah wisata syariah. Tinggal pengembangannya saja,” ujarnya.

Tatu berpendapat, pasca tsunami Selat Sunda, pembenahan wisata Pantai Anyer-Cinangka bisa dilakukan secara optimal. Namun perlu didukung oleh program dari Pemprov Banten dan pemerintah pusat. “Kami menyambut program rehabilitasi Pantai Anyer-Cinangka, bersama kawasan wisata Pantai di Kabupaten Pandeglang. Namun lebih baik jika rehabilitasi sejalan dengan konsep wisata syariah,” ujarnya.

Pemkab Serang sendiri akan membangun kawasan wisata religi di Kecamatan Tanara, berupa pembangunan Islamic Centre Syeh Nawawi Albantani. “Akan menjadi tempat dan kawasan pengembangan ilmu pengetahuan dalam dunia Islam. Terutama kajian tentang kitab-kitab kuning. Lahan sudah siap, desain juga siap, tinggal proses pembangunan,” ujarnya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Serang, Rahmat Fathoni mendukung program wisata syariah yang bisa dioptimalkan di Kabupaten Serang. “Konsep wisata syariah misalnya, jangan sampai keasikan berwisata jadi melupakan tanggung jawab sebagai umat muslim untuk salat lima waktu,” ujarnya.
(akn)
Berita Terkait
Perangi Covid-19, PMI...
Perangi Covid-19, PMI Turunkan Gunner di Ibu Kota Banten
Milenial Apresiasi Kemajuan...
Milenial Apresiasi Kemajuan Kabupaten Serang
Diapresiasi DPR RI,...
Diapresiasi DPR RI, Bupati Serang Perjuangkan Nasib Honorer
Teriakan Takbir dan...
Teriakan Takbir dan Tangis Ratu Tatu Iringi Doa Ulama
Istri Mensos Apresiasi...
Istri Mensos Apresiasi Penanganan Covid-19 di Kabupaten Serang
Bupati Serang Ratu Tatu...
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah: Idul Adha Menguji Ketaqwaan
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
1 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
1 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
2 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
2 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
2 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved