Balita Usia 3 Tahun di Depok Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual

Rabu, 27 Februari 2019 - 19:44 WIB
Balita Usia 3 Tahun...
Balita Usia 3 Tahun di Depok Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual
A A A
DEPOK - Seorang balita di Depok diduga menjadi korban pelecehan seksual ketika ditinggal sang ibu bekerja sebagai asisten rumah tangga. Korban yang masih berusia tiga tahun mengeluhkan ke ibunya kalau dirinya merasakan sakit ketika bung air kecil.

Ketika mendengar cerita anaknya, NN shock berat dan langsung membawanya ke klinik untuk diperiksa. NN juga kaget melihat masih ada sisa cairan putih di kemaluan anaknya. (Baca: Aksi Pemotor Pegang Payudara Kembali Teror Mahasiswi di Depok )

Awalnya NN tidak begitu percaya apa yang diceritakan KAP. Sampai akhirnya dia memeriksa anaknya ke klinik. “Dia (KAP) bilang sakit di kemaluannya. Saya lihat memang lecet dan saya kaget kok bisa sampai begitu,” katanya ketika ditemui di Mapolresta Depok, Rabu (27/2/2019).

Dia baru percaya ketika di klinik diberitahu kalau ada sobekan di kemaluan anaknya yang diduga akibat kejahatan seksual anak . NN mengaku lemas mendengar hasil dari klinik. “Di klinik bilang itu ada robek dan lecet di kemaluan anak saya. Disuruh bawa ke kantor polisi,” katanya.

Diduga peristiwa itu terjadi ketika dia sedang bekerja. Sehari-hari dia bekerja sebagai asisten rumah tangga di sekitar rumahnya. Saat kerja, KAP di rumah bersama suaminya, mertua, dan anak tirinya. (Baca juga: Bocah 7 Tahun di Depok Jadi Korban Nafsu Bejat Tetangganya )

“Tahu – tahu saya denger anak saya datang ke tempat kerja saya nangis. Nggak tahu dia jalan kesini (tempat kerja) sama siapa,” katanya.

NN pun tak kuasa menerima kenyataan pahit yang dialami anaknya. Dan sampai sekarang dia mengaku belum tahu siapa yang tega melakukan perbuatan tersebut pada anaknya.

Pasca peristiwa, KAP pun hanya diam tidak aktif seperti biasanya. “Padahal tadinya aktif banget, suka ngomong. Tapi sekarang selalu ketakutan. Kalau ketemu orang saja takut. Sampai tidur aja ngigau bilang ‘mama takut’. Dia trauma lah sampe ga bisa cerita apa-apa. Kalau saya Tanya siapa yang jahatin juga dia diam aja ga ngomong apa-apa,” tuturnya.

NN pun sudah melaporkan hal tersebut dan sudah melakukan visum di rumah sakit. “Udah visum dua kali Cuma hasilnya belum keluar. Besok juga katanya saksi–saksi tetangga saya mau dipanggil. Saya Cuma berharap pelakunya cepat ketangkep. Saya ga kuat lihat anak saya begini,” tandasnya.

Sementara itu belum ada keterangan apapun dari kepolisian mengenai kasus ini. NN dan KAP pun masih menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polresta Depok.
(ysw)
Berita Terkait
Letusan Kasus Pelecehan...
Letusan Kasus Pelecehan Seksual di Dunia Pendidikan Menggemparkan
SMK Waskito Pamulang...
SMK Waskito Pamulang Beri Sanksi Tegas Terduga Pelaku Pelecehan Siswi
Tips Melindungi Anak...
Tips Melindungi Anak dari Cyberbullying, Intimidasi, Sexting, hingga Predator Seksual
5 Fakta Child Grooming...
5 Fakta Child Grooming yang Harus Diwaspadai, Bentuk Pelecehan pada Anak
Kemenag Sebut 16 Kekerasan...
Kemenag Sebut 16 Kekerasan Seksual yang Bisa Dipidana sebagai
Marak Pelecehan Seksual...
Marak Pelecehan Seksual Anak, Anggota Dewan Minta Orangtua Perketat Pengawasan
Berita Terkini
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
53 menit yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
2 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
3 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
3 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
3 jam yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
3 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved