Jak24 Diluncurkan untuk Hubungkan Penumpang Transjakarta dan LRT
Selasa, 26 Februari 2019 - 23:39 WIB
Jak24 Diluncurkan untuk Hubungkan Penumpang Transjakarta dan LRT
A
A
A
JAKARTA - PT Transportasi Jakarta ( Transjakarta ) luncurkan JAK24 rute Senen-Pulogadung via Kelapa Gading, Jakarta Utara. JAK24 merupakan integrasi antarmoda transportasi DKI Jakarta.
Direktur Utama PT TransjakartaAgung Wicaksono mengatakan, untuk mengintegrasikan bus Transjakarta dengan LRT, pihaknya telah meluncurkan layanan JAK24 Senen-Pulogadung melalui Mall Kelapa Gading, kemudian bisa naik LRT Jakarta sampai Stasiun Velodrome, dari Stasiun Velodrome naik Transjakarta lagi sampai kawasan Sudirman.
"JAK24 melayani mulai pukul 05.00 WIB-22.00 WIB sejak Kamis (14 Februari) lalu merupakan layanan dari integrasi antarmoda transportasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, JakLingko," kata Agung melalui pesan yang diterima, Selasa (25/2/2019).
Agung menjelaskan, program ini membenahi angkutan kota (angkot) dalam melayani masyarakat. Hingga saat ini sudah ada 600 unit yang baru dengan fasilitas seluruh pembayaran menggunakan kartu elektronik. Menurutnya, dengan kartu elektronik, tidak ada lagi pembayaran dengan uang tunai, kejar setoran, maupun ngetem berhenti sembarangan.
"Usaha ini mengupayakan agar warga bangga naik angkutan umum. Selain moda transportasi baru di DKI Jakarta, yakni MRT Jakarta dan LRT Jakarta," ujarnya.
Selain integrasi layanan, Transjakarta bersama LRT Jakarta juga sedang membangun jembatan yang menghubungkan stasiun LRT Jakarta Velodrome dengan halte Transjakarta Pemuda Rawamangun. Dari halte Transjakarta Pemuda Rawamangun, pelanggan Transjakarta bisa sampai Dukuh Atas dengan layanan koridor 4 (Pulogadung-Dukuh Atas).
"Transjakarta dan LRT Jakarta menyatukan agar warga bisa naik angkutan umum yang terhubung satu sama lain," pungkasnya. (Baca juga: Catat Promo Gratis LRT Saat Uji Coba Bagi Pengguna Angkot Jak24 )
Direktur Utama PT LRT Jakarta, Allan Tandiono menegaskan, sinergi Transjakarta dengan LRT sangat perlu guna mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum. Dia pun akan menggratiskan masyarakat pengguna Jak 24 untuk bisa mencoba layanan gratis naik LRT Jakarta. Masa sosialisasi tersebut dimulai dari t4 Maret 2019 sampai dengan 17 Maret 2019 antara pukul 16.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB.
"Naiknya dari Stasiun Boulevard Utara, depan MKG dan bisa naik LRT Jakarta sampai ke Stasiun Velodrome," jelasnya.
Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike meminta agar Pemprov DKI Jakarta memastikan operasional LRT dan MRT sesuai jadwal yang direncanakan. Sehingga, masyarakat sudah bisa menggunakan angkutan umum yang terintegrasi untuk melakukan perjalanannya.
Selain itu, politikus PDIP ini juga meminta Pemprov DKI segera membahas integrasi tiket pembayaran bersama DPRD. Menurutnya, hingga saat ini belum ada kepastian waktu pembahasan tarif tersebut.
"Integrasi tiket sangat diperlukan untuk memudahkan perjalanan masyarakat. Percuma kalau cuma integrasi fisik tanpa ada integrasi tiket," tegasnya.
Direktur Utama PT TransjakartaAgung Wicaksono mengatakan, untuk mengintegrasikan bus Transjakarta dengan LRT, pihaknya telah meluncurkan layanan JAK24 Senen-Pulogadung melalui Mall Kelapa Gading, kemudian bisa naik LRT Jakarta sampai Stasiun Velodrome, dari Stasiun Velodrome naik Transjakarta lagi sampai kawasan Sudirman.
"JAK24 melayani mulai pukul 05.00 WIB-22.00 WIB sejak Kamis (14 Februari) lalu merupakan layanan dari integrasi antarmoda transportasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, JakLingko," kata Agung melalui pesan yang diterima, Selasa (25/2/2019).
Agung menjelaskan, program ini membenahi angkutan kota (angkot) dalam melayani masyarakat. Hingga saat ini sudah ada 600 unit yang baru dengan fasilitas seluruh pembayaran menggunakan kartu elektronik. Menurutnya, dengan kartu elektronik, tidak ada lagi pembayaran dengan uang tunai, kejar setoran, maupun ngetem berhenti sembarangan.
"Usaha ini mengupayakan agar warga bangga naik angkutan umum. Selain moda transportasi baru di DKI Jakarta, yakni MRT Jakarta dan LRT Jakarta," ujarnya.
Selain integrasi layanan, Transjakarta bersama LRT Jakarta juga sedang membangun jembatan yang menghubungkan stasiun LRT Jakarta Velodrome dengan halte Transjakarta Pemuda Rawamangun. Dari halte Transjakarta Pemuda Rawamangun, pelanggan Transjakarta bisa sampai Dukuh Atas dengan layanan koridor 4 (Pulogadung-Dukuh Atas).
"Transjakarta dan LRT Jakarta menyatukan agar warga bisa naik angkutan umum yang terhubung satu sama lain," pungkasnya. (Baca juga: Catat Promo Gratis LRT Saat Uji Coba Bagi Pengguna Angkot Jak24 )
Direktur Utama PT LRT Jakarta, Allan Tandiono menegaskan, sinergi Transjakarta dengan LRT sangat perlu guna mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum. Dia pun akan menggratiskan masyarakat pengguna Jak 24 untuk bisa mencoba layanan gratis naik LRT Jakarta. Masa sosialisasi tersebut dimulai dari t4 Maret 2019 sampai dengan 17 Maret 2019 antara pukul 16.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB.
"Naiknya dari Stasiun Boulevard Utara, depan MKG dan bisa naik LRT Jakarta sampai ke Stasiun Velodrome," jelasnya.
Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike meminta agar Pemprov DKI Jakarta memastikan operasional LRT dan MRT sesuai jadwal yang direncanakan. Sehingga, masyarakat sudah bisa menggunakan angkutan umum yang terintegrasi untuk melakukan perjalanannya.
Selain itu, politikus PDIP ini juga meminta Pemprov DKI segera membahas integrasi tiket pembayaran bersama DPRD. Menurutnya, hingga saat ini belum ada kepastian waktu pembahasan tarif tersebut.
"Integrasi tiket sangat diperlukan untuk memudahkan perjalanan masyarakat. Percuma kalau cuma integrasi fisik tanpa ada integrasi tiket," tegasnya.
(mhd)