Buka Pelayanan di CFD, Samsat Jakbar Blokir Puluhan Kendaraan

Senin, 25 Februari 2019 - 01:10 WIB
Buka Pelayanan di CFD,...
Buka Pelayanan di CFD, Samsat Jakbar Blokir Puluhan Kendaraan
A A A
JAKARTA - Guna mengejar target pendapatan pajak 2019, Samsat Jakarta Barat membuka pelayanan di kawasan Car Free Day (CFD), Thamrin, Jakarta Barat. Hasilnya, sedikitnya Rp60.327.400 didapat selama dua jam.

Tak hanya mendapatkan pembayaran dari pajak, puluhan kendaraan milik masyarakat berhasil diblokir dalam pelayan ini. “CFD berasal dari semua wilayah. Kami sih ingin mengambil moment itu, memanfaatkanlah,” ujar Kepala Unit Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Jakarta Barat, Eling Hartono, ketika dikonfirmasi, Minggu (24/2/2019).

Dia mengungkapkan sebenarnya samsat keliling (samling) ini dilakukan untuk mendekatkan diri pelayanan kepada masyarakat. Karenannya layanan pemblokiran, pembayaran pajak, hingga registrasi kendaraan dilakukan di lokasi CFD.

Eling menyebut, dalam kegiatan itu pihaknya berhasil menerima pembayaran dari 102 motor dengan total pendapatan Rp60,3 juta. Jumlah itu didapat dari masyarakat yang membayar pajak.

Sementara terhadap pelayanan blokir kendaraan, pihaknya mencatat sebanyak 40 kendaraan bermotor telah diblokir setelah 131 orang melakukan pengecekan.

Mengenai mobil mewah, Eling mengakui hingga awal Februari 2019 lalu pihaknya mencatat ada 24 mobil mewah, yakni merek Ferrari, Rolls Royce, Bentley, Lamborghini, Mercedes Benz, Porsche, BMW, Maybach, Maserati dan Audi, yang belum membayar pajak.

Di antara 24 kendaraan mewah itu, enam diantaranya sudah terkonfirmasi dan mengaku sudah menjualnya ke orang lain. Sementara 15 mobil lainnya masih diburu.

“Kami juga sejak awal Februari mendapatkan tiga mobil mewah yang sudah membayar dengan pendapatan Rp419.156.900,” ucap Eling.

Melihat kondisi ini, Eling mengaku sangat miris. Pihaknya menyayangkan sikap para pemilik mobil yang masih menunggak pajak, sementara mereka masih banyak bergaya dan memarkirkan atau berjalan dengan kendaraannya.

Termasuk soal modus para pemilik mobil. Untuk menghindari pajak progresif yang tinggi, beberapa pemilik mobil mendaftarkan dengan identitas orang lain, seperti sopir maupun pembantunya.

"KTP kerapkali disalahgunakan dan digunakan untuk kepemilikan kendaraan orang lain. Makanya pas di sini ada banyak orang yang melakukan pemblokiran kendaraan,” tutup Eling.
(thm)
Berita Terkait
Gandeng Ayang ke CFD,...
Gandeng Ayang ke CFD, Pengunjung: Yang Lain Biarin Aja Ngontrak
CFD Jakarta Ditiadakan...
CFD Jakarta Ditiadakan karena Masa Tenang Kampanye Pemilu 2024, Begini Suasana Bundaran HI
Jakarta Cerah, Suasana...
Jakarta Cerah, Suasana CFD di Bundaran HI Pagi Ini Ramai Pengunjung
Kembali Dibuka, Warga...
Kembali Dibuka, Warga Antusias Berolahraga di CFD Tomang
CFD Ditiadakan, Warga...
CFD Ditiadakan, Warga Tetap Berolahraga di Jalan Sudirman
Suasana CFD Sudirman-Thamrin...
Suasana CFD Sudirman-Thamrin di Hari Terakhir Libur Panjang Waisak
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
1 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
1 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
2 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
3 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
3 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved