10 Prajurit Yon Komposit 1/Gardapati Diberangkatkan Jaga Pulau Terluar

Kamis, 21 Februari 2019 - 22:32 WIB
10 Prajurit Yon Komposit...
10 Prajurit Yon Komposit 1/Gardapati Diberangkatkan Jaga Pulau Terluar
A A A
BATAM - Komandan Komando Resort Militer (Danrem) 033/Wira Pratama (WP) Brigjen TNI Gabriel Lema memberangkatkan 10 prajurit Batalyon Komposit 1/Gardapati dalam Satuan Tugas Pengamanan (Satgas Pam) Pulau Terluar di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (21/2/2019). 10 prajurit jajaran Kodam I/Bukit Barisan itu akan menjaga Pulau Sekatung, salah satu pulau terluar di Natuna.

Gabriel menyampaikan rasa bangganya memberangkatkan 10 personel Batalyon Komposit yang dipimpin Letda CPL Jhony Marison melaksanakan pengamanan pulau terluar. Menurut dia, penugasan ke daerah pulau terluar bagi setiap prajurit adalah merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan.

"Penugasan ini sekaligus sebagai bukti bahwa TNI sebagai komponen inti pertahanan menjaga dan mengamankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," kata Gabriel dalam keterangan tertulisnya yang diterima.

Gabriel menyampaikan, prestasi kerja akan dapat diwujudkan apabila setiap prajurit memiliki kemauan, kesungguhan, keiklasan dan kemampuan untuk mengemban tugasnya dengan baik.

Dalam mencapai hal tersebut, para prajurit Batalyon Komposit 1/Gardapati, telah mendapat pembekalan yang memadai melalui tahapan latihan pratugas yang diprogramkan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut.

"Komando teris melakukan peninjauan yang diperoleh dengan kesimpulan bahwa satuan Batalyon Komposit 1/Gardapati dinyatakan siap untuk diberangkatkan ke daerah penugasan pulau-pulau terluar," ujar Jenderal Bintang Satu ini.

Danrem 033/WP mengingatkan, kepada Satgas Pam Pulau Terluar Batalyon Komposit 1/Gardapati untuk menghindari terjadinya pelanggaran disiplin murni yang dapat dikategorikan tindak pidana militer dan tindak pidana umum seperti insubordinasi, desersi, perkelahian antara sesama prajurit TNI/Polri, tindakan asusila dan narkoba.

"Semua jenis pelanggaran yang dimaksud supaya dihindari, karena tidak hanya merugikan diri sendiri, akan tetapi akan mencoreng citra pribadi kalian, tetapi juga nama satuan," tandas Gabriel.
(sms)
Berita Terkait
Satgas Pamtas Yonif...
Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa Terima Kunjungan Dankolakops Korem 174/ATW
Tanam Cinta Tanah Air,...
Tanam Cinta Tanah Air, TNI Bagikan Bendera Merah Putih di Perbatasan Papua
Lewat TMMD, TNI Berperan...
Lewat TMMD, TNI Berperan Majukan Daerah Perbatasan RI-Malaysia
Wawasan Kebangsaan Masyarakat...
Wawasan Kebangsaan Masyarakat di Daerah Perbatasan Dinilai Penting
TMMD 111 di Daerah Perbatasan,...
TMMD 111 di Daerah Perbatasan, TNI Hidupkan Suasana Desa yang Terisolir
TMMD 111 Dinilai Tingkatkan...
TMMD 111 Dinilai Tingkatkan Sinergi Lintas Sektor di Daerah Perbatasan
Berita Terkini
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
1 jam yang lalu
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
1 jam yang lalu
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
1 jam yang lalu
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
1 jam yang lalu
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
2 jam yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
3 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved