Nursyariah Mansyur Istri CEO Abu Tours Divonis 19 Tahun Penjara

Kamis, 21 Februari 2019 - 20:11 WIB
Nursyariah Mansyur Istri...
Nursyariah Mansyur Istri CEO Abu Tours Divonis 19 Tahun Penjara
A A A
MAKASSAR - Nursyariah Mansyur istri CEO Abu Tours divonis 19 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Makassar. Nursyariah dinyatakan bersalah dalam kasus penggelapan dan pencucian uang jamaah umrah PT Amanah Bersama Umat.

Dalam amar putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Denny Lumban Tobing, Nursyariah dianggap melanggar Pasal 372 junto Pasal 55 ayat (1) ke 1 junto Pasal 64 ayat (1) ke 1 KUHP tentang penggelapan.

Selain itu Nursyariah juga dikenakan Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 junto pasal 64 ayat (1) ke 1 KUHP.

"Menjatuhkan Nursyariah Mansyur pidana selama 19 tahun penjara dengan membayar pidana denda sebesar Rp300 juta dengan ketentuan subsider selama 1 tahun 2 bulan," kata ketua majelis hakim Denny Lumban Tobing.

Dalam pertimbangan yang dibacakan majelis hakim dalam putusannya, komisaris Abu Tours ini dianggap bertanggung jawab dalam penundaan keberangkatan 96.976 jemaah yang jadwal keberangkatannya di tahun 2018, 2019, dan 2020.

Nursyariah dianggap ikut terlibat dalam bisnis yang dikelola suaminya. Ia turut melakukan pembelian aset-aset Abu Tours yang berasal dari uang jamaah biro perjalanan umrah tersebut.

"Menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penggelapan dan pencucian uang secara bersama-sama dan berlanjut," imbuh Denny.

Putusan majelis hakim ini lebih ringan satu tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut Nursyariah hukuman yang sama dengan suaminya yakni 20 tahun penjara. Usai divonis, Penasihat Hukum Abu Tours, Eflin Rotua Sinaga mengatakan masih akan pikir-pikir untuk mengajukan banding.

Selain Nursyiah, dua terdakwa lainnya divonis berbeda. Manager Keuangan Abu Tours Muh Kasim divonis 16 tahun kurungan penjara dan denda Rp100 juta atau kurungan penjara 1 tahun. Sementara, mantan Manager Marketing Abu Tours divonis 14 tahun denda Rp100 juta atau kurungan penjara 1 tahun.

Sebelumnya JPU menilai, Hamzah Mamba secara sadar menggelapkan dana jamaah senilai Rp1,2 triliun hingga total 96.976 calon jamaah umrah yang tersebar di seluruh Indonesia tertunda diberangkatkan.

Dana tersebut digunakan secara sadar Hamzah Mamba untuk membayar gaji karyawan, agen, mitra dan jamaah dari hasil keuntungan terdakwa.
(sms)
Berita Terkait
Perdana, Ahlam Travel...
Perdana, Ahlam Travel Berangkatkan 45 Jemaah Umrah ke Tanah Suci
Menanti Lampu Hijau...
Menanti Lampu Hijau Umrah untuk Jamaah Asal Indonesia
Proses Persiapan Ibadah...
Proses Persiapan Ibadah Umrah untuk Jamaah Indonesia
Banyak Kaum Muslim yang...
Banyak Kaum Muslim yang Belum Umrah Jadi Target Biro Ibadah
Umrah Dibuka, Kemenag...
Umrah Dibuka, Kemenag Minta Travel Persiapkan Calon Jamaah
Hore, Arab Saudi Buka...
Hore, Arab Saudi Buka Izin Umrah untuk Jamaah Asing
Berita Terkini
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
3 menit yang lalu
Penahanan Babe Aldo...
Penahanan Babe Aldo di Polda Kalsel, Pengacara Mencium Dugaan Ada Pesanan
12 menit yang lalu
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
1 jam yang lalu
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
1 jam yang lalu
Tokoh Masyarakat Merauke:...
Tokoh Masyarakat Merauke: PSN Wanam Harus Jamin Masa Depan Pendidikan Anak
1 jam yang lalu
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
1 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved