Pamerkan Alat Kelamin, Imigran Afganistan Dipindah ke Rudenim

Selasa, 19 Februari 2019 - 21:31 WIB
Pamerkan Alat Kelamin,...
Pamerkan Alat Kelamin, Imigran Afganistan Dipindah ke Rudenim
A A A
BINTAN - Belasan warga Kecamatan Gunung Kijang, Bintan mendatangi Mapolsek Gunung Kijang untuk melaporkan perbuatan asusila yang dilakukan oleh salah satu imigran (pencari suaka) yang tinggal di Badhra Resort Bintan, Gunung Kijang Bintan, Selasa (19/2/2019).

Miswandi salah satu perwakilan warga menyampaikan, tujuan kedatangan mereka untuk meminta pihak kepolisian untuk melakukan tindakan hukum terhadap warga imigran yang melakukan tindakan tidak senonoh, memamerkan alat kelaminnya kepada seorang perempuan warga setemapt di Pantai Stres Kawal yang dilakukan pada hari Minggu 17 Februari lalu.

"Saat itu, warga sempat mengejar dan dia kabur, makanya saat ini kami laporkan ke pihak kepolisian, karena kalau warga yang ke lokasi penampungan akan timbul anarkistis," terang Miswandi.

Menerima laporan itu, anggota Polsek Gunung Kijang pun langsung bertindak dan membawa imigran yang diduga sebagai pelaku perbuatan asusila tersebut.

"Namanya Sakhi, imigran asal Afganistan, awalnya dia beralasan kemaluannya gatal, namun akhirnya mengaku juga. Dilakukan kepada seorang perempuan, menunjukkan alat kemaluannya saat korban duduk-duduk dengan temannya di Pantai Stres Kawal," ujar anggota Polsek Gunung Kijang, Brigpol MD Sinaga.

Usai mengamankan pelaku, pihak Mapolsek Gunung Kijang langsung melakukan koordinasi dengan pihak Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Tanjungpinang guna proses dan tindakan lebih lanjut terhadap imigran pencari suaka tersebut.

Ari Putra, petugas Rudenim yang datang ke Mapolsek Gunung Kijang menyampaikan, pihaknya akan membawa pelaku ke Rudenim Tanjungpinang dan pelaku tidak lagi ditempatkan di rumah penampungan yang ada di Badhra Resort Gunung Kijang.

"Untuk sementara pelaku kita tempatkan di Rudenim Tanjungpianang, untuk proses lebih lanjut akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan pihak IOM dan juga pihak UNHCR yang di jadwalkan besok, karena yang memliki wewenang untuk memberikan tindakan adalah mereka, dalam hal ini kami hanya melakukan pengawasan terhadap imigran," ujar Ari.
(sms)
Berita Terkait
Ditjen Imigrasi tangkap...
Ditjen Imigrasi tangkap 17 WN Vietnam Pekerja Klinik Bedah
Kapal Pengangkut Imigran...
Kapal Pengangkut Imigran Gelap Terbalik di Italia, 40 Hilang
Viral Aksi Joget Mahasiswa...
Viral Aksi Joget Mahasiswa Aceh Usir Ratusan Imigran Gelap Rohingya
Gus Sofwan Kecam Maraknya...
Gus Sofwan Kecam Maraknya Kasus Guru Lakukan Perbuatan Asusila dan Amoral
Ketua KPU Hasyim Asyari...
Ketua KPU Hasyim Asy'ari Dilaporkan ke DKPP Atas Dugaan Perbuatan Asusila
Dibawa Kabur Imigran...
Dibawa Kabur Imigran Gelap, Mobil Dinas Rudenim Ditemukan di Masjid
Berita Terkini
Ini Identitas Pilot...
Ini Identitas Pilot Asal Amerika yang Tewas usai Pesawatnya Dibakar di Papua
32 menit yang lalu
Siapkan Generasi Unggul,...
Siapkan Generasi Unggul, Yayasan Pendidikan Islam RUS Kudus Hadirkan SMP Internasional
41 menit yang lalu
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
1 jam yang lalu
Pembangunan Flyover...
Pembangunan Flyover Latumenten Capai 55,2%, Ditargetkan Beroperasi 15 Desember 2026
1 jam yang lalu
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
2 jam yang lalu
Penampakan Taufik Hidayat...
Penampakan Taufik Hidayat Jelang Rekonstruksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR di Bandung
3 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved