Tercemar, KLH Pastikan Kali Bekasi Tak Layak Dikonsumsi

Rabu, 13 Februari 2019 - 14:57 WIB
Tercemar, KLH Pastikan...
Tercemar, KLH Pastikan Kali Bekasi Tak Layak Dikonsumsi
A A A
BEKASI - Tingkat pencemaran di Kali Bekasi semakin hari semakin mengkhawatirkan. Sebab, setiap hujan turun Kali Bekasi dipastikan berbusa akibat tercemar.

Saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyatakan air Kali Bekasi sudah tercemar sedang dan air yang dihasilkan memang tidak layak komsumsi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jumhana Luthfi mengatakan, tingkap pencemaran di Kali Bekasi memang sangat menghawatirkan. Saat ini, kondisi Kali Bekasi tercemar airnya karena banyak kandungan limbah berbahaya dan beracun.

"Kita pastikan Kali Bekasi tidak layak dikomsumsi masyarakat," katanya di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (13/2/2019). (Baca juga: Lewat Perdata, DKI Akan Ambil Alih Pengelolaan Air Bersih dari Swasta )

Padahal, kata dia, Kali Bekasi merupakan air baku untuk warga Bekasi dan sekitarnya. Setelah ditelusuri, pemerintah menduga pencemaran itu disebabkan oleh industri laundry. Pasalnya, saat dilakukan pengecekan petugas menemukan beberapa gorong-gorong yang mengeluarkan busa detergen. Di situ disimpulkan kalau busa itu berasal dari industri laundry.

Menurutnya, Kali Bekasi sering mengeluarkan busa setiap waktunya. Petugas di lapangan yang melakukan pengecekan menemukan ada titik busa itu di Kemang Kecamatan Bekasi Selatan dan Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur.

"Dua lokasi itu ditemukan ada yang membuang sisa pencucian laundry ke Kali Bekasi," kata Luthfi. (Baca juga: Kali Bekasi Tercemar, Pemkot Kirim Sampel Air ke Kementerian LHK )

Luthfi menjelaskan, perusahaan di Bantargebang yang sebelumnya sempat disegel pemerintah daerah kini sudah dicabut. Pasalnya, seluruh persyaratan instalasi pengelolaan perusahaan sudah dinilai lengkap.

"Kita tidak bisa menahan kalau semua izinnya sudah ditempuh. Makanya segel mereka sudah dicabut," ujarnya. (Baca juga: Dikeliling Pencemaran Lingkungan, DKI Terjunkan Tim Ahli )

Untuk itu, kata dia, petugas akan melakukan penyisiran ke dua titik dugaan pencemaran detergen, yakni ke Margahayu, Bekasi Timur dan Kemang, Bekasi Selatan. Jika ditemukan pembuang limbah detergen itu maka pemerintah daerah akan melakukan evaluasi terhadap sejumlah pelaku usaha di rumah pertokoan (Ruko) yang membuka usaha laundry.

Kata dia, hasil penelitian pihaknya 2018 di Kali Bekasi, ditemukan kandungan yang terdapat chrome hexavalent dan Chen Ical Oxygen Demand (COD). Kalau COD melebihi baku mutu sangat mempengaruhi kualitas air sungai chromic atau logam berat yamg terlarut dalam air. Dimana itu bersifat racun dan bersifat karsinogen (zat yang dapat menyebabkan penyakit kanker).
(mhd)
Berita Terkait
Tercemar Limbah, Kali...
Tercemar Limbah, Kali Bekasi Berbusa dan Keluarkan Bau Busuk
Pemkab Bekasi Lakukan...
Pemkab Bekasi Lakukan Investigasi Pencemaran Kali Sadang Cibitung
Sungai Jaletreng Berwarna...
Sungai Jaletreng Berwarna Coklat, DLH: Hasil Uji Lab Masih Kategori Aman
DLHK Masih Telusuri...
DLHK Masih Telusuri Penyebab Kali di Cimanggis Depok Dipenuhi Busa
5 Sungai Paling Kotor...
5 Sungai Paling Kotor di Bekasi, Limbah Pabrik dan Sampah Jadi Masalah Utama
Viral Busa Menggunung...
Viral Busa Menggunung di Kali Baru Cimanggis, Begini Hasil Penelusuran DLHK Depok
Berita Terkini
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
46 menit yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
1 jam yang lalu
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
1 jam yang lalu
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
1 jam yang lalu
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
2 jam yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
2 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved