Bupati Buru Selatan dan 2 Tokoh Maluku Terima Penghargaan di Ajang HPN

Sabtu, 09 Februari 2019 - 09:18 WIB
Bupati Buru Selatan...
Bupati Buru Selatan dan 2 Tokoh Maluku Terima Penghargaan di Ajang HPN
A A A
SURABAYA - Bupati Buru Selatan Provinsi Maluku , Tagop Sudarsono Soulisa, dan dua tokoh Maluku menerima penghargaan sebagai bupati peduli olahraga pada ajang Golden Award Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Surabaya, Jawa Timur, Jumat malam (8/2/2019).

Selain Tagop, dua tokoh Maluku yang mendapat penghargaan adalah Brigjen TNI (purn) Karel Ralahalu (mantan Gubernur Maluku) dan Wiem Gomies (Legenda Tinju Maluku). (Baca Juga: 12 Personel Polda Maluku Terbaik Raih Penghargaan dari Kapolda )

Bupati Tagop oleh PWI Pusat dinilai sangat memperhatikan dan intens dalam pengembangan berbagai cabang olahraga di Kabupaten Buru Selatan. Beberapa cabang olahraga yang vakum kemudian diaktifkan lagi oleh Bupati Tagop.

Hal lain yang dinilai sebagai keberhasilan Bupati Buru Selatan yang kini sedang menjalani periode kedua kepemimpinan adalah kemampuannya membangun sinergitas cabang olahraga dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI ) Provinsi Maluku. Serta satu hal yang paling nyata adalah bahwa Bupati Tagop Soulisa menjadi Ketua Pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Provinsi Maluku.

Pada acara penyerahan penghargaan , Bupati Tagop Soulisa menghadiri dan langsung menerima penghargaan bergengsi tersebut. Sedangkan dua tokoh lainnya, yakni Wiem Gomies dan Karel Ralahalu yang berhalangan hadir diwakili oleh Pengurus PWI Provinsi Maluku.

Ketua PWI Provinsi Maluku Izaac Tulalessy mengatakan, Karel Ralahalu dianugerahi penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Olahraga. Sedangkan Wiem Gomies dianugerahi penghargaan Lifetime Achievement.

“Pak Karel Ralahalu oleh SIWO PWI Pusat dinilai sebagai tokoh yang mampu membangkitkan kembali prestasi olahraga Maluku yang sempat terpuruk akibat konflik,” ungkap Tulalessy dalam keterangan tertulisnya.

Sedangkan legenda Tinju Maluku Wiem Gomies mendapat penghargaan Lifetime Achievement atas pengabdian di dunia Tinju Maluku maupun Indonesia yang tanpa batas. Wiem Gomies merupakan satu-satunya petinju Indonesia yang sudah mengikuti semua jenjang kejuaraan tinju amatir mulai dari Kejurnas, PON, SEA Games, Asian Games, kejuaraan Asia, Kejuaraan Dunia, hingga olimpiade.

Prestasi fenomenalnya adalah merebut dua medali emas kelas menengah Asian Games pada 1970 dan 1978, serta Juara Asia 1972. Wiem Gomies sendiri sejak gantung sarung tinju tahun 1984, sampai saat ini masih menjadi pelatih tinju.“Saat ini Om Wiem Gomies masih melatih tim PPLP Tinju Maluku,” tutup Tulalessy. (Baca Juga: Investor China Lirik Maluku untuk Investasi )
(rhs)
Berita Terkait
Doa Bersama Mengenang...
Doa Bersama Mengenang Tokoh Pers Nasional Atmakusumah Asraatmadja
BPDPKS Terima Penghargaan...
BPDPKS Terima Penghargaan Pembinaan Pers dari PWI Pusat dalam Hari Pers Nasional 2021
Hari Pers Nasional 2026,...
Hari Pers Nasional 2026, Iwakum Raih Penghargaan dari PWI
Taufan Pawe Raih Penghargaan...
Taufan Pawe Raih Penghargaan Dipuncak Peringatan HPN
Wartawan Ini Menolak...
Wartawan Ini Menolak Jadi Gubernur Pertama Kalimantan
HPN 2022, Jokowi: Terima...
HPN 2022, Jokowi: Terima Kasih, Pers Sudah Bangun Optimisme Hadapi Pandemi
Berita Terkini
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong Jaktim, Diduga Kehabisan Napas
50 menit yang lalu
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
1 jam yang lalu
Rantis Brimob Siaga...
Rantis Brimob Siaga di Mabes Polri di Tengah Pengusutan Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
2 jam yang lalu
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
3 jam yang lalu
Rayakan Hari Jadi, Ancol...
Rayakan Hari Jadi, Ancol Gratiskan Tiket Masuk pada 10 Juli Besok
4 jam yang lalu
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
4 jam yang lalu
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved