Wali Kota Jaksel Cari Penyebab Tawuran Warga di Manggarai dan Tebet
Rabu, 06 Februari 2019 - 19:16 WIB
Wali Kota Jaksel Cari Penyebab Tawuran Warga di Manggarai dan Tebet
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan masih mendalami penyebab tawuran yang terjadi belakangan ini sekitar Pasar Rumput dan Tebet. Bila permasalahan sudha diketahui barulah dilakukan kebijakan yang tepat guna mengakhiri perseteruan warga di dua wilayah tersebut.
"Semalam saya kaget juga ada tawuran dua tempat di Jalan Dr Saharjo sama di Pasar Rumput. Kita prihatin saja dan kemarin saya sudah sampaikan juga kepada Camat Setiabudi kemudian sudah koordinasi juga dengan Wali Kota Jakarta Pusat terkait dengan Menteng kan dan Pasar Manggis," ungkap Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali saat dihubungi, Rabu (6/2/2019).
Atas insiden tersebut, Marullah menuturkan, akan mendalami permasalahan tawuran di dua tempat tersebut. Setelah itu barulah diambil tindakan. "Apa yang kita lakukan? Saya rasa kita lagi kepengin menjalin hubungan antara masyarakat-masyarakat yang bertikai," tutur Marullah.
Menurutnya, penyebab tawuran adalah para pemuda sekitar yang tengah mencari eksistensi diri."Motifnya apa ya kayak yang dulu-dulu saja, mereka senang saja gitu anak-anak muda yang pengen menunjukan eksistensi kemudian ada beberapa yang masih belum bisa didalami. Misalnya ada pengalihan isu yang seperti itu," ujarnya.
Marullah mengungkapkan, beberapa orang provokator tawuran sudah diamankan oleh pihak berwajib. Dia pun menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk mengusut tuntas kasus itu.
"Yang di Pasar Manggis sudah diamankan polisi. Ada beberapalah dari pihak polsek yang sudah disampaikan kepada saya sedang didalami," ucapnya.
"Semalam saya kaget juga ada tawuran dua tempat di Jalan Dr Saharjo sama di Pasar Rumput. Kita prihatin saja dan kemarin saya sudah sampaikan juga kepada Camat Setiabudi kemudian sudah koordinasi juga dengan Wali Kota Jakarta Pusat terkait dengan Menteng kan dan Pasar Manggis," ungkap Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali saat dihubungi, Rabu (6/2/2019).
Atas insiden tersebut, Marullah menuturkan, akan mendalami permasalahan tawuran di dua tempat tersebut. Setelah itu barulah diambil tindakan. "Apa yang kita lakukan? Saya rasa kita lagi kepengin menjalin hubungan antara masyarakat-masyarakat yang bertikai," tutur Marullah.
Menurutnya, penyebab tawuran adalah para pemuda sekitar yang tengah mencari eksistensi diri."Motifnya apa ya kayak yang dulu-dulu saja, mereka senang saja gitu anak-anak muda yang pengen menunjukan eksistensi kemudian ada beberapa yang masih belum bisa didalami. Misalnya ada pengalihan isu yang seperti itu," ujarnya.
Marullah mengungkapkan, beberapa orang provokator tawuran sudah diamankan oleh pihak berwajib. Dia pun menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk mengusut tuntas kasus itu.
"Yang di Pasar Manggis sudah diamankan polisi. Ada beberapalah dari pihak polsek yang sudah disampaikan kepada saya sedang didalami," ucapnya.
(whb)