Sembilan Puskesmas Bekasi Terancam Tak Bisa Layani Pasien BPJS

Kamis, 31 Januari 2019 - 15:04 WIB
Sembilan Puskesmas Bekasi...
Sembilan Puskesmas Bekasi Terancam Tak Bisa Layani Pasien BPJS
A A A
BEKASI - Sebanyak sembilan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Bekasi terancam diputus kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Sebab, sembilan Puskesmas tersebut hingga saat ini belum terakreditasi melalui Komisi Akreditasi Kementerian Kesehatan.

Sembilan puskesmas itu di antaranya Puskesmas Cikarang, Cibatu, Setu 2, Sukaraya, Tridaya Sakti, Bahagia, Setia Mulya, Wanajaya, dan Setia Mekar."Tahun ini kita sedang proses, dan kami targetkan tahun ini sudah terakreditasi," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti, Kamis (31/1).

Menurut Sri, dengan belum terakreditasi dikhawatirkan kerja sama dengan BPJS tidak dilanjutkan karena persoalan itu. Untuk itu, Pemkab Bekasi terus mengejar akreditasi sembilan Puskesmas tersebut."Targetan kita pertengahan tahun ini, semua Puskesmas itu sudah terakreditasi dan kerja sama BPJS berlanjut," katanya.

Saat ini di Kabupaten Bekasi terdapat 44 Puskesmas, 35 di antaranya telah mendapatkan akreditasi melalui Komisi Akreditasi Kementerian Kesehatan periode 2017-2018 lalu. Bahkan, Kementerian Kesehatan sebelumnya telah mengeluarkan instruksi kepada pemerintah daerah agar 2020 seluruh layanan fasilitas kesehatan terakreditasi.

Apalagi, lanjut dia, akreditasi terhadap fasilitas kesehatan dilakukan setiap tiga tahun sekali, tidak terkecuali Puskesmas. Hal ini merujuk pada regulasi Permenkes No 75/2014. Namun, jika sampai 2020 belum terakreditasi, secara otomatis kerja sama dengan BPJS Kesehatan akan terputus.

Enny menjelaskan, jika hal itu terjadi maka Puskesmas tidak lagi bisa menerima pasien BPJS dan dampaknya masyarakat tidak bisa lagi mendapat layanan fasilitas kesehatan yang dekat dengan tempat tinggalnya. Adapun standar penilaian akreditasi Puskesmas meliputi administrasi dan manajemen lingkungan Puskesmas.

Kemudian upaya kesehatan perorangan, serta upaya kesehatan masyarakat. Sehingga, ketika Puskesmas telah lolos akreditasi maka layanan yang diberikan ke warga akan lebih baik. Oleh sebab itu pihaknya saat ini tengah meningkatkan aspek penilaian akreditasi di sembilan unit Puskesmas tersebut.

Kabid Layanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Wawan Hermawan menambahkan, proses akreditasi sembilan Puskesmas itu hingga kini masih dalam proses dan ditargetkan tahun ini rampung."Kita kejar terus, dan tahun ini kita upayakan sudah bisa terakreditasi semua," tambahnya.

Menurutnya, instruksi Kemenkes soal akreditasi layanan kesehatan suatu hal yang baik. Sebab, dengan adanya akreditasi ini layanan yang diberikan ke warga akan lebih baik. Sehingga, layanan kesehatan bisa tertata lagi dengan baik dari segi pelayanan maupun fasilitas yang diberikan pemerintah kepada warganya.

"Dengan yang belum terakreditasi mereka sama saja tetap melayani tapi yang pasti jika dibanding dengan yang sudah terakreditasi, mereka lebih tertata terutama aspek-aspek yang jadi poin penilaian akreditasi," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
8 Juta Masyarakat Ikut...
8 Juta Masyarakat Ikut Cek Kesehatan Gratis, 3 Penyakit Ini Paling Banyak Ditemukan
Kepuasan Masyarakat...
Kepuasan Masyarakat Terhadap Layanan Kesehatan Gratis di Pangandaran Tergolong Baik
Relawan Ganjar Bantu...
Relawan Ganjar Bantu Masyarakat Dapat Akses Kesehatan Gratis
Camat Bekasi Selatan:...
Camat Bekasi Selatan: ICHC Berikan Layanan Kesehatan Terbaik untuk Masyarakat
Pertamina Retail Gelar...
Pertamina Retail Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di SPBU Jakarta dan Bekasi
Layanan Kesehatan Homecare...
Layanan Kesehatan Homecare Lorong ke Lorong
Berita Terkini
Polisi Tetapkan Pengirim...
Polisi Tetapkan Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah sebagai Tersangka
56 menit yang lalu
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
1 jam yang lalu
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
3 jam yang lalu
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
4 jam yang lalu
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
4 jam yang lalu
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved