Dua Pelaku Sindikat Pencurian Perangkat Keras Menara BTS Diringkus

Rabu, 30 Januari 2019 - 16:21 WIB
Dua Pelaku Sindikat...
Dua Pelaku Sindikat Pencurian Perangkat Keras Menara BTS Diringkus
A A A
BOGOR - Sindikat pencurian perangkat keras atau hardware menara Base Transceiver Station (BTS) sejumlah provider seluler di Kabupaten Bogor diringkus petugas Polres Bogor. Dua pelaku YPO (39), dan FH (50) diciduk setelah beraksi di lokasi.

"Pelaku melakukan aksi pencurian perangkat modul tower Indosat, Telkomsel, XL di enam lokasi Kabupaten dan Kota Bogor," ungkap Kapolres Bogor, AKBP A.M Dicky Pastika Gading, kemarin.

Menurut Dicky, modul-modul komponen ini biasa digunakan sebagai perangkat hardware dari tower-tower BTS. "Perlengkapan ini apabila diambil tentunya tidak akan berfungsi secara baik, sinyal-sinyal (seluler) juga akan berkurang kekuatannya," katanya.

Komponen hardware BTS ini, lanjut Dicky, bukan benda yang mudah didapat karena penggunaannya cukup spesifik. Sehingga tak menutup kemungkinan bahwa para pelaku ini sebelumnya sudah tahu betul terkait komponen-komponen BTS yang berharga tinggi tersebut.

"Ini harganya cukup mahal serta tidak bisa digunakan sembarangan karena termasuk barang yang spesifik untuk digunakan. Oleh karena itu kerugian daripada provider itu selain masyarakat juga penggunaan HP terganggu juga kerugian daripada material yang mencapai miliaran," ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Benny Cahyadi menjelaskan saat melakukan aksinya, pelaku juga menggunakan identitas palsu. Modus operandi menyamar sebagai salah satu pekerja dengan mengenakan baju termasuk identitas yang dipalsukan.

"Ada satu benda komponen hardware berbentuk kotak seukuran CPU yang harganya mencapai Rp200 juta. Biasanya terjadi pencurian baterai, tapi hal ini baru terungkap dimana spesifik komponen tertentu saja dan memang diketahui termasuk pen-suplai kita periksa karena kita ketahui barang ini tidak diperjualbelikan bebas dan harganya cukup mahal," ujarnya.

Dari tangan para pelaku, petugas menyita barang bukti berupa empat unit WBPD, dua unit UBBd6, satu unit Base Band, dua DUW, 57 rol kabel warna kuning,13 rol kabel warna hitam, tiga rol kabel warna abu-abu, satu rol kabel warna putih, 87 dus Box APV merk Ericsson, satu kardus putih merk Roxtec, satu kardus coklat kecil merk Huwaei berisi dua Sabreg, tiga kardus kecil isi delapan unit UBBd6, 105 buah kardus kecil merk 3M, lima buah Safety belt, 10 colokan listrik, dua pendingin / Ven, dan 12 dus kosong.
(whb)
Berita Terkait
Empat WNI Pakistan Terjerat...
Empat WNI Pakistan Terjerat Kasus Pencurian di Surabaya
Google Nyerah Hadapi...
Google Nyerah Hadapi Malware Joker, Dihapus Tetap Saja Mengancam
Cermati, Ini 8 Cara...
Cermati, Ini 8 Cara Hindari Kejahatan Skimming ATM
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Polisi Lumpuhkan Pelaku...
Polisi Lumpuhkan Pelaku Pencurian Motor
Terlibat Pencurian Ikan...
Terlibat Pencurian Ikan Ilegal, 24 Nelayan Vietnam Dideportasi
Berita Terkini
Warga Pertanyakan Perubahan...
Warga Pertanyakan Perubahan Aliran Kali Cikokol dan Luas Taman Potret
1 jam yang lalu
BMKG Operasikan Radar...
BMKG Operasikan Radar Laut Canggih di Sumatera, Percepat Peringatan Dini Tsunami
1 jam yang lalu
Soroti Kasus Penyiksaan...
Soroti Kasus Penyiksaan di Bandung, Wakil Ketua DPRD Jabar Gagas Siskamling Digital
1 jam yang lalu
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1,4 Km, PVMBG: Waspada Awan Panas dan Guguran Lava
2 jam yang lalu
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
12 jam yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
12 jam yang lalu
Infografis
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved