Air Laut Meninggi, Pemukiman Warga di Jakarta Barat Tergenang

Jum'at, 25 Januari 2019 - 17:53 WIB
Air Laut Meninggi, Pemukiman...
Air Laut Meninggi, Pemukiman Warga di Jakarta Barat Tergenang
A A A
JAKARTA - Hujan deras yang melanda Jakarta beberapa hari terakhir dan tinggi debit air laut membuat sejumlah pemukiman warga di Jakarta Barat tergenang banjir . Kondisi ini membuat aktivitas warga sempat terganggu.

Beruntung genangan tak berlangsung lama. Hingga siang tadi, sejumlah kawasan yang tergenang mulai menyurut. Aktivitas kembali normal.

Pantauan KORAN SINDO, genangan ini tercatat di sejumlah titik kecamatan di antaranya, kawasan Green Garden, Kebon Jeruk. Pemukiman Rawa Buaya, Cengkareng. Dan RW 07 Pegadungan, Kalideres. Genangan di beberapa titik itu berkisar hingga 20 sentimeter hingga satu meter. Bahkan beberapa di antaranya masuk ke rumah warga.

Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu, mereka kemudian disibukan mengevakuasi sejumlah barang berharga dari lokasi tergenang ke tempat yang lebih tinggi.

"Saya sampai izin dulu ke kantor tadi pagi mas," ucap Yogi (29), warga RW 07 Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (25/1/2018).

Rumah Yogi sendiri terendam setelah hujan deras melanda kawasan itu. Genangan setinggi pinggang orang dewasa sempat terjadi di rumahnya sejak subuh tadi. Ia kemudian mengangkut sejumlah benda berharga untuk dibawa ke rumah tetangga yang berlantai dua.

Lain halnya dengan di kawasan Green Garden, Kebon Jeruk. Hujan deras membuat aktivitas warga terganggu. Kemacetan kemudian terjadi di kawasan itu lantaran kendaraan memperlambat lajunya menghindari genangan.

Petugas kepolisian kemudian tampak sibuk mengatur lalu lintas. Sebelum akhirnya kemacetan di kawasan itu terurai.

"Genanganya cukup aneh. Karena sudah hampir dua tahun kawasan ini bebas banjir," kata Yayat (39), pengendara yang melintas di kawasan ini.

Kasudin Sumber Daya Air Jakarta Barat, Imron Syahrin mengakui genangan terjadi di sejumlah titik. Bahkan dirinya mencatat hanya Kecamatan Palmerah dan Kembangan saja yang tercatat tidak mengalami genang.

"Penyebabnya karena aliran air meninggi. Kali kali kemudian meluap dan menyebabkan banjir di beberapa titik," ucap Imron.
Air Laut Meninggi, Pemukiman Warga di Jakarta Barat Tergenang
Kondisi kali, kata Imron, diperburuk dengan air laut yang meninggi. Sementara waduk tak lagi kosong. Karena itu di tambah dengan air hujan, pihaknya terpaksa menutup sejumlah pintu air agar air dari kali tak masuk ke pemukiman.

"Tapi sejak siang tadi genangan mulai menyurut," ucapnya sembari mengatakan jam 14.00 WIB ada 80 persen genangan menyurut.

Selain karena hujan dan kiriman air dari Bogor. Imron melanjutkan, genangan yang terjadi di Taman Sari dan Tambora disebabkan karena sampah di tali-tali air. Kala itu kasur tersangkut di tali dan menyebabkan genangan setinggi semeter. "Setelah sampah diangkut, air kembali lancar," tutup Imron.
(mhd)
Berita Terkait
Usai Bersih-bersih Pascabanjir,...
Usai Bersih-bersih Pascabanjir, Pemkot Jakbar Semprotkan Disinfektan di Kalideres
Cegah Banjir, Gerebek...
Cegah Banjir, Gerebek Lumpur Dilakukan Pemkot Jakbar
Pemkot Jakbar Bangun...
Pemkot Jakbar Bangun Kolakan di Pesakih, Warga: Pikirkan juga Pembuangan Airnya
Cegah Banjir, Pemkot...
Cegah Banjir, Pemkot Jakbar Bersihkan Saluran Air di Depan MNC Studio
Pemkot Jakbar Tangani...
Pemkot Jakbar Tangani Banjir di Tegal Alur, Tokoh Pemuda: Terus Keruk Sumbatan
Penghujan Tiba, Pemkot...
Penghujan Tiba, Pemkot Jakbar Kebut Proyek Banjir di Latumeten
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
4 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
4 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
6 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
6 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
6 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
6 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved