Jumlah Anak Wajib Miliki KIA di Tangerang Capai 353 Ribu Jiwa

Senin, 14 Januari 2019 - 22:20 WIB
Jumlah Anak Wajib Miliki...
Jumlah Anak Wajib Miliki KIA di Tangerang Capai 353 Ribu Jiwa
A A A
TANGERANG - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang mencatat sebanyak 353.000 anak wajib memiliki Kartu Identitas Anak (KIA). Kartu ini diperuntukan bagi anak-anak usia 0 hingga 17 tahun kurang satu hari.

"Ada sebanyak 353.000 anak yang wajib KIA. Dihitung dari bayi yang baru dilahirkan, sampai remaja yang berusia 17 tahun. KIA ini akan habis masa berlakunya jika ada KTP," ungkap Kepala Disdukcapil Kota Tangerang, Dedi Budiawan kepada SINDOnews pada Senin (14/1/2019).

Menurut Dedi, KIA sama dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pada orang dewasa. Hanya saja, bagi anak yang usia di bawah 5 tahun, kartu KIA-nya tidak ada fotonya. "Wajib iya, kayak KTP orang dewasa. Hanya sebagai identitas penduduk yang kebetulan belum punya KTP. Tapi bukan jadi syarat masuk sekolah. Tidak ada itu. Kalau ada yang bilang, namanya hoax," jelasnya.

Dedi menuturkan, informasi hoax KIA sebagai syarat masuk sekolah, memang sudah meresahkan. Selain disebarkan oleh oknum petugas Disdukcapil, juga oleh masyarakat."Saya bilang tangkep yang suka bikin aturan aneh-aneh atau hoax. Itu oknum. Itu petugas hoax. Tangkap. Laporkan tim saber pungli. Itu dia yang akhirnya bikin pungli. Enggak ada petugas kami yang gitu," sambungnya.

Sejak KIA mulai diterbitkan, antusiasme warga untuk membuat sangat tinggi. Dalam tempo empat bulan, sejak loket pembuatan KIA di kantor Disdukcapil dibuka, serta layanan keliling dilakukan, ada 44 ribu KIA.

Pihak Disdukcapil pun mengaku kewalahan melakukan pelayanan. Hingga akhirnya loket pembuatan KIA di kantor Disdukcapil ditutup, dan pembuatannya dilakukan secara kolektif di sekolah, dan kelurahan. "Sudah ada 100 sekolah yang bisa kolektif. Warga suka aneh. Banyak pilihan, tapi milih yang susah, yang antre. Ada kolektif, online, kenapa gak tempuh itu," ungkap Dedi.

Menurutnya, saat ini mulai banyak pungutan liar pembuatan KIA secara kolektif. Dirinya pun dengan tegas akan menolak setiap pungutan dan akan menindak tegas petugas yang berani mengambil pungli dari warga.

"Tuh kan mulai ada pungli. Ada yang gratis kolektif atau online, pilih yang bayar. Silakan (jastip), tapi akan kami tolak. Hanya via sekolah dengan pengantar resmi dari kepsek yang akan kami layani," paparnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Taryono menegaskan, untuk masuk sekolah sama sekali tak disyaratkan anak memiliki KIA. "Dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tidak ada sama sekali syarat harus memilki KIA. Bukan untuk masuk sekolah. Saya sudah sampaikan beberapa kali. Tetapi, KIA itu memang penting," jelasnya.

Menurutnya, pembuatan KIA penting untuk melindungi anak. Dengan adanya KIA, pemerintah bisa mendata jumlah anak yang ada di Tangsel, selain dari akta kelahiran.
(whb)
Berita Terkait
Pemkot Tangerang Pastikan...
Pemkot Tangerang Pastikan 146 Sekolah Swasta Gratis
Pemkot Tangerang Kembangkan...
Pemkot Tangerang Kembangkan Wisata Edukasi
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Minta Kemudahan Pelayanan Masyarakat Harus Jadi Budaya
Puluhan Pedagang Emas...
Puluhan Pedagang Emas Pasar Anyar Tangerang Mendaftar untuk Relokasi
Dua Hari PSBB di Kota...
Dua Hari PSBB di Kota Tangerang, Wali Kota Arief Datangi Check Point untuk Evaluasi
Pemkot Tangerang Berlakukan...
Pemkot Tangerang Berlakukan PSBB, Wali Kota Arief Ajak Masyarakat Disiplin
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
40 menit yang lalu
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
5 jam yang lalu
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
5 jam yang lalu
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
6 jam yang lalu
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
6 jam yang lalu
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
6 jam yang lalu
Infografis
Robi Darwis, Anak Emas...
Robi Darwis, Anak Emas Gerald Vanenburg di Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved