Pengguna Narkotika di Kepri Tinggi, Mustofa Widjaja Tawarkan Solusi

Sabtu, 12 Januari 2019 - 18:40 WIB
Pengguna Narkotika di...
Pengguna Narkotika di Kepri Tinggi, Mustofa Widjaja Tawarkan Solusi
A A A
KEPRI - Selama tahun 2018 setidaknya terdapat 49 kasus tindak pidana narkotika dengan 86 tersangka. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNKP) mengamankan 53.771,6 gram sabu dan ganja seberat 211,88 gram.

Sebagai provinsi kepulauan dan perbatas, Kepri sangat rentan sebagai jalur masuk peredaran narkotika jaringan internasional. Dalam hal penggunaan Kepri menjadi provinsi terbesar di Indonesia dengan 20 ribu pengguna.

Pecandu paling banyak berada di kisaran usia produktif, antara 20 sampai 30 tahun. Jika tidak dilakukan penanganan serius, kondisi tersebut akan sangat membahayakan masa depan bangsa.

Menangapi hal tersebut, Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPD Dapil Kepri, Mustofa Widjaja meminta semua pihak untuk menjadikan perang terhadap narkotika sebagai agenda bersama. Karena saat ini Kepri sudah masuk pada tahapan darurat narkotika, karena pengguna terbesar berada di kisaran usia produktif.

"Kita sedang darurat narkotika di Kepri, sangat berbahaya untuk masa depan bangsa dan negara. Saya berharap semua pihak satu visi untuk perang terhadap narkotika, Kepri punya semua potensi untuk menjadi pusat distribusi barang terlarang tersebut dari dunia internasional. Mengamankan Kepri sama dengan mengamankan Indonesia dari peredaran narkotika," ujar Mustofa Widjaja kepada wartawan, Sabtu (12/1/2019).

Mantan Ketua BP Batam tersebut menambahkan, strategi untuk memberantas narkotika harus dilakukan secara menyeluruh. Pertama, dari struktur yang berkaitan dengan peran pemerintah mulai dari tingkat RT hingga provinsi, serta memperkuat pengamanan perbatasan.

Kedua, secara kultural dengan pelibatan masyarakat dengan beragam sosialiasi terutama untuk kalangan muda. "Pemberantasan narkotika tidak bisa hanya dilakukan beberapa pihak, harus semuanya terlibat. Target berjangka harus dimiliki pemerintah agar mampu memastikan generasi muda kita selamat dari narkotika. Ini menjadi ikhtiar saya bersama yang lain untuk masa depan Kepri," tutupnya.
(kri)
Berita Terkait
Sorot Kasus Narkoba...
Sorot Kasus Narkoba di Tangsel, Bacaleg Perindo: Pengguna Harus Mendapatkan Rehabilitasi yang Benar
Selamatkan Generasi...
Selamatkan Generasi Muda, Bacaleg Perindo Budy Tjoanda Akan Hidupkan Kembali Kampung Anti Narkoba
DPP PPP Fasilitasi Bacaleg...
DPP PPP Fasilitasi Bacaleg DPR Penuhi Persyaratan Melalui Tes Kesehatan
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Bacaleg PKB Rosmaida...
Bacaleg PKB Rosmaida Fokus pada Pengembangan UMKM
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Berita Terkini
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
2 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
3 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
3 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
4 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
5 jam yang lalu
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved