TPA Burangkeng di Bekasi Overload, Rencana Perluasan Terbentur RTRW

Jum'at, 11 Januari 2019 - 16:03 WIB
TPA Burangkeng di Bekasi...
TPA Burangkeng di Bekasi Overload, Rencana Perluasan Terbentur RTRW
A A A
BEKASI - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng di Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi sudah tidak bisa menampung tumpukan sampah atau overload. Apalagi, kondisi TPA milik Pemerintah Kabupaten Bekasi itu saat ini menggunung dan sudah mencapai 30 meter dari permukaan tanah.

Kabid Kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Dodi Agus Suprianto mengatakan, kondisi over kapasitas TPA Burangkeng sudah terjadi sejak lama dan sampah dari 23 Kecamatan sudah tidak bisa ditampung di Burangkeng. "Kondisinya memang sudah tinggi. Dan memang sudah overload," katanya kepada wartawan, (11/1/2019).

Sejauh ini, kata dia, belum ada rencana pelebaran untuk TPA. Hal itu dikarenakan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bekasi belum direvisi. Sehingga, membutuhkan keterlibatan organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya untuk mengubahnya. Saat ini, solusinya hanya melakukan pemerataan di atas puncak gundukan.

Sehingga, lanjut dia, keberadaan sampah baru bisa ditumpuk tanpa harus memikirkan adanya zona baru. Dodi mengaku, pihaknya belum memikirkan terkait kerjasama dengan pihak ketiga agar menjadi industrialisasi sampah. Sebab, kerjasama itu malah akan menambah beban keuangan daerah. "Tidak ada yang gratis dalam pengelolaan energi sampah," ungkapnya.

TPA Burangkeng itu sudah berumur hampir 22 tahun dan luasnya dari dulu sampai sekarang hanya memiliki 11,8 hektare. Setiap hari ada 125 mobil yang masuk ke lokasi pembuangan. Diantaranya 89 mobil dari Dinas Lingkungan Hidup, 48 mobil dari Dinas Perdagangan Pasar, dan dari swasta kurang lebih sekitar 30 mobil.

Dalam sehari, kata dia, sampah yang masuk ke TPA Burangkeng mencapai 750 ton. Sampah itu terdiri dari sampah rumah tangga, pasar maupun sampah yang dihasilkan perusahaan. "Usia TPA sudah tua, dan belum direvisi aturan pengembangan wilayah pembuangan. Hal itu yang sedang kita pikirkan kedepanya," tegasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Pemkab Bekasi Tutup...
Pemkab Bekasi Tutup Tempat Pembuangan Sampah Liar di Jayamukti
Bentuk Satgas, Pemkab...
Bentuk Satgas, Pemkab Bekasi Tetapkan Status Darurat Sampah
Tim Biawak Mulai Bersihkan...
Tim Biawak Mulai Bersihkan Sampah dari Kali Pisangan Bekasi, Total Diperkirakan Capai 90 Ton
Atasi Sampah di Sungai,...
Atasi Sampah di Sungai, Pemkab Bekasi Pasang Jejaring Besi
Sampah Sepanjang 700...
Sampah Sepanjang 700 Meter Penuhi Kali Jambe, Ini yang Kerap Picu Banjir di Bekasi
Pemkab Bekasi Ancam...
Pemkab Bekasi Ancam Pembuang Sampah di Bantaran Kali CBL ke Ranah Hukum
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
6 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
6 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
7 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
7 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
9 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved