Bupati Halbar Beri Insentif bagi Para Imam dan Pendeta

Senin, 07 Januari 2019 - 14:43 WIB
Bupati Halbar Beri Insentif...
Bupati Halbar Beri Insentif bagi Para Imam dan Pendeta
A A A
JAILOLO - Bupati Halmahera Barat (Halbar) Danny Missy memberikan insentif kepada 384 imam dan pendeta yang tersebar di 9 kecamatan, Sabtu (5/1/2019).

Pemberian insentif tersebut mendapat apresiasi kalangan pendeta. Pendeta Yosias Kontrake yang juga Ketua Wilayah GKPMI Kecamatan Jailolo Selatan, mengatakan, dengan insentif tersebut para imam dan pendeta merasa dihargai oleh Pemkab. Menurutnya, para pendeta dan imam membawa tugas memberikan bimbingan kepada umat tentang iman, moral dan etika dalam proses hidup.

"Kami merasa sangat dihargai oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dengan cara memberikan insentif," kata Yosias.

Pemberian insentif memacu semangat para imam dan pendeta dalam melayani pekerjaan Tuhan. Maka sebagai hamba Tuhan, dia menyatakan sangat mendukung penuh Bupati Halbar sebagai mitra gereja.

Pendeta Yosias menuturkan, kebijakan bupati melalui Dinas Sosial (Dinsos) Halbar sangat membantu kerja para imam dan pendeta. "Imam dan pendeta merasa mendapat perhatian langsung dari Pemkab Halbar. Kepedulian pemda terhadap imam dan pendeta sangat baik, jadi kami merasa sangat diperhatikan," tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Samsuri Madjid menambahkan, kebijakan bupati dalam memberikan insentif kepada imam dan pendeta adalah bagian dari meringankan beban yang saat ini dirasakan oleh para pendeta dan imam, karena tugas para mereka sangat berat dalam membimbing umat untuk selalu taat kepada yang maha kuasa.

"Jadi setiap tahun anggaran untuk insentif imam dan pendeta dianggarkan Rp2,2 miliar dan penyerahan dilakukan enam bulan satu kali, sehingga satu tahun dua kali para imam dan pendeta terima insentif," jelasnya.

Dalam kesempatan terpisah Bupati Danny Missy menjelaskan, pembagian insentif imam dan pendeta sedikit mengalami keterlambatan, karena pembagian harus menunggu penetapan APBD.

"Sebelumnya insentif imam dan pendeta Rp500 ribu per bulan, namun ada penambahan sekitar 40 orang, maka terjadi pengurangan Rp 450 ribu, tapi di tahun 2019, insentif sudah kembali normal Rp 500 ribu," tandasnya.
(akn)
Berita Terkait
3 Fakta Hutan Halmahera,...
3 Fakta Hutan Halmahera, Hutan yang Ditempati Suku Togutil
Bejat! Mantan Pejabat...
Bejat! Mantan Pejabat di Halmahera Barat Perkosa Gadis di Semak-semak
Gempa Bermagnitudo 5.5...
Gempa Bermagnitudo 5.5 Guncang Halmahera Barat
Hutan Lestari Sejahterakan...
Hutan Lestari Sejahterakan Masyarakat Halmahera Barat
Gempa M5,4 Guncang Halmahera...
Gempa M5,4 Guncang Halmahera Barat Maluku Utara
Gempa Bumi Bermagnitudo...
Gempa Bumi Bermagnitudo 4,1 Guncang Halmahera Barat
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
4 menit yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
1 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
1 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
2 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
10 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
10 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved