Aksi Perompakan di Perairan Raja Ampat dan Sorong Kian Marak

Jum'at, 04 Januari 2019 - 09:21 WIB
Aksi Perompakan di Perairan...
Aksi Perompakan di Perairan Raja Ampat dan Sorong Kian Marak
A A A
WAISAI - Sejumlah operator kapal wisata di Raja Ampat saat ini resah lantaran maraknya aksi perompakan di perairan laut Raja Ampat dan Sorong, Papua Barat. Dalam sepekan terakhir terjadi kasus perompakan terhadap tiga kapal wisata.

Setidaknya 3 operator kapal rekreasi menderita kerugian akibat pencurian speed boat milik mereka yang digunakan untuk melayani wisatawan.

Terbaru Kapal Pearl of Papua menderita kerugian 2 body speed dengan 3 mesin tempel (outboard engine 40 pk) karena aksi tersebut saat melaju di sekitar Pulau Sop menuju Sorong, pada Rabu (2/1/2019) lalu.

Menurut Yayu Yuniar, selaku co-founder and owner kapal Pearl of Papua, mengaku mengalami kejadian perampokan di laut saat kapal wisata miliknya menempuh perjalanan dari Raja Ampat ke Sorong.

"Aksi pencurian dilakukan pada saat kapal melaju 5-6 knot, perompak memotong tali pengikat speed pada kapal, Kejadian dengan kapal kami terjadi semalam, sekitar pukul 19.30 waktu setempat," ungkap Yayu, Jumat (4/1/2019).

Saat itu kapal sedang melaju kembali ke arah pelabuhan Sorong dengan kecepatan penuh sekita 5-6 knot. Posisi kapal saat itu di sekitar Pulau Soop.

"Dua Speed boat terikat kuat seperti biasanya di badan kapal utama (kapal besar), namun perompak memotong tali speed dan mengambil Speedboat kami sejumlah dua unit," terang Yayu.

Atas kejadian itu, menurut Yayu, dirinya mengalami kerugian sebesar Rp500 juta dan khawatir akan keselamatan operasional kapal menuju perairan Raja Ampat.

Dia juga telah melaporkan kepada pihak berwajib untuk mengambil langkah-langkah hukum. "Secara tertulis dan resmi kami sudah melapor dan membuat berita acara di PolAir di Sorong,” ungkap Yayu.

Dirinya juga sempat mendapat bantuan dari TNI AL yang datang membantu mengejar para pelaku pencurian speedboat miliknya. Yayu mengaku pihak keamanan sangat responsif dalam membantu pencarian.

"Semalam AL sempat melakukan upaya pengejaran, namun tidak berhasil. Tadi pagi pihak PolAir datang membantu melakukan upaya pencarian. Alhamdullilah pihak aparat keamanan terkait responsif menanggapi," tandasnya.

Sebelumnya, dua operator lainnya juga mengalami hal sama. Sedangkan beberapa bulan lalu, satu operator kehilangan dua speednya saat bermalam di sekitaran Pulau Mioskun Raja Ampat. Kondisi ini tidak dapat dibiarkan karena akan mengganggu kenyamanan para wisatawan. Karena insiden ini juga terjadi pada saat wisatawan berada di atas kapal.
(rhs)
Berita Terkait
Bawa Rombongan BUMDes,...
Bawa Rombongan BUMDes, Wakil Bupati Raja Ampat Studi Banding ke Banjarnegara
Polisi Tindak Tegas...
Polisi Tindak Tegas Pelaku Penyerangan Relawan KOKO dan AFU-ORI
Sambut Ganjar Pranowo,...
Sambut Ganjar Pranowo, Masyarakat Raja Ampat Gelar Atraksi Perahu hingga Barapen
Perairan Raja Ampat...
Perairan Raja Ampat Perlu Transformasi Navigasi untuk Cegah Kecelakaan Berulang
Gempa Magnitudo 4,0...
Gempa Magnitudo 4,0 Guncang Raja Ampat Papua Barat
Kunjungi Papua, Capres...
Kunjungi Papua, Capres Ganjar Pranowo Disambut Meriah Warga Raja Ampat
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
2 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
2 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
2 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
3 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved