Usia TPA Sumur Batu Bekasi Tersisa Delapan Bulan

Kamis, 03 Januari 2019 - 16:25 WIB
Usia TPA Sumur Batu...
Usia TPA Sumur Batu Bekasi Tersisa Delapan Bulan
A A A
BEKASI - Lokasi pembuangan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu di Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, ternyata cukup hanya delapan bulan menampung sampah. Padahal, Pemkot Bekasi sudah menambah lahan seluas 3,5 hektare beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jumhana Lutfi mengatakan, kondisi TPA milik Kota Bekasi tersebut hampir melebihi kapasitas yang ada (overload). Kemungkinan hanya mampu menampung sampah selama delapan bulan kedepan, walaupun pada 2017 ada penambahan 3,5 hektare.

“Sekarang ini ketinggian sampah sudah 20 meter dari tanah,” kata Lutfi kepada wartawan Kamis (3/1/2018). Menurut Lutfi, sejak 2017 pemerintah daerah sudah melakukan pembebasan lahan. Apalagi, lahan seluas 6.000 meter yang sudah dibeli untuk dijadikan lokasi pembuangan baru.

Tapi kapasitas itu, hanya bertahan beberapa bulan saja. Sehingga, pemerintah hanya meratakan sampah agar tidak menggunung. Kemudian di tahun yang sama, pemerintah daerah kembali membebaskan lahan seluas 3,5 hektare, yang dijadikan pembuangan di Zona Vb.

Namun, kapasitas itu diperkirakan hanya bertahan delapan bulan di tahun 2019. “Karena memang ada sudah sebagian sampah yang dibuang ke lokasi yang baru, sebelum selesai kontruksi, apalagi kondisinya sudah memprihatinkan, karena tidak muat menampung,” ujarnya.

Bila mengacu pada Keputusan Wali Kota Bekasi bernomor 658.12/kep.377-dinsih/vi/2016 tentang Penunjukkan Lahan sebagai Rencana Perluasan dan Pengembangan TPA Sumur Batu, bahwa pada tahun 2030 Bekasi harus memiliki lahan TPA hingga 38,9 hektare. Untuk luas lahan saat ini totalnya mencapai 19 hektare. Apalagi, Kota Bekasi sudah tidak bisa melakukan pembebasan lahan.

Selain faktor keberadaan lahan, juga masalah harga menjadi masalah yang utama.”Harga lahan sangat tinggi, jadi susah untuk dibebaskan lahanya,” ungkapnya.

Untuk itu, pemerintah daerah akan memaksimalkan industrialisasi sampah di TPA Sumur Batu. Menurut dia, dengan adanya sistem pengolahan sampah menjadi energi akan mengurangi beban sampah yang ada di lokasi pembuangan milik Kota Bekasi tersebut.

Saat ini, untuk volume sampah yang dihasilkan dari masyarakat jumlahnya mencapai 600 ton per tiap hari. Namun, untuk perayaan malam pergantian tahun 2018/2019 penambahan hanya 50 ton.”Penambahanya kecil, karena tidak ada pesta kembang api,” ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Viral, Sayembara Berhadiah...
Viral, Sayembara Berhadiah Rp1 Juta untuk Warga yang Tunjukkan Pembuang Sampah Sembarangan
Produksi Sampah di Kota...
Produksi Sampah di Kota Bekasi Naik 10% Selama Lebaran
Persoalan Gunung Sampah...
Persoalan Gunung Sampah di Bintara, Pemilik Lahan: Pemkot Bekasi Enggak Tanggap
Banjir Sejak Jumat,...
Banjir Sejak Jumat, Sampah di Kota Bekasi Capai 2 Ribu Ton
Sumbat Saluran Irigasi,...
Sumbat Saluran Irigasi, Puluhan Ton Sampah Diangkut ke TPA Burangkeng
Tiru Bogor, Pemkab Bekasi...
Tiru Bogor, Pemkab Bekasi Adopsi Teknik Olah Sampah Organik Spensa
Berita Terkini
Rano Karno Apresiasi...
Rano Karno Apresiasi Perbaikan Saluran Air di Lenteng Agung Kelar 5 Hari, Jalan Arah Depok Bisa Dilalui
1 jam yang lalu
Sengketa Satuan Pendidikan...
Sengketa Satuan Pendidikan Tuntas, UIN Jakarta: Proses Integrasi Disepakati Bersama
1 jam yang lalu
Libur Panjang Dongkrak...
Libur Panjang Dongkrak Kunjungan Mal, APPBI Optimistis Sektor Ritel Tetap Bergairah
2 jam yang lalu
Besarkan Perindo Jatim,...
Besarkan Perindo Jatim, Ahmad Zazuli Ingin Dikenang sebagai Pejuang UMKM
4 jam yang lalu
Dari Satlantas Manado...
Dari Satlantas Manado ke Propam, Karier Moncer Polwan Iptu Priscilla Tissy Atotoy
4 jam yang lalu
Ditjenpas Pastikan Penanganan...
Ditjenpas Pastikan Penanganan Warga Binaan Meninggal di Lapas Palangka Raya Transparan
4 jam yang lalu
Infografis
Gaji Pokok Tentara Pakistan,...
Gaji Pokok Tentara Pakistan, Sersan Rp14 Juta Per Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved