Besok DKI Akan Bahas Nasib Ganjil Genap

Rabu, 26 Desember 2018 - 22:22 WIB
Besok DKI Akan Bahas...
Besok DKI Akan Bahas Nasib Ganjil Genap
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih belum menentukan nasib sistem ganjil genap di Tahun 2019. Keputusan perpanjangan atau tidak baru akan dibahas, Kamis 27 Desember 2018.

"Finalisasi dan rapat evaluasi akan dilakukan besok," kata PLT Kadishub Sigit Wijatmoko di Jakarta, Rabu (26/12/2018).

Dalam keputusan nantinya, Sigit menjelaskan dalam rapat yang dipimpin PLT Assiten Ekonomi itu nantinya akan membahas kelanjutan Ganjil Genap yang habis 31 Desember 2018 mendatang. Kemungkinan pemberlakuan Ganjil Genap di tahun 2019 bisa terjadi.

Sebelumnya Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto mengusulkan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk memperpanjang Ganjil Genap. Hal itu diungkapkan saat datang ke Forum Grup Discussion (FGD), Selasa 18 Desember 2018. Keputusan itu kemudian disetujui oleh Gubernur DKI dengan munculnya Pergub 106 tahun 2018.

Sigit melanjutkan untuk memberlakukan Ganjil Genap di tahun 2019 mendatang. Pihaknya masih mengevaluasi, termasuk catatan baik dari penegakan hukum, seperti efektifitas peningkatan angkutan umum selama kebijakan berlangsung.

"Iya dong harus ada," jawab Sigit saat disinggung kemungkinan munculnya pergub baru.

Sementara mengenai usulan dari pihak lain untuk Ganjil Genap saat FGD lalu. Sigit menegaskan hampir semua pihak menyetujui usulan yang dilontarkan Ditlantas Polda Metro Jaya.

Termasuk mengenai perluasan nantinya. Sigit mengatakan banyak pihak yang meminta agar DKI untuk memperluas kawasan Ganjil Genap, sebab, kata Sigit, adanya ganjil genap membuat volume pengguna angkutan umum meningkat.

"Ada juga meminta ada beberapa simpang yang dihapus agar tidak gamang dalam penegakan hukum," ucapnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf berpendapat Ganjil Genap perlu diperpanjang. Ia melihat ada berbagai sisi negatif dengan pemberlakukan Ganjil Genap.

Yusuf menjabarkan pemberlakuan ganjil genap membuat volume kendaraan yang berkurang, sehingga kecepatan kendaraan bertambah. Kondisi ini membuat masyarakat kemudian menjadikan transportasi umum untuk mobilitas dari dan menuju pusat kota.

"Ini yang kemudian saya sarankan untuk di perpanjang," tegas Yusuf.

Kemudian, adanya ganjil genap, lanjutnya, ia melihat tugas anggota di lapangan berkurang. Kemacetan yang biasa terjadi dapat terurai dengan tidak padatnya kendaraan.

Tak hanya soal hari, Ditlantas juga mengusulkan menambah durasi ganjil genap dari 12 jam menjadi 15 jam. Dengan demikian, Yusuf yakin masyarakat akan nyaman berada di jalan.

"Kalau mau tambah nyaman yang naik transportasi umum. Lagi pula transportasi sekarang lebih baik," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Transportasi Kota, Azas Tigor Nainggolan berpendapat Ganjil Genap di permanenkan. Ia beralasan, penerapan ganjil genap telah membuat perilaku masyarakat berubah.

Terlebih untuk menerapkan ganjil genap ditahun 2019. Tigor melihat DKI akan mudah, karena menurutnya saat ini masyarakat sudah terbiasa.

"Jadi saya sependapat dengan Dirlantas soal perpanjangan. Kalo perlu sampai ERP (Electronic Road Pricing) diterapkan di DKI," kata Tigor.
(mhd)
Berita Terkait
Dukung Penerapan Ganjil...
Dukung Penerapan Ganjil Genap, Transjakarta Sesuaikan Jadwal Layanan Mulai 6 Juni
Jalur Ganjil-Genap di...
Jalur Ganjil-Genap di DKI Jakarta Diperluas, Ini 25 Titiknya
Catat! 25 Ruas Jalan...
Catat! 25 Ruas Jalan Ganjil Genap Diberlakukan Tilang Mulai Hari Ini
Volume Kendaraan Naik...
Volume Kendaraan Naik 6,25 Persen, Jakarta Kaji Perluas Ganjil Genap di 25 Ruas Jalan
Ganjil Genap Berlaku...
Ganjil Genap Berlaku di 25 Ruas Jalan Mulai Hari Ini, Cek Aturannya
Ganjil Genap di Jakarta...
Ganjil Genap di Jakarta Berlaku Jam Berapa?
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
1 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
3 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
3 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
5 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
5 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Potong Pajak Pembelian BBM 5%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved