Ditlantas Usulkan Waktu Ganjil Genap di DKI Diperpanjang hingga 15 Jam

Selasa, 18 Desember 2018 - 21:27 WIB
Ditlantas Usulkan Waktu...
Ditlantas Usulkan Waktu Ganjil Genap di DKI Diperpanjang hingga 15 Jam
A A A
JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengusulkan perpanjangan waktu sistem ganjil genap pada Forum Group Discussion (FGD). Ditlantas menginginkan agar ganjil genap diberlakukan mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf mengatakan, mendukung penuh perpanjangan sistem ganjil genap di sejumlah ruas jalan Ibu Kota. Bahkan, Yusuf menilai sebaiknya ganjil genap diberlakukan secara permanen.

Menurut dia, sistem ganjil genap membuat kemacetan di sejumlah titik berkurang. Bahkan kecepatan kendaraan mengalami pertambahan dari sebelumnya hanya 5-10 kilometer per jam, kini mencapai 20-25 kilometer per jam.

Di beberapa waktu dan lokasi tertentu kecepatan kendaraan mencapai 40 kilometer per jam. Karena itu, Yusuf kemudian meminta agar perpanjangan ganjil genap tidak hanya untuk tambahan hari.

"Kita usulkan penambahan waktu ganjil genap. Bila sebelumnya ganjil genap hanya di waktu pagi dan sore, maka ganjil genap diberlakukan mulai dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB," kata Yusuf kepada SINDOnews pada Selasa (18/12/2018).

Yusuf menyakini penambahan waktu ini akan membuat masyarakat mulai mengalihkan penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum sebagai perjalanan sehari-hari. Sebab bila menggunakan kendaraan pribadi, maka pengguna harus berjalan sebelum pukul 06.00 WIB pagi dan pulang di atas pukul 21.00 malam.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartoro menyambut baik dengan usulan itu. Di mengamini selain Ditlantas, pihaknya juga yang mengusulkan untuk perpanjangan ganjil genap.

“Kalau perlu sampai dengan ERP (electronic road pricing) diterapkan,” kata Bambang. Bambang melanjutkan, penerapan ganjil genap membuat penggunaaan transportasi massal meningkat. Berdasarkan data dihimpun antara di Mei dan Oktober 2018 lalu, pengguna Transjakarta meningkat 40%, sementara Commuter Line 20%.
(whb)
Berita Terkait
Ganjil Genap di Jakarta...
Ganjil Genap di Jakarta Berlaku Jam Berapa?
Kurang Sosialisasi,...
Kurang Sosialisasi, Ganjil Genap di Kota Bogor Belum Efektif
4 Tips Hadapi Ganjil...
4 Tips Hadapi Ganjil Genap Jakarta, Nomor 2 Tinggal Duduk Manis
Polisi Pertimbangkan...
Polisi Pertimbangkan Sanksi Denda Bagi Pelanggar Ganjil Genap di Bogor
Jadwal dan Rute Ganjil...
Jadwal dan Rute Ganjil Genap Jakarta 2025
Larangan Ganjil Genap...
Larangan Ganjil Genap Makin Meluas, Ini Cara Menghindari Tilang Berbekal Google Maps
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
10 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
10 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
11 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
17 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
17 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
19 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved