Lima Pengeroyok TNI Berhasil Dibekuk Polisi di 4 Lokasi Terpisah
Jum'at, 14 Desember 2018 - 18:05 WIB
Lima Pengeroyok TNI Berhasil Dibekuk Polisi di 4 Lokasi Terpisah
A
A
A
JAKARTA - Polisi telah berhasil meringkus lima terduga pelaku pengeroyokan terhadap anggota TNI beberapa waktu lalu di Ciracas, Jakarta Timur. Kelima terduga pelaku itu dibekuk dalam empat tempat terpisah di Jakarta dan Depok.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Roycke Harry Langie menjelaskan, satu tersangka terakhir, Depi (35), diamankan di Restoran Cepat Saji, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (13/12/2018). Ia tak berkutik saat polisi meringkusnya.
"Jadi total ada lima pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan ini," kata Roycke di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (14/12/2018).
Terhadap kasus pengeroyokan itu, Rocke melanjutkan lima orang yang diamankan yakni, Agus Priyantara, Herianto Pandjaitan, Depi, serta sepasang suami istri, Iwan Hutapea dan Suci Ramadhani.
"Satu pelaku berinisial I (Iwan), diketahui terpengaruh minuman alkohol saat peristiwa pemukulan," kata Mantan Kapolres Metro Jakarta Barat ini.
Sementara untuk empat pelaku lainnya, Roycke melanjutkan mereka tidak terpengaruh minuman alkohol. Artinya apa yang dilakukannya dalam kondisi sadar.
Hasil investigasi sementara, lanjut Roycke, faktor psikologis massal yang terjadi, membuat para pelaku berani mengeroyok dua anggota TNI berseragam.
"Kalau kaitan dengan terjadi pengeroyokan itu, ini merupakan psikologi massa, para tersangka melihat temannya (cekcok) kemudian secara bersama-sama melakukan suatu tindakan," katanya.
Sebelumnya, dua anggota TNI, Kapten Komarudin dan Pratu Rivonanda menjadi korban pengeroyokan oleh juru parkir di depan Toko Arudina, Ciracas, Jakarta Timur, Senin 10 Desember 2018. Setelah kejadian itu, Polsek Ciracas kemudian digeruduk ratusan orang tak dikenal hingga berujung pembakaran Polsek Ciracas.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Roycke Harry Langie menjelaskan, satu tersangka terakhir, Depi (35), diamankan di Restoran Cepat Saji, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (13/12/2018). Ia tak berkutik saat polisi meringkusnya.
"Jadi total ada lima pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan ini," kata Roycke di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (14/12/2018).
Terhadap kasus pengeroyokan itu, Rocke melanjutkan lima orang yang diamankan yakni, Agus Priyantara, Herianto Pandjaitan, Depi, serta sepasang suami istri, Iwan Hutapea dan Suci Ramadhani.
"Satu pelaku berinisial I (Iwan), diketahui terpengaruh minuman alkohol saat peristiwa pemukulan," kata Mantan Kapolres Metro Jakarta Barat ini.
Sementara untuk empat pelaku lainnya, Roycke melanjutkan mereka tidak terpengaruh minuman alkohol. Artinya apa yang dilakukannya dalam kondisi sadar.
Hasil investigasi sementara, lanjut Roycke, faktor psikologis massal yang terjadi, membuat para pelaku berani mengeroyok dua anggota TNI berseragam.
"Kalau kaitan dengan terjadi pengeroyokan itu, ini merupakan psikologi massa, para tersangka melihat temannya (cekcok) kemudian secara bersama-sama melakukan suatu tindakan," katanya.
Sebelumnya, dua anggota TNI, Kapten Komarudin dan Pratu Rivonanda menjadi korban pengeroyokan oleh juru parkir di depan Toko Arudina, Ciracas, Jakarta Timur, Senin 10 Desember 2018. Setelah kejadian itu, Polsek Ciracas kemudian digeruduk ratusan orang tak dikenal hingga berujung pembakaran Polsek Ciracas.
(mhd)