Penyidikan Pungli Labuh Tambat Dishub Raja Ampat Tunggu Audit BPK

Kamis, 13 Desember 2018 - 12:44 WIB
Penyidikan Pungli Labuh...
Penyidikan Pungli Labuh Tambat Dishub Raja Ampat Tunggu Audit BPK
A A A
WAISAI - Penanganan Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) staf dinas perhubungan (Dishub) Kabupaten Raja Ampat terkait pungutan liar (pungli), penarikan restribusi labuh tambat kapal di Port Of Waisai terus berjalan dan tidak yang dihentikan penyidik. Hal tersebut ditegaskan Kasat Reskrim AKP Bernadus Okoka, Kamis (12/12/2018) di ruang kerjanya.

Menurut dia, untuk tindaklanjut kasus OTT staf dinas perhubungan Raja Ampat tersebut. Pihak Kepolisian Raja Ampat tinggal menunggu hasil audit investigasi terhadap kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Papua Barat. Pasalnya perhitungan kerugian ini dilakukan di kantor BPK pusat Jakarta bukan di BPK Perwakilan Papua Barat Manokwari.

"Hasil pemeriksaan diawal, kita sudah temukan kerugian negara kurang lebih Rp400 juta untuk satu tahun. Sekarang yang ingin diperiksa, atau diaudit oleh pihak BPK Perwakilan Papua Barat mundur 3 tahun kebelakang. Bila sudah selesai audit dan ditemukan ada kerugian maka status kasus ditingkatkan. Kita juga akan mulai mene-tapkan para tersangka", jelas Kasat Okoka.

Ia membeberkan bahwa, perhitungan kerugian negara kasus OTT dugaan pungli labuh tambat kapal ini cukup rumit. Pasalnya, dokumen bukti bukti penarikan kapal, sebagian tidak ada alias dihilangkan sehingga harus meminta dokumen dari pihak Syahbandar di Raja Ampat. Padahal, dokumen ini sangatlah penting untuk diperlihatkan sebagai bukti pertanggung jawaban.

"Tim audit investigasi dari BPK telah jalan, kita tinggal menunggu hasil saja. Di dalam audit ini, yang akan dilihat jumlah kapal - kapal masuk di Port Of Waisai sesuai Gross Ton (GT). Dimana, jasa restribusi labuh tambat wajib ditagih serta disetorkan kepada bendahara penerima, bukan segaja digelapkan. Apalagi disunat dari jumlah uang yang ditarik lebih fatal lagi", bebernya.

Seraya mengungkapkan, sesuai informasi dari pihak BPK, hasil audit akan diterima tanggal 18 atau 19 Desember 2018. Hasil audit investigasi ini, pihak BPK pusat Jakarta akan mengirim ke Mabes Polri, di lanjutkan ke Polda Papua Barat baru diteruskan ke Polres Raja Ampat. "Terkait kasus OTT ini kita telah memeriksa 6 saksi dan sudah ada bayangan tersangka", ujarnya.

Sekedar diketahui, OTT Pungli restribusi labuh tambat kapal terjadi pada Maret 2018. Dalam operasi ini, tim Saber Pungli Satreskrim Polres Raja Ampat langsung mengamankan tangan tiga staf Dishub Raja Ampat. Mereka yang diamankan 2 status honorer, dan 1 status ASN Dishub yang bertindak sebagai bendahara penerima serta seorang juru bayar agen pelayaran.

Dalam kasus ini, para oknum tersebut melakukan penarikan upah labuh tambat tidak sesuai dengan aturan Perda Kabupaten Raja Ampat. Bahkan penarikan retribusi labuh tambat ini telah berlangsung empat tahun belakangan. Dalam kejadian ini negara diduga mengalami kerugian miliaran rupiah.
(sms)
Berita Terkait
Warga Pulau Terluar...
Warga Pulau Terluar Pangkep Keluhkan Pungutan saat Sambut Kunjungan Pejabat
4 Pejabat di Kabupaten...
4 Pejabat di Kabupaten Tangerang Ditangkap Polisi karena Tersandung Kasus Korupsi
Satgas Saber Pungli...
Satgas Saber Pungli Ajak Masyarakat Aktif Laporkan Pungutan Liar
Deretan Korban Pungutan...
Deretan Korban Pungutan Liar Rumah Tahanan KPK
Satgas Saber Pungli...
Satgas Saber Pungli Ancam Tindak Tegas Pelaku Pungutan Liar Sektor Pelayaran
Mahfud MD: Satgas Saber...
Mahfud MD: Satgas Saber Pungli Masih Diperlukan untuk Berantas Korupsi
Berita Terkini
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
26 menit yang lalu
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
28 menit yang lalu
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
1 jam yang lalu
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
1 jam yang lalu
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
2 jam yang lalu
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
3 jam yang lalu
Infografis
Daud Yordan, The Senator...
Daud Yordan, The Senator yang Raja Kelas Ringan Super
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved