31 Pekerja Dibantai OPM, Ini 24 Nama Pekerja Istaka Karya di Nduga

Selasa, 04 Desember 2018 - 20:25 WIB
31 Pekerja Dibantai...
31 Pekerja Dibantai OPM, Ini 24 Nama Pekerja Istaka Karya di Nduga
A A A
WAMENA - Sebanyak 31 pekerja PT Istaka Karya di Distrik Mbua, Ndunga, Papua dibantai Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM). Pembantaian ke 31 orang pekerja jembatan yang merupakan karyawan PT Istaka Karya ini diduga akibat salah satu pekerja memfoto kegiatan hari ulang tahun (HUT) OPM pada hari Sabtu 1 Desember 2018 lalu.

Berdasarkan informasi yang diperoleh SINDOnews sebelumnya 24 orang pekerja dari PT Istaka Karya yang bertugas di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga tengah mengerjakan proyek jembatan.

Lalu diduga akibat salah satu pekerja memfoto kegiatan hari ulang tahun (HUT) OPM pada hari Sabtu 1 Desember 2018 lalu ke 24 pekerja ini dibunuh oleh anggota KKSB pada hari Sabtu (1/12/2018). Sedangkan delapan lainnya yang sempat menyelamatkan diri dan bersembunyi di salah satu rumah anggota DPRD setempat juga dibunuh pada hari Minggu (2/12/2018) setelah dijemput oleh anggota OPM.

Berikut nama 24 pekerja PT Istaka Karya yang ada di Distrik Yagi, Kabupaten Nduga
Kantor Lapangan :
1. Jhony Arung
2. Anugrah
3. Alrpianus
4. Muh Agus
5. Aguatinus T
6. Martinus Sampe
7. Dirlo
8. Matius
9. Emanuel
10. Calling
11. Dani
12. Tariki

Pekerja di Kali Yigi :
1. Markus Allo
2. Aris Usi
3. Muh Faiz
4. Yusran
5. Ayub
6. Yosafat
7. M Ali Akbar
8. Petrus Ramli
9. Hardi Ali
10. Efrandi Hutagaol
11. Rikki Simanjuntak
12. Marg Mare

Sementara Corporate Secretary PT Istaka Karya Yudi Kristianto saat dihubungi SINDOnews menyatakan sebenarnya ada 28 orang pekerja dari PT Istaka Karya yang bekerja di Distrik Yagi, Kabupaten Nduga, Papua. Rinciannya ada 12 bekerja di Kali Yigi, 12 lainnya di Kantor Lapangan sementara empat lagi di basecamp yang bertugas sebagai tenaga administrasi.

"Namun mengenai nama-nama ke 28 pekerja PT Istaka Karya yang beredar tersebut, pihak PT Istaka Karya di Jakarta belum bisa mengkonfirmasi karena masih harus mengecek ke petugas lapangan di Wamena, Papua," kata Yudi.

Menurut Yudi pihak manajemen PT Istaka Karya akan bertanggung jawab dan membantu biaya duka dan biaya penguburan bagi 28 pekerja yang meninggal dunia.

"Malam ini Dirut PT Istaka Karya beserta jajaran direksi lainnya telah berangkat ke Papua menemani Menteri PUPR yang juga akan meninjau ke lokasi," tandas Yudi.
(sms)
Berita Terkait
Kogabwilhan III Bantah...
Kogabwilhan III Bantah Klaim OPM yang Tewaskan 8 Prajurit TNI
2 Paramedis COVID-19...
2 Paramedis COVID-19 di Intan Jaya Papua Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Tewas
Kodam XVII/Cenderawasih...
Kodam XVII/Cenderawasih Pastikan Penyidikan Oknum Prajurit TNI Pelaku Penganiayaann Terus Jalan
Kontak Tembak dengan...
Kontak Tembak dengan OPM, 1 Anggota Koramil Hitadipa Papua Gugur
Kapolda Perintahkan...
Kapolda Perintahkan Semua Senjata Api Anggota Polres Membramo Raya Ditarik
Bentrok TNI-Polri Tewaskan...
Bentrok TNI-Polri Tewaskan 3 Polisi, Pangdam Proses Hukum Prajurit yang Bersalah
Berita Terkini
Rano Karno: Jakarta...
Rano Karno: Jakarta Harus Jadi Tempat Masyarakat Bebas Berdiskusi Tanpa Rasa Takut
17 menit yang lalu
Pria Tewas dengan Luka...
Pria Tewas dengan Luka Tembak di Hotel Mewah Sempat Kirim WA Permintaan Maaf ke Istri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Seni Kontemporer...
Kolaborasi Seni Kontemporer dan Industri Kreatif Lahirkan Karya Artistik
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
2 jam yang lalu
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
3 jam yang lalu
Gelar Sekolah Politik,...
Gelar Sekolah Politik, Partai Perindo Perkuat Fondasi Kaderisasi Menuju Pemilu di Kabupaten Bogor
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved