Bawaslu Kobar Gandeng Jurnalis Cegah Pelanggaran di Masa Kampanye

Senin, 26 November 2018 - 12:40 WIB
Bawaslu Kobar Gandeng...
Bawaslu Kobar Gandeng Jurnalis Cegah Pelanggaran di Masa Kampanye
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Untuk mencegah terjadinya pelanggaran saat masa kampanye Pileg dan Pilpres RI pada 2019 mendatang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng menggelar Media Gathering di kantornya Jalan Merak Pangkalan Bun, Senin (26/11/2018).

Pertemuan dengan awak media yang bertugas di Pangkalan Bun ini juga dihadiri juga Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kobar, Rodi Iskandar sebagai narasumber.

Ketua Bawaslu Kobar, Dorik Rozani mengatakan, pertemuan dengan awak media ini dalam rangka membangun dan meningkatkan Relationship antarlembaga pada pelaksanaan pemilu legislatif dan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019.

"Pertemuan ini untuk meningkatkan kerjasama dalam pengawasan pemilu legislatif dan Presiden 2019. Sebab saat ini memasuki masa kampanye hingga April 2019. Jadi kemungkinan adanya pelanggaran saat masa kampanye ini untuk dipantau bersama," ujar Dorik disaat pertemuan berlangsung.

Ia mengatakan, tugas pokok dan fungsi Bawaslu saat ini adalah pencegahan dan pelanggaran Pemilu 2019. "Sebisa mungkin pencegahan pelanggaran Pemilu 2019 bisa terus kami lakukan. Dengan cara sosialisasi ke para caleg dan masyarakat luas. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Pers lah yang sangat membantu memberikan informasi jika memang ada pelanggaran di lapangan," sebutnya.

Ia pun mengimbau kepada seluruh caleg di Kobar yang berjumlah 300 lebih untuk menciptakan suasana yang sejuk dan jangan saling menghujat. Berkampanyelah yang santun dan mengikuti aturan yang ada. "Hingga saat ini belum ada laporan yang masuk terkait pelanggaran di masa kampanye. Jika memang ada langsung laporkan ke kami," katanya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo, Statistik dan Persandian Kobar Rodi Iskandar mengatakan, peran penting dalam mensukseskan Pemilu 2019 adalah bijak dalam menggunakan sosial media. Sebab di zaman modern seperti sekarang, tak lagi berkampanye secara nyata di lapangan. Kampanye di dunai maya juga menjadi pilihan yang sangat bagus untuk berkampanye. Saat ini internet dalam hal ini medsos turut berperan serta di era digital saat ini.

"Berselancarlah di dunia maya secara bijak. Jangan memposting atau men share tulisan atau berita hoax. Sebab hal itu bisa dipidanakan. Apalagi saat semua orang jadi ahli berpolitik. Jika tidak hati hati bisa dijerat dengan UU ITE," sebutnya.

Ia mengatakan, dari total 260 ribu juta penduduk Indonesia. Hampir 50% nya melek internet dan memiliki akun media sosial seperti FB atau IG. Untuk itu para netizen diminta berhati hati saat berselancar di dunia maya.

"Kami dari Diskominfo terus menyosialisikan untuk perang melawan hoax. Sebab dangan berita hoax yang terus menerus dipublish bisa jadi berita tersebut dianggap benar. Ini sangat berbahaya bagi keutuhan negara dan bisa memecah belah antarmasyarakat," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Kodim 1014 Pangkalan...
Kodim 1014 Pangkalan Bun Bantu APD ke Pemkab Kotawaringin Barat
Jadi Tersangka Korupsi...
Jadi Tersangka Korupsi Dana Pemkab Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar Langsung Ditahan
DPRD Kotawaringin Barat...
DPRD Kotawaringin Barat Apresiasi Pemkab Atas Raihan Opini WTP ke-9 Kali
Ratusan Anak Didik LPP...
Ratusan Anak Didik LPP Enter Pangkalan Bun Ikuti Ujian Sertifikasi Profesi BNSP
Idul Adha, PT KPC Salurkan...
Idul Adha, PT KPC Salurkan 9 Sapi dan 7 Kambing di Kobar dan Lamandau
Mandi di Sungai Arut...
Mandi di Sungai Arut Habis Lebaran, Karyawan Tenggelam dan Belum Ditemukan
Berita Terkini
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
45 menit yang lalu
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
58 menit yang lalu
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
1 jam yang lalu
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
1 jam yang lalu
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
2 jam yang lalu
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
3 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved