Macan Pemangsa Ternak di Lereng Lawu Diduga Lebih dari Satu

Minggu, 25 November 2018 - 16:21 WIB
Macan Pemangsa Ternak...
Macan Pemangsa Ternak di Lereng Lawu Diduga Lebih dari Satu
A A A
KARANGANYAR - Teror binatang buas yang memangsa ternak milik warga lereng Gunung Lawu di Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar, Jawa Tengah terus berlanjut. Hewan yang diduga kuat adalah macan tersebut kembali membunuh dua ekor kambing, Minggu (25/11/2018) dini hari.

Macan tutul itu beraksi menerkam ternak milik Marno sekitar pukul 01.30 WIB. Kala itu, tujuh anggota Polsek dan Koramil Jatiyoso bersama warga, tengah bertugas di lereng bagian atas. “Hari sebelumnya, anggota kami berjaga di bawah dan yang diserang bagian atas,” ungkap Kapolsek Jatiyoso Iptu Subarkah, Minggu (25/11/2018).

Karena keterbatasan personel, pihaknya akan berkoordinasi dengan Camat Jatiyoso agar personel Linmas dari desa-desa tetangga dapat diperbantukan untuk berjaga.

Sehari sebelumnya, serangan macan tutul itu berhenti ketika warga membuat strategi pengusiran dengan membuat suara ledakan tradisional dari bambu atau istilah Jawanya Long Bumbung. Cara itu efektif karena di hari itu tidak ada ternak warga yang diterkam. Namun, di hari berikutnya, serangan macan tutul Jawa itu kembali terjadi. Pemilik rumah sempat memergoki sehingga baru dua kambing yang diterkam. Ketika ketahuan, hewan buas itu langsung melarikan diri.

Kapolsek belum dapat memastikan jumlah harimau yang menyerang ternak warga. Namun, ada kemungkinan jumlahnya lebih dari satu ekor. Sebab sejumlah warga mendengar suara macan mengaum dari pucuk perkampungan di lembah Gunung Lawu.

“Suaranya keras dan menggelegar, sehingga kemungkinan harimau itu tubuhnya besar. Sedangkan yang menyerang ternak, dari keterangan sejumlah warga yang memergoki bentuknya tidak terlalu besar dan ramping,” urainya.

Namun, dugaan itu belum bisa dibuktikan mengingat sejauh ini belum ada yang bisa mendokumentasikan gambar atau video kucing besar yang menyerang ternak warga. Sejumlah warga baru sebatas memergoki dan belum dapat mendokumentasikannya.

Pihaknya berharap Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) dapat memasang CCTV atau alat yang mendeteksi munculnya harimau itu. Terlebih serangan yang terjadi di Kecamatan Jatiyoso dinilai lebih besar dibanding harimau yang menyerang di kawasan Gunung Lawu di Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar.

Disinggung apakah ada kemungkinan macan itu marah karena habitatnya terganggu atau sebelumnya ada manusia yang melukai, pihaknya belum mendapatkan informasi mengenai hal itu. Hanya saja dari kasus yang terjadi, hewan ternak yang menjadi korban hampir semuanya dibunuh saja dan tidak dimakan. Hanya satu ekor kambing saja yang kepalanya habis dimakan, dan satu ekor lainnya kepalanya dimakan sebagian.
(rhs)
Berita Terkait
7 Fakta Harimau Jawa,...
7 Fakta Harimau Jawa, Hewan Buas yang Sudah Puluhan Tahun Dinyatakan Punah
Selain Harimau Jawa,...
Selain Harimau Jawa, Hewan Buas Purba Ini Dipercaya Masih Hidup di Indonesia
Kemunculan Harimau Jawa...
Kemunculan Harimau Jawa di Gunung Pegat Kembali Undang Perdebatan
10 Spesies Hewan Terancam...
10 Spesies Hewan Terancam Punah di Dunia, Terbanyak Ada di Indonesia
Daftar Penampakan Harimau...
Daftar Penampakan Harimau Jawa setelah Dinyatakan Punah
Laporan Penampakan Harimau...
Laporan Penampakan Harimau Jawa Bermunculan, Ini Ciri Khas Si Maung Jawa
Berita Terkini
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
11 menit yang lalu
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
3 jam yang lalu
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
3 jam yang lalu
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
6 jam yang lalu
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
6 jam yang lalu
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
7 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved