Gadis Kecil Korban Pencabulan Ayah Tiri Susah Bicara Setelah Dicekik
Sabtu, 24 November 2018 - 20:45 WIB
Gadis Kecil Korban Pencabulan Ayah Tiri Susah Bicara Setelah Dicekik
A
A
A
PADANGSIDIMPUAN - NC, gadis kecil warga Sibulan-bulan, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, kini kesulitan berbicara. Selain dicabuli, bocah berusia sembilan tahun tersebut juga dicekik lehernya oleh Prido Utomo Gea, ayah tirinya.
Kepada SINDOnews, Sinta Dewi, ibu kandung korban menceritakan, awalnya dia kesulitan untuk mengetahui kejadian yang dialami anaknya itu. Sebab, NC hanya menangis dan diam. Beruntung, dia dan sejumlah kerabat dekatnya sabar menanyakan apa yang sudah dialaminya.
"Awalnya, dia hanya nangis, setelah itu diam, makanya kami semakin penasaran," tutur Sinta Dewi, Sabtu (24/11/2018).
Menurutnya, NC hanya bisa menjawab pertanyaan dengan cara menulis di atas kertas. Saat ditanya kenapa tidak mau bicara, dengan cepat korban menulis bahwa dia sudah dicekik oleh pelaku agar tidak bisa berbicara.
"Hancur semuanya, sekarang dia hanya bisa merasakan sakit di leher karena dicekik," kata Dewi. Dia berharap kepada penegak hukum memberikan sanksi yang berat terhadap pelaku.
Terpisah, Kapolres Kota Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Dia mengakui belum bisa memeriksa NC karena masih kesakitan di lehernya.
Seperti diberitakan, Prido Utomo Gea, ditangkap polisi karena mencabuli NC, anak tirinya. Dia ditangkap ketika duduk di warung Jalan Kasantaroji, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan. (Baca juga: Usai Nikahi Ibu Korban, Pria Ini Cabuli Anak Tiri )
Kepada SINDOnews, Sinta Dewi, ibu kandung korban menceritakan, awalnya dia kesulitan untuk mengetahui kejadian yang dialami anaknya itu. Sebab, NC hanya menangis dan diam. Beruntung, dia dan sejumlah kerabat dekatnya sabar menanyakan apa yang sudah dialaminya.
"Awalnya, dia hanya nangis, setelah itu diam, makanya kami semakin penasaran," tutur Sinta Dewi, Sabtu (24/11/2018).
Menurutnya, NC hanya bisa menjawab pertanyaan dengan cara menulis di atas kertas. Saat ditanya kenapa tidak mau bicara, dengan cepat korban menulis bahwa dia sudah dicekik oleh pelaku agar tidak bisa berbicara.
"Hancur semuanya, sekarang dia hanya bisa merasakan sakit di leher karena dicekik," kata Dewi. Dia berharap kepada penegak hukum memberikan sanksi yang berat terhadap pelaku.
Terpisah, Kapolres Kota Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Dia mengakui belum bisa memeriksa NC karena masih kesakitan di lehernya.
Seperti diberitakan, Prido Utomo Gea, ditangkap polisi karena mencabuli NC, anak tirinya. Dia ditangkap ketika duduk di warung Jalan Kasantaroji, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan. (Baca juga: Usai Nikahi Ibu Korban, Pria Ini Cabuli Anak Tiri )
(amm)