Musim Penghujan, Empat Kali di Jakbar Bersiap Hadapi Sampah Kiriman
Senin, 19 November 2018 - 00:18 WIB
Musim Penghujan, Empat Kali di Jakbar Bersiap Hadapi Sampah Kiriman
A
A
A
JAKARTA - Memasuki musim penghujan, Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Badan Air wilayah Kota Jakarta Barat (Jakbar) mulai mengantisipasi tumpukan sampah di sejumlah kali. Ratusan petugas sudah disebar di beberapa titik, termasuk lokasi rawan genangan.
Kepala Satuan Pelaksana UPK Badan Air wilayah Kota Jakarta Barat, Hariyanto Silalahi, mengatakan sedikitnya terdapat empat titik kali yang perlu diwaspadai. Keempat kali itu selalu dipenuhi sampah kiriman dari Bogor jika terjadi luapan air saat musim hujan.
"Kanal Banjir Barat depan Season City yang merupakan sampah kiriman dari Bogor," ujar Hariyanto, Minggu (18/11/2018).
Sementara untuk wilayah Tangerang, sampah biasanya memenuhi aliran di Cengkareng Drain, jembatan warung pojok Kalideres, Bendungan Polar, hingga Kali Mookevart.
Untuk mengantisipasi kesemuanya itu, petugas sudah bersiaga 24 jam. Guna memaksimalkan peran petugas, pihaknya membagi tiga shift, yakni pukul 08.00- 16.00, pukul 16.00-23.00, dan pukul 23.00-07.00 WIB.
Selain berjaga tiga shift di empat lokasi tersebut, pihaknya juga melakukan beberapa pemetaan dengan menempat 10 orang di tiap kecamatan. Begitu ada sampah menyangkut dan menumpuk di aliran kali, petugas langsung mengangkut.
"Kami langsung bertindak. Jangan sampai terjadi penumpukan sampah hingga meluap ke atas," kata Hariyanto.
Selain berjaga di beberapa titik, kerja bakti massal juga dilakukan di sepanjang aliran Kali Pesanggrahan yang berada di wilayah Kebon Jeruk-Kembangan, Jakarta Barat. Ratusan petugas dari UPK Badan Air, Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum‎ (PPSU), Bina Marga, dan Sumber Daya Air, turut membantu melakukan pembersihan.
"Ini sebagai antisipasi terhadap musim hujan. Tadi itu ada sekitar 250 petugas gabungan yang terlibat dalam kerja bakti, termasuk Kadis LH DKI Jakarta, Pak Isnawa Adji juga hadir," ujar Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Barat, Edy Mulyanto.
Selain mengangkuti sampah yang ada di kali, petugas gabungan juga membabat tanaman-tanaman liar yang berada di bantaran Kali Pesanggrahan. Dalam kerja bakti ini, sedikitnya 29,11 ton sampah berhasil diangkut.
"Jumlah sampah yang terangkut itu ada 10 rit mobl carry, satu typer besar dan satu typer kecil dengan total 76 meter kubik atau sekitar 29,11 ton," tutup Edy.
Kepala Satuan Pelaksana UPK Badan Air wilayah Kota Jakarta Barat, Hariyanto Silalahi, mengatakan sedikitnya terdapat empat titik kali yang perlu diwaspadai. Keempat kali itu selalu dipenuhi sampah kiriman dari Bogor jika terjadi luapan air saat musim hujan.
"Kanal Banjir Barat depan Season City yang merupakan sampah kiriman dari Bogor," ujar Hariyanto, Minggu (18/11/2018).
Sementara untuk wilayah Tangerang, sampah biasanya memenuhi aliran di Cengkareng Drain, jembatan warung pojok Kalideres, Bendungan Polar, hingga Kali Mookevart.
Untuk mengantisipasi kesemuanya itu, petugas sudah bersiaga 24 jam. Guna memaksimalkan peran petugas, pihaknya membagi tiga shift, yakni pukul 08.00- 16.00, pukul 16.00-23.00, dan pukul 23.00-07.00 WIB.
Selain berjaga tiga shift di empat lokasi tersebut, pihaknya juga melakukan beberapa pemetaan dengan menempat 10 orang di tiap kecamatan. Begitu ada sampah menyangkut dan menumpuk di aliran kali, petugas langsung mengangkut.
"Kami langsung bertindak. Jangan sampai terjadi penumpukan sampah hingga meluap ke atas," kata Hariyanto.
Selain berjaga di beberapa titik, kerja bakti massal juga dilakukan di sepanjang aliran Kali Pesanggrahan yang berada di wilayah Kebon Jeruk-Kembangan, Jakarta Barat. Ratusan petugas dari UPK Badan Air, Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum‎ (PPSU), Bina Marga, dan Sumber Daya Air, turut membantu melakukan pembersihan.
"Ini sebagai antisipasi terhadap musim hujan. Tadi itu ada sekitar 250 petugas gabungan yang terlibat dalam kerja bakti, termasuk Kadis LH DKI Jakarta, Pak Isnawa Adji juga hadir," ujar Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Barat, Edy Mulyanto.
Selain mengangkuti sampah yang ada di kali, petugas gabungan juga membabat tanaman-tanaman liar yang berada di bantaran Kali Pesanggrahan. Dalam kerja bakti ini, sedikitnya 29,11 ton sampah berhasil diangkut.
"Jumlah sampah yang terangkut itu ada 10 rit mobl carry, satu typer besar dan satu typer kecil dengan total 76 meter kubik atau sekitar 29,11 ton," tutup Edy.
(thm)