Poster Jokowi Bermahkota Raja Ini Ditemukan di Kabupaten Bandung

Kamis, 15 November 2018 - 23:10 WIB
Poster Jokowi Bermahkota...
Poster Jokowi Bermahkota Raja Ini Ditemukan di Kabupaten Bandung
A A A
BANDUNG - Tim Kampanye Daerah (TKD) capres-cawapres nomor urut 1, Jokowi-Ma'ruf Amin Kabupaten Bandung menemukan poster bergambar Jokowi mengenakan mahkota raja di sejumlah daerah, salah satunya Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung.

"Atribut bergambar Jokowi mengenakan mahkota raja tidak hanya di Semarang, Jawa Tengah, tapi juga di Kabupaten Bandung. Salah satunya kami temukan di Soreang," kata Wakil Direktur Hukum dan Advokasi TKD Jokowi-Ma'ruf Amin Kabupaten Bandung Widi Cakrawan.

Satu pekan ini, ujar Widi, tim kampanya daerah dibantu DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bandung sudah menertibkan atribut yang dipasang oleh orang tak bertanggung jawab itu. "Sampai kemarin (Rabu 14/11/2018), kami sudah menertibkan lebih dari 100 poster tersebut dengan cara dicopot," ujar dia.

Widi menuturkan, tim kampanye daerah maupun nasional memastikan tidak pernah mengeluarkan design kampanye dengan model Jokowi menggunakan mahkota raja.

"Poster-poster itu bukan atribut kampanye resmi sehingga dipastikan itu ilegal dan bertujuan membuat citra negatif terhadap Jokowi. Simbol Jokowi mengenakan mahkota raja itu mempersepsikan bahwa Jokowi seorang raja yang jauh dari demokratis. Padahal kan tidak seperti itu," tutur Widi.

Dia mengungkapkan, saat ini tim sedang membahas soal kemungkinan melaporkan temuan tersebut poster ilegal itu ke Bawaslu Jabar. "Kami akan coba berkoordinasi dengan Bawaslu Jabar soal temuan ini," ungkap dia.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Bandung Deky Hiswanto menyatakan, dia sudah intruksikan seluruh kader di Kabupaten Bandung untuk menertibkan atribut berupa baliho tersebut.

"Kader kami sedang menertibkan. Ini bentuk kampanye hitam yang ingin mendiskreditkan PDI Perjuangan karena pemasangan baligho ini bukan oleh PDI Perjuangan," ujar Deky pada kesempatan yang sama.

Pihaknya saat ini tengah mengadvokasi temuan-temuan terebut dan akan melaporkannya ke DPD PDI Perjuangan Jabar dan DPP. "Sambil menunggu arahan dan intruksi untuk langkah-langkah selanjutnya. Yang pasti ini mencederai demokrasi," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
PDIP Diminta Kawal Ketat...
PDIP Diminta Kawal Ketat Pemerintahan Jokowi
Reshuffle Kabinet, Pengamat...
Reshuffle Kabinet, Pengamat Prediksi Jatah Kursi Menteri PDIP Bertambah
PDIP: Beri Kepercayaan...
PDIP: Beri Kepercayaan Jokowi-Maruf, Menteri, Kepala Daerah Laksanakan Tugas
PDIP Jamu Para Sekjen...
PDIP Jamu Para Sekjen Parpol Pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin Nasi Liwet hingga Es Blewah
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Elite Partai Koalisi Jokowi Akui Belum Tahu Kapan Dilaksanakan
PDIP Dukung Jokowi Rombak...
PDIP Dukung Jokowi Rombak Kabinet
Berita Terkini
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
1 jam yang lalu
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
2 jam yang lalu
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
2 jam yang lalu
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
3 jam yang lalu
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
3 jam yang lalu
Ledakan Bom Sisa Perang...
Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua, 9 Tewas, 6 Luka-luka
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved