Keluarga Minta Pencarian Korban Pesawat Lion Air Terus Dilakukan

Rabu, 07 November 2018 - 15:27 WIB
Keluarga Minta Pencarian...
Keluarga Minta Pencarian Korban Pesawat Lion Air Terus Dilakukan
A A A
JAKARTA - Keluarga penumpang pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat meminta agar Presiden Joko Widodo memutuskan pencarian terus dilakukan hingga semua penumpang dan awak pesawat ditemukan.

"Kami khawatir tentang kelanjutan proses pencarian (korban pesawat JT 610), karena hari ini kan penentuan diperpanjang tidaknya," ujar Perwakilan keluarga penumpang, Dodi Widodo pada wartawan di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Rabu (7/11/2018).

Menurutnya, operasi pencarian dilakukan selama 7 hari, bila sudah lewat tentu bakal dilerpanjang kembali selama 3 hari, begitu selanjutnya akan dilanjutkan kembali 3 hari lagi bila dibutuhkan. Keluarga khawatir operasi itu tak dilanjutkan lagi bila dalam waktu 3 hari terakhir itu sudah dilewati, sedang semua penumpang belum teridentifkkasi semuanya.

Maka itu, kata dia, dia mewakili pihak keluarga korban, atau mungkin perwakilan keluarga korban yang belum ditemukan, berharap pada Tim Basarnas dan tim gabungan untuk terus melanjutkan proses pencarian itu hingga semua korban teridentifikasi. Permintaan itu khususnya ditujukan ke Presiden RI Joko Widodo.

Dia menerangkan, semua keluarga ingin seluruh korban ditemukan dan ingin bisa melakukan pemakaman secara layak pada keluarganya itu di kampung halamannya. Sebab, itu tanggung jawab keluarga dan harapan terakhir keluarga penumpang.

"Minimal operasi dilanjutkan sampai DVI sudah tahu dan posisi kita dimana, sekali lagi kami mohon pak Presiden," imbuhnya.

Dia mengungkapkan, penumpang dan kru pesawat Lion Air itu ada sebanyak 189 orang, tapi kantong jenazah yang sudah ditemukan baru sebanyak 185 kantong, yang mana jumlahnya tak sesuai atau tak identik dengan jumlah penumpang itu. Hingga kini pun, penumpang yang teridentifikasi baru sebanyak 44 orang.

"Artinya masih ada 145 orang yang belum teridentifikasi. Masih banyak keluarga yang berharap agar korban ditemukan, termasuk anak kandung saya yang bernama Sandi Johan Ramadhan (28)," katanya.

Disamping itu, dia pun menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya pada Basarnas dan tim yang melakukan pencarian di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, bahkan sampai ada penyelam yang gugur. Maka itu, keluarga pun akan terus memberikan dukungannya pada semua tim pencari.

"Kami ucapkan terima kasih pada tim pencari, Basarnas, Polisi, TNI, relawan, dan semua pihak yang berjuang keras membantu memcari keluarga kami di laut Jawa. Sampai ada salah satu anggota tim jadi korban dan kami sebut juga pahlawan bagi kami," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Selain Sriwijaya Air,...
Selain Sriwijaya Air, Ini Enam Tragedi Pesawat Paling Mengerikan
Keluarga Korban Tragedi...
Keluarga Korban Tragedi Lion Air Minta Boeing Didenda Rp406,8 Triliun
Lion Air Investigasi...
Lion Air Investigasi Video Viral Paket yang Dilempar dari Pesawat
Lion Air Buka-bukaan...
Lion Air Buka-bukaan Soal Kenaikan Harga Tiket Pesawat di Depan DPR
Lion Angkut Penumpang...
Lion Angkut Penumpang Covid-19, Pengamat: Bukan Sepenuhnya Salah Maskapai
Pengamat Minta Maskapai...
Pengamat Minta Maskapai Selidiki Secara Lengkap Aksi Lempar Barang dari Pesawat
Berita Terkini
13 Potongan Tubuh Ditemukan...
13 Potongan Tubuh Ditemukan di Lokasi Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II
12 menit yang lalu
Ini Analisa BMKG Terkait...
Ini Analisa BMKG Terkait Gempa Besar M5,4 di Sarmi Papua
1 jam yang lalu
Kebakaran Pasar Jiung...
Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran, 250 Bangunan Hangus dan 500 Jiwa Terdampak
1 jam yang lalu
Polisi Ungkap Modus...
Polisi Ungkap Modus Pasutri Pemilik WO Marwah: Gali Lubang Tutup Lubang
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Pagi Ini, Luncurkan 1.300 Meter Abu Vulkanik
3 jam yang lalu
12 Rumah hingga Gereja...
12 Rumah hingga Gereja Rusak Akibat Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
3 jam yang lalu
Infografis
Bos Meta Minta Maaf...
Bos Meta Minta Maaf ke Orangtua yang Anaknya Jadi Korban Medsos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved