8 Hari Pasca-Lion Air Jatuh, 14 Jenazah Penumpang Teridentifikasi

Senin, 05 November 2018 - 16:00 WIB
8 Hari Pasca-Lion Air...
8 Hari Pasca-Lion Air Jatuh, 14 Jenazah Penumpang Teridentifikasi
A A A
JAKARTA - Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur telah menerima 137 kantong jenazah yang terdiri dari beberapa bagian tubuh. Dari 137 kantong sudah 14 jenazah korban yang teridentifikasi dan telah dibawa oleh pihak keluarga.

Kepala Lab Forensik RS polri Kombes Pol Edy Purnomo mengatakan, dari data yang telah diterima berjumlah 255 pelapor dengan rincian dari RS Polri ada 212 pelapor dan dari data antemortem Provinsi Bangka Belitung ada 43 pelapor jumlah data antemortem yang dikoordinasi 189 data. "Sampai saat ini sudah diterima 137 kantong jenazah yang terakhir ini 32 sedang kita lakukan pemeriksaan semoga hasilnya ada yang bisa teridentifikasi hari ini yang teridentifikasi dari kemarin sore hasilnya 14 orang yang terdiri dari 3 perempuan dan 11 laki-laki," kata Edy pada Senin (5/11/2018).

Sementara, dari tim psikologi sampai kemarin sudah melakukan pendekatan pendampingan dan konsul psikologi terhadap 126 orang. Sedangkan dari Tim DVI melaporkan mudah-mudahan ada yang bisa diidentifikasi semua jenazah agar jenazah bisa kembali kepada keluarganya dan dimakamkan dengan baik.

Dia menambahkan, kesulitan yang dihadapi adalah jenazah datang tidak dalam satu kali. Menurutnya, ada beberapa jenazah yang terpisah tidak dalam satu kantong. Sehingga perlu pencocokan berulang kali dengan pencocokan DNA dari berbagai kantong jenazah. "Kami periksa semua sesuai dengan waktu kedatangan," tegasnya.

Edy menegaskan, kantong terakhir yang datang juga masih diperiksa. Tim DVI melakukan pemeriksaan DNA secara satu per satu dari potongan tubuh. "Tidak ada jenazah yang utuh, karena kami harus memeriksa seluruh bagian tubuh sampai saat ini dari tim postmortem tidak menemukan jenazah yang bisa dibilang utuh kalau persentasenya sekitar 40-50% paling besar tapi mohon maaf mohon maaf sekali lagi saya tidak bisa menjelaskan secara rinci karena ada di sana rahasia medis," jelasnya.

Terkait dengan kemungkinan adanya potongan tubuh korban yang sudah dibawa oleh keluarga. Pihaknya sudah mencatat seluruh nomor telepon keluarga. Seandainya memang ada tambahan bagian tubuh maka pihaknya akan menghubungi kembali. "Apabila ada body part lagi atau tambahan maka keluarga akan kami telepon dan nanti tergantung keluarga keputusannya apa mau diambil atau mau dimakamkan dititipkan di RS Polri untuk penanganan lebih lanjut itu tergantung keputusan keluarga tapi kewajiban Kami adalah memberitahukan kepada keluarga bahwa teridentifikasi lagi satu body part atas nama yang sudah bersangkutan untuk diberikan," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Selain Sriwijaya Air,...
Selain Sriwijaya Air, Ini Enam Tragedi Pesawat Paling Mengerikan
Keluarga Korban Tragedi...
Keluarga Korban Tragedi Lion Air Minta Boeing Didenda Rp406,8 Triliun
Lion Air Investigasi...
Lion Air Investigasi Video Viral Paket yang Dilempar dari Pesawat
Lion Air Buka-bukaan...
Lion Air Buka-bukaan Soal Kenaikan Harga Tiket Pesawat di Depan DPR
Lion Angkut Penumpang...
Lion Angkut Penumpang Covid-19, Pengamat: Bukan Sepenuhnya Salah Maskapai
Pengamat Minta Maskapai...
Pengamat Minta Maskapai Selidiki Secara Lengkap Aksi Lempar Barang dari Pesawat
Berita Terkini
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
2 jam yang lalu
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
2 jam yang lalu
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
3 jam yang lalu
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
3 jam yang lalu
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
5 jam yang lalu
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
16 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved