Minta Diberi Kesempatan, Ini Janji Manajemen Old City ke Pemprov DKI

Jum'at, 26 Oktober 2018 - 19:02 WIB
Minta Diberi Kesempatan,...
Minta Diberi Kesempatan, Ini Janji Manajemen Old City ke Pemprov DKI
A A A
JAKARTA - Manajemen PT Progres Karya Sejahtera Old City angkat bicara terkait penyegelan diskotek Old City, Jalan Kalibesar Barat, Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat. Pihak manajemen berjanji, apabila diberi kesempatan oleh Pemprov DKI, akan lebih memperketat pengawasan.

“Semuanya akan kami perketat. Bila perlu saya akan blacklist semua pengunjung yang pernah tersangkut narkoba,” ujar Manager Operasional PT Progres Karya Sejahtera Old City, Gatot Maryanto, melalui siaran persnya yang diterima SINDOnews, Jumat (26/10/2018).

PT Progres Karya Sejahtera Old City merupakan perusahaan yang mengelola tempat hiburan malam Old City. Nasib Old City sendiri kini sepenuhnya ada di tangan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta.

Rekomendasi BNNP DKI nantinya menjadi pertimbangan bagi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) DKI Jakarta dalam melakukan tindakan selanjutnya. Satpol PP DKI Jakarta sebelumnya sudah menyegel sementara tempat hiburan malam itu. (Baca juga: Ini Alasan Kasatpol PP Lakukan Penyegelan Sementara Old City)

Terhadap nasib Old City ke depan, Gatot mengaku pasrah. Pihaknya menegaskan akan taat terhadap proses hukum. Segala keputusan apapun yang nantinya diberikan Pemprov DKI akan diterima dengan bijak.

Meski demikian, sebagai pengusaha hiburan, dirinya mengaku sudah berupaya maksimal mematuhi Perda Nomor 18/2018 tentang Pariwisata.

Menurut dia, setiap karyawan yang bekerja diwajibkan memberikan surat pernyataan bebas dan tidak terlibat narkoba dengan tanda tangan di atas materai. Ia bahkan menegaskan bagi karyawan yang melanggar akan dipecat.

Terhadap pengunjung yang masuk, Gatot membantah apabila disebut tidak ada upaya pencegahan. Ia menegaskan, upaya penindakan sudah dilakukan dengan merazia isi bawaan setiap pengunjung, mulai dari tas, kantong celana, hingga sela-sela kantong.

“Makanya kami aneh apabila ada yang masukin. Tapi sudahlah, ini menjadi pelajaran bagi kami,” tuturnya.

Ke depannya, untuk mengawasi indikasi narkoba, pihaknya berjanji akan lebih meningkatkan pengawasan dan penindakan. Salah satunya melakukan patroli di lingkungan dalam Old City selama beberapa jam sekali serta menempatkan anjing pelacak dan berkoordinasi dengan polisi dalam mengantisipasi penyelundupan narkoba.
(thm)
Berita Terkait
Kucing-kucingan Tempat...
Kucing-kucingan Tempat Hiburan Malam Bandel, di Dalam Kosong Parkiran Penuh
Operasional Tempat Hiburan...
Operasional Tempat Hiburan Malam di Semarang Dibatasi selama Ramadan, Ini Aturannya!
Warga Tagih Janji Plt...
Warga Tagih Janji Plt Wali Kota Bandung Tutup Tempat Hiburan Pengganggu Ketenteraman
Pekerja Hiburan Jatim...
Pekerja Hiburan Jatim Bergembira, RHU Bakal Kembali Dibuka
Selesaikan Polemik Kenaikan...
Selesaikan Polemik Kenaikan Pajak Hiburan, Arokap Sultra Usulkan 3 Solusi
Polisi Tutup THM di...
Polisi Tutup THM di Pematangsiantar, Diduga Dijadikan Tempat Transaksi Narkoba
Berita Terkini
Polisi Tangkap Peneror...
Polisi Tangkap Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel, Ini Identitasnya
55 menit yang lalu
Sengketa Berakhir, Warek...
Sengketa Berakhir, Warek II UIN Jakarta Resmi Buka MPLS SMA/SMK Triguna
1 jam yang lalu
Dilengkapi Berbagai...
Dilengkapi Berbagai Fasilitas, Gedung Sekolah Rakyat Siap Difungsikan untuk MPLS
1 jam yang lalu
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis HAISHEN di Utara Papua, Ini Dampaknya bagi Cuaca Indonesia
2 jam yang lalu
Mobil Listrik Tetap...
Mobil Listrik Tetap Masuk Pajak Progresif? Ini Penjelasan Lengkapnya
2 jam yang lalu
Ekonomi Lesu, Welhelm...
Ekonomi Lesu, Welhelm Kurnala Perkuat UMKM Maluku lewat Dana Stimulan
2 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Diskon Bayar PBB-P2 Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved