Pantau Wilayah di Papua, Anggota Kodim Gugur Dikeroyok

Selasa, 23 Oktober 2018 - 14:47 WIB
Pantau Wilayah di Papua,...
Pantau Wilayah di Papua, Anggota Kodim Gugur Dikeroyok
A A A
JAYAPURA - Anggota Kodim 1705/Paniai Sertu Surya Ganda Putra Silalahi gugur dikeroyok sekelompok warga di Kp Waroki, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Senin malam 22 Oktober 2018. Korban tewas dengan luka tebas di leher sementara Daud Oyom seorang pengeroyok juga tewas tertembak oleh Sertu Surya.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kol Inf Muhammad Aidi mengatakan, belum diketahui motifnya kenapa sampai terjadi pengeroyokan tersebut. Namun berdasarkan data dan laporan yang dikumpulkan bahwa peristiwa tersebut berawal pada sekitar Pukul 17.30 WIT, Sertu Surya Ganda Putra Silalahi keluar rumahnya dari asrama Kodim 1705/Paniai menggunakan sepeda motor dalam rangka melaksanakan tugas pemantauan wilayah.

"Sekitar pukul 19.30 WIT Sertu Surya Ganda Putra melintas di jalan menuju Kp Waroki Distrik Nabire Barat, sekitar 50 meter dari jembatan terdapat sekelompok masyarakat/pemuda berjumlah 6-7 orang sedang nongkrong, dan dalam pengaruh miras. Sebagian dari mereka membawa senjata tajam berupa golok/parang. Mereka kemudian mencegat Sertu Surya sehingga terjadi percekcokan dan berlanjut pada tindakan pengeroyokan dan pembacokan menggunakan parang," kata Kapendam dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Selasa (23/10/2018).

Pada saat terjadi pengeroyokan dan pembacokan, kata dia, korban masih berada di atas sepeda motor, berupaya melakukan pembelaan diri dengan mengeluarkan tembakan peringatan.

"Karena terdesak dan mengalami luka bacok di bagian leher, dalam suasana gelap memberikan tembakan melumpuhkan dan mengenai bagian dada dari salah seorang pembacok," ungkap Aidi.

Akibat peristiwa tersebut selain mengakibatkan Sertu Surya Ganda Putra gugur juga menyebabkan seorang warga yang merupakan pelaku pengeroyokan atas nama Daud Oyom meninggal karena luka tembak.

"Kami sangat menyayangkan kejadian ini, karena kesadaran hukum sebagian masyarakat kita khususnya di daerah-daerah masih sangat rendah, kebiasaan masyarakat membawa senjata tajam ke mana-mana sehingga mudah sekali tersulut emosi untuk melakukan tindakan anarkistis, main hakim sendiri dengan mengabaikan hukum positif," timpal Aidi.

Menurut Kapendam, pihaknya bersama kepolisian masih berusaha mencari dan mengumpulkan keterangan terkait kasus ini. "Kalau ada permasalahan mestinya tidak harus diselesaikan secara anarkis, mari kita menghormati hukum positif yang berlaku," ujar Aidi.

Kapendam mengimbau seluruh komponen masyarakat agar meninggalkan kebiasaan membawa senjata tajam kemana-mana. Karena akan mengganggu keamanan dan ketentraman masyarakat. Polisi telah mengeluarkan larangan membawa sajam maupun senjata lainnya, tetapi tentunya tidak hanya cukup dengan larangan dan pengawasan dari pihak keamanan. Namun dituntut kesadaran dari seluruh komponen masyarakat untuk taat hukum agar tercipta kondisi masyarakat yang aman, damai dan sejahtera.

"Selain itu kebiasaan mengkomsumsi miras juga merupakan penyakit sosial masyarakat sebagai sumber terjadinya berbagai tindakan kriminal dan sangat meresahkan masyarakat," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Pangdam Cenderawasih...
Pangdam Cenderawasih yang Tembus Bintang 4, Nomor 1 dan 2 Berhasil Jadi Orang Nomor Satu TNI AD
TNI Buru Anggota OPM...
TNI Buru Anggota OPM yang Membunuh Warga Dekai di Yahukimo
Tebar Cinta untuk Rakyat...
Tebar Cinta untuk Rakyat Papua, Pangdam XVII Cenderawasih Kawal Langsung Serbuan Vaksin di Keerom
Pangdam XVII/Cenderawasih...
Pangdam XVII/Cenderawasih Siap Bantu Pemakaman Jenazah Lukas Enembe
Profil Mayjen TNI Izak...
Profil Mayjen TNI Izak Pangemanan, Jenderal Kopassus Jadi Pangdam XVII/Cenderawasih
5 Fakta Menarik Izak...
5 Fakta Menarik Izak Pangemanan, Jebolan Akmil 1990 yang Jabat Pangdam XVII/Cenderawasih
Berita Terkini
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
19 menit yang lalu
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
38 menit yang lalu
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
45 menit yang lalu
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
56 menit yang lalu
Mahasiswa Bakal Demo...
Mahasiswa Bakal Demo di 3 Titik Jakarta, Rekayasa Lalin Diberlakukan Situasional
1 jam yang lalu
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
1 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved