Ganjil Genap di Pagi dan Sore, Kemacetan di DKI Bergeser Siang Hari

Senin, 15 Oktober 2018 - 19:16 WIB
Ganjil Genap di Pagi...
Ganjil Genap di Pagi dan Sore, Kemacetan di DKI Bergeser Siang Hari
A A A
JAKARTA - Perubahan waktu ganjil genap di waktu pagi dan sore membuat kemacetan bergeser. Bila sebelum penerapan ganjil genap kemacetan terjadi saat pagi dan sore, kini kemacetan berada saat siang hari.

Kondisi ini ditemukan di beberapa titik jalan, mulai dari Jalan S Parman, Gatot Subroto, hingga DI Panjaitan. Beberapa pengendara mulai menggunakan waktu siang untuk aktivitas menghindari penerapan ganjil genap saat pagi hari.
Pantauan SINDOnews, Senin (15/10/2018) seperti di Jalan S Parman lintas Petamburan-Tomang, kemacetan di kawasan itu nyaris tak terlihat saat pagi hari.

Titik kemacetan seperti di depan Mall Slipi Jaya dan pintu Tol Slipi 2 nyaris tak terlihat. Kendaraan mampu melaju dengan lancar, bunyi klakson pun tak terdengar seperti yang terjadi saat pagi. Bila mengendarai motor dari traffic light Petamburan hingga Tomang, kecepatan rata-rata 40 kilometer per jam, waktu tempuh kurang dari 10 menit.

Hal ini berbeda sebelum penerapan ganjil genap, melintasi kawasan itu sekitar pukul 08.00 dengan kecepatan 5-10 kilometer per jam, waktu tempuh mencapai 30-45 menit di ruas yang sama.

Kondisi nyaris serupa juga terjadi di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur dan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Dua lokasi itu kepadatan kendaraan terlihat meskipun tak menimbulkan kemacetan. “Cukup padat saja. Tapi masih bisa bergerak, dan enggak parah,” kata Tata (39) yang melintas dari kawasan Cipinang menuju Kelapa Gading.

Pengendara lainnya, Fabian (32) yang melintas dari Mampang, Jakarta Selatan menuju Senayan mengakui kondisi jalanan agak sedikit renggang. Kemacetan hanya terlihat di depan Tower Mandiri, Polda Metro Jaya, dan persimpangan menuju jalan Kuningan.“Justru keliatan lebih baik, macet karena ada yang mau melintas di off ramp menuju Kuningan,” tuturnya.

Siang Mulai Macet

Kondisi berbeda terjadi saat siang hari, kemacetan akibat volume kendaraan meningkat. Melintasi Jalan S Parman dan Gatot Subroto kemacetan terlihat karena volume kendaraan yang padat. Kepadatan terlihat di beberapa titik di kawasan itu, mulai dari depan kantor Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), simpang Semanggi, dan pintu Semanggi dua.

Sementara di Jalan S Parman, kemacetan terlihat di pintu tol Slipi, Mall Slipi Jaya, RS Harapan Kita, dan Wisma Slipi. Di kawasan itu kemacetan nyaris terlihat. Norman (38), kurir ekspedisi mobil mengakui penerepan ganjil genap membuat waktu pengantarannya berubah.

"Mobil yang saya gunakan pelat genap, kalau lagi tanggal ganjil mau tak mau berangkat di atas pukul 10.00 WIB daripada ditilang," ujarnya.

Pelanggaran Meningkat

Kasubdit Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budianto menegaskan, penindakan pelanggaran ganjil genap tak pandang bulu. Hingga 62 hari penindakan lalu, sudah ada sebanyak 35.617 kendaraan yang ditindak, dengan rincian 19.309 SIM yang ditahan dan 16.308 STNK yang disita. Penindakan beragam, mulai dari sistem online hingga manual melewati pengendalian.

Budianto membandingkan pada hari ke 61 dan 62 penindakan tilang meningkat 38%. Dari 232 di hari 61, menjadi 320 di hari 62. “Tapi sifatnya fluktuatif yah. Kadang menunurun,” kata Budianto.

Meski demikian terhadap tindakan ganjil genap, Budianto menjelaskan telah melakukan penindakan. Dia menjelaskan penebaran anggota dilakukan sejumlah off ramp tol dan beberapa persimpangan dilakukan penjagaan.

Kasat Lantas Polres Jakarta Barat, AKBP Ganet Sukoco menambahkan, penindakan dilakukan pihaknya pada saat pagi dan sore hari disaat penerapan ganjil genap. Di Jakarta Barat sendiri, Ganet mengakui beberapa titik diawasi mulai dari kawasan traffic light Petamburan-Palmerah, off ramp Slipi, Mall Slipi Jaya, off ramp RS Harapan Kita, dan Wisma Slipi.

“Masyarakat mulai terbiasa penindakan ganjil genap. Dan mereka sepertinya sudah biasa,” ucap Ganet.
(whb)
Berita Terkait
Ganjil Genap di Jakarta...
Ganjil Genap di Jakarta Berlaku Jam Berapa?
Uji Coba Ganjil Genap...
Uji Coba Ganjil Genap Hari Pertama, Ratusan Kendaraan Masih Nekat Masuk Puncak
Jadwal dan Rute Ganjil...
Jadwal dan Rute Ganjil Genap Jakarta 2025
4 Tips Hadapi Ganjil...
4 Tips Hadapi Ganjil Genap Jakarta, Nomor 2 Tinggal Duduk Manis
Polisi Pertimbangkan...
Polisi Pertimbangkan Sanksi Denda Bagi Pelanggar Ganjil Genap di Bogor
Larangan Ganjil Genap...
Larangan Ganjil Genap Makin Meluas, Ini Cara Menghindari Tilang Berbekal Google Maps
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
43 menit yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
1 jam yang lalu
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
2 jam yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
2 jam yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
2 jam yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
2 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved