Peras dan Aniaya WN Jerman, Empat Petugas BNN Gadungan Diciduk

Senin, 15 Oktober 2018 - 16:26 WIB
Peras dan Aniaya WN...
Peras dan Aniaya WN Jerman, Empat Petugas BNN Gadungan Diciduk
A A A
TANGERANG SELATAN - Empat kawanan anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) gadungan diciduk petugas Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel) di Pamulang. Komplotan ini diciduk usai menculik, menganiaya dan memeras WN Jerman bernama Petra.

Kemepat pelaku yang diciduk yakni, Muhamad Rasyid alias Rezi, Anwar Yasin alias Anwar, Temi Azhari alias Temi, dan Agus Erwansyah alias Agus. Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan mengatakan, selain keempat pelaku yang sudah tertangkap, polisi juga masih memburu dua pelaku lainnya yang buron.

"Total kawanan pelaku ada enam orang. Dua masih buron, yakni Sendi dan Reza," kata Ferdy kepada wartawan, Senin (15/10/2018). Menurut dia, pelaku merupakan profesional karena mereka melengkapi diri dengan identitas palsu BNN, seperti tanda pengenal, surat tugas, dan perintah penangkapan dalam menjalankan aksinya.

"Modusnya, mereka mengaku dari BNN pusat, lalu mendatangi korban, dan mengancam akan menggeledah rumahnya, karena ada indikasi transaksi narkoba," kata Ferdy. Setelah itu, pelaku meminta sejumlah uang kepada korbannya sebagai imbalan jika kasusnya ingin dihentikan.

Warga yang tidak mengetahui aksi penipuan ini, akan langsung memberikan yang diminta pelaku. Ada tiga laporan yang sudah masuk ke kepolisian, pertama dan kedua, di Pamulang. Para pelaku mendatangi toko sembako dan toko kosmetik, dan melakukan razia.

Tidak hanya toko kosmetik dan sembako, kawanan pelaku juga menyasar orang asing yang tinggal di Tangsel. Salah satunya adalah WN Jerman yang bernama Petra.

"Korban diculik dari dalam rumahnya. Di bawa ke mobil dengan tangan diborgol, mata ditutup plester. Saat berada dalam mobil inilah, korban mendapat kekerasan dari pelaku," ujarnya.

Tidak itu saja, komplotan ini menguras uang korban sebanyak Rp7 juta sebagai imbalan agar korban tindak dibawa ke kantor BNN pusat yang berada di Jakarta. Ferdy melanjutkan, dari toko sembako dan kosmetik yang disangka pelaku menyimpan obat-obatan terlarang dan bahan baku yang berbahaya, pelaku mengeruk Rp25 juta.

"Toko kosmetik dan sembako itu, dirazia pelaku, dengan modus diduga menjual bahan kosmetik berbahaya dan obat-obatan terlarang. Padahal, BNN tidak mengurusi obat-obatan dan kosmetik," tegasnya.

Kasi Pemberantasan BNN Kota Tangsel, Kompol MP Sidabutar menambahkan, peristiwa penipuan ini sangat merugikan karena nama BNN yang dicatut."Ini baru terungkap, kami sejak lima tahun bekerja di sini, baru menemukan seperti ini. Kami marah betul. BNN tidak punya kewenangan razia obat-obatan terlarang. Kita khusus menangani narkoba," ujarnya.

Para pelaku, mendapatkan identitas BNN, seperti tanda pengenal dengan membeli di toko perlengkapan TNI/Polri di Jakarta Pusat yang memang dijual sangat bebas."Kita sulit mengawasi itu, karena itu dijual terbuka, dan tidak perlu ditanyakan lagi oleh mereka. Kalau lencana asli ada nomornya, dan tidak ada lagi yang pakai. Yang palsu itu tidak ada nomor induknya," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Mengaku Bisa Keluarkan...
Mengaku Bisa Keluarkan Tahanan, Polwan Gadungan Tipu Warga Belasan Juta
Peras Sopir Truk, Polisi...
Peras Sopir Truk, Polisi Gadungan Ini Selalu Todongkan Pistol Mainan
Komplotan Polisi Gadungan...
Komplotan Polisi Gadungan Modus Masukkan Sabu ke Pakaian Korban Diciduk
Remaja Ini Jadi Polisi...
Remaja Ini Jadi Polisi Gadungan untuk Pamer ke Teman Wanitanya
Mengaku Anggota Polri,...
Mengaku Anggota Polri, Pegawai Restoran di Makassar Diamankan
Peras Pedagang Toko,...
Peras Pedagang Toko, Polisi Gadungan Ditangkap Polres Jakarta Timur
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
4 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
5 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
5 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
11 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
12 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
13 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved