Perlu Percepatan Akselerasi Pembangunan Bandara Banding Agung

Jum'at, 12 Oktober 2018 - 21:06 WIB
Perlu Percepatan Akselerasi...
Perlu Percepatan Akselerasi Pembangunan Bandara Banding Agung
A A A
PALEMBANG - Komisi V DPR melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik ke Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan DPR terkait pembangunan infrastruktur.

Kunker yang dimulai tanggal 11 Oktober ini difokuskan pada rencana pengoperasian kembali dan pembangunan Bandara Banding Agung-OKU Selatan serta aksesibilitas jalan menuju bandara dan pemberdayaan masyarakat.

Kunker Spesifik dipimpin Ketua Komisi V DPR, Fary Djemi Francis. Ikut dalam kunker ini, Anggota Komisi V DPR yang lain yaitu Intan Fauzi, Agati Sulie Mahyudin, Hanna Gayatri, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, Ridwan Bae.

Anggota Komisi V DPR, Intan Fauzi menegaskan keberadaan Bandara Banding Agung-OKU Selatan ini bisa menjadi akselerator pembangunan perekonomian di wilayah Palembang termasuk nasional. Karena itu, Intan mendorong akselerasi pembangunan Bandara Banding Agung-OKU Selatan ini harus dipercepat agar memberi benefit sebesar-besarnya bagi masyarakat Sumsel dan Sumbagsel.

“Revitalisasi Bandara Banding Agung yang basis telah ada sejak tahun 1991 namun operasional berhenti, sehingga pengaktifan kembali bandara ini kita berharap akan mendongkrak perekonomian OKU Selatan khususnya dan Sumsel serta solusi konektivitas/aksesibilitas dengan OKU Selatan yang jaraknya ditempuh 7 jam dari Kota Palembang. Namun perlu diperhatikan feasibility studies antara lain nilai ekonomis untuk kesinbungan bandara ini,” ujar Intan lewat rilis yang diterima SINDOnews, Jumat (12/10/2018).

Intan yang juga putri asli daerah Palembang ini mengaku sarana transportasi udara di wilayah ini sangat penting mengingat wilayah ini dikenal memiliki banyak tempat wisata yang menarik, seperti Danau Ranau. Danau yang merupakan Ikon Kabupaten OKU Selatan itu terdapat pemandian air panas yang bersumber dari alam.

“Saya meminta Gubernur Sumsel dan Bupati OKU Selatan Popo Ali Moertopo untuk fokus mengembangkan pariwisata. Apalagi, daerah ini telah memiliki modal keindahan alam yang memesona,” pintanya.

Intan optimis keberadaan Bandara Banding Agung sangatlah strategis untuk mempercepat pembangunan OKU Selatan. Apalagi, OKU Selatan adalah Kabupaten yang sangat kaya potensi sumber daya alam, khususnya pertanian dan pariwisata.

“OKU Selatan tidak boleh kalah dengan Palembang, Lubuk Linggau dan Pagaralam yang bandaranya sudah beroperasi. Apalagi Bandara Banding Agung sudah lebih dahulu dibangun," jelasnya.

Kendati demikian, Intan mengaku untuk membangun Bandara Banding Agung itu memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Mengingat APBD Pemprov Palembang dan OKU Selatan tidaklah terlalu besar dan harus membiayai program-program strategis lainnya.

“Tetapi saya percaya, Gubernur Provinsi Sumsel bisa mengatasi persoalan ini. Beliau sudah berpengalaman di birokrasi. Demikian juga dengan Bupati yang sudah 2 periode menjabat.”

“Dan saya kira, makin banyak infrastruktur bandara makin banyak potensi penerimaan daerah. Hal ini pada akhirnya mendongkrak pertumbuhan ekonomi,” pungkas Intan.

Sementara itu, anggota Komisi V DPR RI Dapil II Sumsel, Hana Gayatri mengatakan tujuan merevitalisasi Lapangan Terbang Banding Agung ini yakni untuk menunjang pengembangan sektor pariwisata di Danau Ranau.
Dengan aktifnya kembali lapangan terbang ini dapat meningkatkan laju pertumbuhan perekonomian masyarakatat serta mendukung pengembangan pariwisata daerah OKU Selatan.

“Potensi ekonomi daerah OKU Selatan sangat besar. Di daerah ini memiliki potensi Gas Bumi yang sangat besar. Terdapat bendungan Gas Bumi sebesar 5,4 MMscfd,” ujarnya.

Bandara Banding Agung sendiri terletak di Kecamatan Banding Agung, Sumatera Selatan. Bandara ini memiliki landasan atau runway dengan panjang 1.300 meter. Landasan tersebut bisa untuk pendaratan pesawat jenis Cessna Caravan dengan kapasitas 13 seat. Juga bisa ditingkatkan untuk jenis pesawat Bae146 dengan kapasitas 40 seat.
(kri)
Berita Terkait
Pembangunan Capai 60...
Pembangunan Capai 60 Persen, Bandara Singkawang Ditargetkan Beroperasi di Awal 2024
Presiden Jokowi Resmikan...
Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja Senilai Rp800 M
Pembangunan Bandara...
Pembangunan Bandara Baru Kediri Resmi Dimulai
Pembangunan Bandara...
Pembangunan Bandara Kediri Gunakan Skema KPBU
Proyek Bandara VVIP...
Proyek Bandara VVIP IKN Siap Dilelang Dini, Cek Jadwalnya
Cari Tahu Kelanjutan...
Cari Tahu Kelanjutan Pembangunan Bandara di Sebuai, Anggota Dewan Sambangi Bappedalitbang Kalteng
Berita Terkini
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
1 jam yang lalu
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
2 jam yang lalu
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
2 jam yang lalu
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
4 jam yang lalu
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
4 jam yang lalu
Berbagi Kebahagiaan,...
Berbagi Kebahagiaan, Komunitas Pajero One Santuni Puluhan Anak Yatim
4 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved